Body Rafting Sungai Oyo: Mau Merasakan Berenang di Alam Yang Asyiknya Sampe Keubun-ubun??

Body rafting Sungai Oyo ialah salah satu aktifitas cave tubing yang tak kalah menyenangkan yang wajib dicoba saat berada di Goa Pindul. Namun biasanya 2 kegiatan tersebut adalah satu paket kegiatan yang harus dilakukan jika berkunjung ke Goa Pindul. Setelah selesai melakukan penelusuran keseluruh bagian goa bisa dilanjutkan dengan petualangan yang lebih menantang menggunakan tube (ban) di aliran Sungai Oyo. Berbeda dengan cave tubing Goa Pindul, body rafting dilakukan di aliran sungai yang terbuka. Sungai Oyo sendiri merupakan sungai terbesar yang ada di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Tapi tidak perlu khawatir Sungai Oya merupakan tipe sungai dengan aliran yang cukup tenang dan tidak mempunyai jeram. Namun yang menarik adalah disepanjang aliran sungai ini kita bisa menjumpai batuan karst yang tersusun rapi.

Body Rafting Sungai Oyo
Body Rafting Sungai Oyo

Suguhan Pemandangan Alam yang Cantik Ketika Body Rafting Sungai Oyo

Bukan hanya pengalaman seru dan menantang saja yang akan kita dapatkan saat body rafting di Sungai Oyo ini, tetapi juga pemandangan alam yang cantik yang bisa kita saksikan sepanjang track yang panjangnya sekitar 1,5-2 km. Perjalanan seru mengarungi Sungai Oya ini dilakukan dalam waktu kurang lebih selama 2 jam. Tergantung musim dan debit air yang ada. Pada musim hujan debit air di Sungai Oyo cukup besar yang akan membuat petualangan menjadi lebih seru dan track perjalanan bisa lebih panjang.

Pemandangan cantik pertama yang bisa kita saksikan adalah pohon-pohon kayu putih yang berjajar rapi bisa disaksikan di sepanjang jalan dari Goa Pindul menuju starting point atau titik awal petualangan menyusuri Sungai Oya ini yang berjarak sekitar 1 km. Selanjut pemandangan cantik berpadu dengan petualangan yang menantang sudah siap menanti.

Aliran Sungai Oyo melewati daerah yang dikelilingi oleh perbukitan batu kapur yang cukup tinggi. Pada musim hujan bukit-bukit tersebut akan terlihat sangat hijau dan cantik. Namun pada saat musim kemarau pohon-pohon yang tumbuh akan menjadi gersang namun tetap terlihat cantik seperti pepohonan yang ada di Korea atau Jepang pada saat musim gugur.

Curug Pengantin dan Tantangan Melompat ke Air

Satu tempat yang tidak boleh dilewatkan saat body rafting di Sungai Oyo adalah Curug Pengantin. Selain biasa dijadikan sebagai tempat peristirahat, air tejun kecil ini biasa dijadikan sebagai tempat untuk berfoto karena banyak spot bagus. Jangan pernah melewatkan untuk mengabadikan moment dengan latar belakang Curug Pengantin yang yang tidak hanya cantik namun penuh dengan mitos.

Yang juga tak boleh dilewatkan adalah sensasi melompat kedalam air dari ketinggian. Ada 2 pilihan tempat yang bisa dijadikan sebagai untuk melompat. Yang pertama mempunyai ketinggian sekitar 4 meter sementara tempat yang kedua tingginya mencapai 7 meter. Kedua tempat tersebut tentu saja akan memberikan sensasi yang berbeda. Namun untuk mengawali keseruan bisa dimulai dari yang lebih rendah terlebih dahulu kemudian bisa dilanjutkan dengan yang lebih tinggi. Ada beberapa tips yang bisa dicoba sebelum melakukan lompatan, yang pertama ada lupakan sejenak semua masalah yang ada. Entah itu masalah dengan pacar atau masalah utang agar pada saat melompat tubuh bisa lebih terasa enteng dan tenang. Kemudian yang kedua adalah memastikan bahwa tangan kita pada posisi lurus dan sejajar dengan kaki lalu meloncat dengan posisi berdiri. Jangan sekali-kali mencoba meloncat dengan posisi tengkurap, karena bukan sensasi yang akan kita dapatkan, tetapi rasa sakit diseluruh badan. 😀

Nah mau pilih yang mana kalau ke Goa Pindul? Cave tubing atau body rafting Sungai Oyo? Pastinya akan lebih menyenangkan jika bisa mencoba dua-duanya. (*)

Author : Nova Aristianto | Editor : Ajeng Darmista

-0O0-

Tentang Body Rafting Sungai Oyo

Waktu Operasional : Setiap hari, mulai pukul 07.00 – 17.00 WIB

HTM : Rp 45.000/orang

Fasilitas: Wedang Pindul, Rompi Pelampung, Sepatu Karet, Ban Pelampung, Locker, Tempat Bilas dan Pemandu Lokal,

Aktifitas: Memacu adrenalin disepanjang aliran Sungai Oya, menikmati keindahan alam

Alamat : Goa Pindul Pos 2, Dusun Gelaran RT. 05, Bejiharjo, Karangmojo, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Telepon : 0812-2944-9004

Website : Review Tripadvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

Jarak tempuh dari No Kilometer Yogyakarta ke Goa Pindul kurang lebih 42 km, Dengan Estimasi Waktu tempuh 1 jam 30 menit. Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana :

Dari Jogja Naik Bus –> Terminal Giwangan –> Naik Bus Jogja Wonosari –> Turun perempatan Grogol –> Dari Grogol naek Ojek minta diantar ke sekretariat Goa Pindul. Tukang Ojek bisa PP, nanti setelah selesai dari sekretariat goa pindul, pulangnya bisa diantar lagi ke Bundaran Siono untuk cari bus balik ke Jogja. Biaya ojek sekitar 30rb PP.

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Trip Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

Best Time to Visit :

What to bring :

Do :

Don't :

Nikmati Romantisme Senja di Jogja dari Tepi Pantai Indrayanti

Jogja tidak hanya menawarkan wisata budaya dan sejarah saja. Wisata alam di Jogja pun tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Mulai dari pegunungan sampai dengan pantai yang indah bisa kita temukan di Jogja. Salah satunya adalah Pantai Indrayanti yang terletak di Kabupaten Gunungkidul ini. Jika sudah mulai bosan dengan keadaan kota yang ramai, Pantai Indrayanti bisa menjadi salah satu alternative tempat yang bisa dikunjungi untuk sekedar menenangkan diri.

Bernama Asli Pantai Pulang Syawal

Jika disebutkan nama Pantai Pulang Syawal, pasti tidak banyak orang yang tau tentang pantai tersebut. Padahal Pantai Pulang Syawal adalah nama resmi dari Pantai Indrayanti. Pantai yang terletak di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul ini memang lebih dikenal dengan nama Pantai Indrayanti. Nama Indrayanti sendiri sebenarnya adalah nama sebuah café atau restoran yang persis ada dipinggir pantai ini. Dan sampai saat ini nama Indrayanti lebih sering digunakan untuk menyebut pantai ini.

Romantisme yang Ditawarkan Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti
Pantai Indrayanti

Pasir putih yang kontras dengan birunya air laut adalah salah satu romantisme yang ditawarkan oleh Pantai Indrayanti. Suara deburan ombak yang menggerus gugusan pasir ditepi pantai juga semakin menambah suasana menjadi lebih romantis. Tidak ada salahnya untuk menceburkan diri dan mencoba untuk bermain ombak. Ombak di Pantai Indrayanti termasuk tidak terlalu besar dan cukup aman untuk dijadikan sebagai tempat bermain. Namun perlu dipatuhi juga rambu-rambu larangan atau batasan tempat mana saja yang boleh dijadikan sebagai tempat untuk bermain dan berenang. Karena salah satu penyebab sering terjadinya musibah di pantai adalah ketidak patuhan pengunjung terhadap peraturan yang ada. Seperti kata pepatah, lebih mencegah daripada mengobati kan?

Ada cara lain lagi untuk menikmati romantisme Pantai Indrayanti, yaitu dengan cara memanjat ke bukit karang ada disebelah barat pantai ini. Tidak terlalu sulit untuk sampai bisa ke puncak bukit karang tersebut. Selain tidak terlalu tinggi, sudah ada jalan yang bisa digunakan sampe keatas puncak. Dari puncak ini kita bisa memandang pasir putih dan birunya laut yang menghampar luas. Tidak hanya Pantai Indrayanti saja yang bisa dilihat dari tempat ini, tetapi juga pantai-pantai lain yang ada disekitarnya seperti Pantai Watu Lawang.

Namun untuk yang tidak terlalu suka bermain ombak dan pasir. Berjemur bisa menjadi aktivitas yang bisa dilakukan sembari meminum es kelapa muda dan menikmati suara deburan ombak.

Sunset dan Dinner Romantis

Tidak lengkap rasanya jika datang ke Pantai Indrayanti namun tidak mencicipi kuliner seafoodnya di Restoran Indrayanti. Resto ini menawarkan konsep resto pantai terbuka dengan gazebo-gazebo cantik seperti yang biasa ditemui di Bali. Dari resto ini kita bisa melihat langsung pemandangan kearah laut lepas. Sambil menikmati makanan dan minuman yang ada kita juga akan ditemani suara deburan ombak yang sangat menenangkan. Tapi waktu yang paling tepat untuk menikmati suasana romantis Pantai Indrayanti adalah pada sore hari menjelang malam pada saat matahari hendak tenggelam. Masih kurang romantis apa kalau bisa makan ditepi pantai ditemani suara deburan ombak yang bersahut-sahutan dan ditambah cantiknya langit senja?

Perjalanan jauh ke Pantai Indrayanti akan terbayar semua dengan pemandangan indah dan romantisme yang bisa kita dapatkan. Ada satu peraturan unik yang ada di Pantai Indrayanti, setiap pengunjung yang tertangkap basah membuang sampah sembarangan akan dikenakan denda.

Yakin masih enggak mau ke Pantai Indrayanti?

__

Author : Nova Aristianto | Editor : Ajeng Darmista

-oOo-

Tentang Pantai Indrayanti

Waktu Operasional : 24 jam setiap hari.

HTM : Rp 10.000/orang, usia dibawah 5 tahun gratis.

Fasilitas: Tempat parkir, Penginapan, Restoran, Toilet, Sewa pelampung, Sewa tikar, Sewa payung.

Aktifitas:

Alamat : Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul

Telepon : -

Website : Review TripAdvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

Jarak Pantai Indrayanti dari 0 KM Yogyakarta sekitar 67 km dan dapat ditempuh kurang lebih selama 2 jam. Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana : 

Cara paling gampang menuju kesana adalah dengan menggunakan kendaraan pribadi baik sepeda motor ataupun mobil. Rute yang bisa diambil dari kota adalah 0 KM – Jalan Wonosari - Piyungan -Bukit Bintang -Patuk -Hutan Bunder -Wonosari - ke kanan/selatan ambil kawasan Karangrejek - belok kiri/timur menuju Hargosari - Bintaos –Tepus sampe dengan rambu berikutnya. Jika menggunakan kendaraan umum, naik bus jurusan Jogja-Wonosari dari Terminal Giwangan. Setelah itu dilanjutkan dengan bus kecil jurusan Wonosari-Tepus. Sampai di Tepus perjalanan harus dilanjutkan dengan ojek karena sudah tidak ada lagi angkutan umum yang sampai ke pantai.

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

Best Time to Visit : Pagi hari (belum terlalu panas), sore (sudah tidak terlalu panas sekalian nunggu sunset)

What to bring : baju pantai, kacamata, sunblock, baju ganti, peralatan mandi, kamera.

Do : Bermain ombak, berjemur, menikmati keindahan pantai dari atas bukit karang, mencicipi seafood di restorannya, melihat sunset

Don't : Membuang sampah sembarang, datang pada saat libur panjang, berenang ditempat yang sudah dilarang.

Pantai Sundak: Menunggu Mentari Tiba di Pesisir

Pantai Sundak sebuah pantai yang dalam beberapa tahun terakhir banyak disorot sebagai pantai pasir putih yang indah. Terletak di Kabupaten Gunungkidul yang merupakan wilayah yang sangat menarik untuk dieksplorasi oleh para penggiat wisata. Berbagai macam objek wisata dengan berbagai bentuk dan rupa tersebar di wilayah ini. Wilayah yang kuat dikaitkan dengan pantai ini memiliki barisan pantai yang tersebar di pesisir selatan pulau jawa.

Dengan menempuh jarak sekitar 60 kilometer dari pusat kota, kita dapat sampai ke Pantai Sundak dengan menempuh  2 jam perjalanan. Kita hanya perlu berhati-hati dalam perjalanan karena medan yang dilewati cukup berkelok-kelok. Tak perlu terlalu terburu-buru, keamanan dalam berwisata adalah yang paling utama bukan?

Pesona Pasir Putih Alami

Berbeda dengan yang kita temui di Pantai Parangtritis dengan pasir hitamnya. Sesampainya di sana mata kita akan dimanjakan oleh hamparan pasir putih yang menghampar di pesisir pantai. Sebelum bermain air dan berfoto-foto, tentunya kita harus memanjakan dahaga yang muncul selama di perjalanan. Tak perlu mencari terlalu jauh, kita dapat menemukan banyak penjaja makanan dan minuman di kawasan Pantai Sundak.

Selepas melepas dahaga, tentunya sangat bijak bagi kita untuk menikmati pemandangan yang ada. Ber-selfie ­ria mungkin menjadi pilihan yang tepat untuk mengabadikan momen berharga bersama orang terdekat. Apabila kita meng-upload foto-foto yang kita ambil di Pantai Sundak bukan tidak mungkin satu-dua followers anda akan mengira bahwa lokasi pengambilan foto tersebut berada di pesisir kepulauan lombok karena hasil foto yang kalian sajikan.

Pantai Sundak
Pantai Sundak

Menikmati Sunset di Selatan Pulau Jawa

Menjelang sore hari adalah waktu yang tepat untuk bersih-bersih diri dan menanti terbenamnya matahari. Pantai Sundak menyuguhkan tontonan gratis berupa rona langit yang berpautan dengan tenggelamnya matahari. Momen indah ini pun layak untuk diabadikan sebagai kenang-kenangan. Menjelang malam, pikiran kita pasti dihadapkan dengan 2 pilihan. Pertama adalah berkemas dan bersiap pulang, atau mendirikan tenda, menikmati malam dalam canda, dan menanti terbitnya matahari. Pada akhirnya, tangan bergerak secara otomatis dan tenda itu pun sudah berdiri dan siap menemani hingga hari menjelang pagi.

Serunya Camping dan Berburu Pesona Sunrise di Pantai Sundak

Sunrise di Pantai Sundak juga turut menghadirkan pesona yang indah. Angin pagi yang berhembus di pesisir dipadukan dengan pemandangan yang indah di langit tentunya sangat berharga untuk dilewatkan bersama dengan teman-teman maupun keluarga tercinta. Langit yang indah inilah yang menemani kita sembari menyiapkan peralatan untuk memasak sarapan pagi. Tentunya momen seperti ini sangatlah langka dan sangat layak untuk dinikmati. Karena padatnya rutinitas yang kita hadapi dan aktivitas yang seolah tanpa henti, momen-momen menikmati terbitnya matahari seperti ini mungkin dapat dihitung dengan jari.

Terbiasa dengan rutinitas yang padat yang monoton dan selalu menghadirkan suasana yang itu-itu saja, melewati malam hari dengan mendirikan tenda di Pantai Sundak mungkin terasa ada-ada saja. Mengamati mentari yang perlahan mengintip dan menyibak gelap malam tentunya merupakan salah satu terapi pengobat kejenuhan yang diakibatkan oleh rutinitas.

__

Author : Pradipta Akoso | Editor : Ajeng Darmista

-oOo-

Tentang Pantai Sundak

Waktu Operasional : Setiap hari

HTM : Rp 10.000

Fasilitas: 

Aktifitas: 

Alamat : Desa Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta

Telepon : -

Website : Review TripAdvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

arak tempuh dari Jogja menuju lokasi Goa Kalisuci kurang lebih 60 Kilometer atau dengan waktu tempuh 2 jam. Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana : 

Dapat ditempuh melalui dua alternatif rute yaitu melalui Jl. Imogiri (Selopamioro-Panggang-Saptosari-Tepus) dan Jl. Wonosari (Semanu-Tepus). Tidak disarankan untuk menggunakan angkutan umum karena terlampau sulit.

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

Best Time to Visit : Pada pagi atau sore hari karena tidak terlalu panas

What to bring : Pakaian ganti, alat mandi, sunblock,

Do :

Don't : 

Cave Tubing Kalisuci: Eksotisme Alam yang Menyatu Dengan Tegangnya Petualangan

Cave Tubing Kalisuci  terletak di daerah Semanu, sekitar 47 Kilometer dari Nol Kilometer. Selain Goa Pindul, Kabupaten Gunung Kidul juga memiliki rujukan objek wisata cave tubing lain yaitu Kalisuci. Dinamakan dengan Kalisuci karena mata air di atas aliran sungai ini sangatlah jernih walaupun pada musim hujan. Perjalanan menuju Kalisuci dapat ditempuh sekitar 1-1,5 jam perjalanan dengan rute Jalan Wonosari kemudian menuju ke Semanu. Jangan lupa membawa pakaian ganti dan peralatan mandi untuk dipergunakan seusai cave tubing. Lebih baik kita ber cave tubing ria dengan menggunakan sandal sebagai alas kaki karena percuma menggunakan sepatu.

Sesampainya di lokasi basecamp cave tubing kalisuci yang konon merupakan objek wisata cave tubing pertama di Indonesia ini kita harus berjalan kaki untuk menuju ke lokasi cave tubing. Kita akan dibekali dengan perbagai perlengkapan standar keamanan untuk kegiatan susur goa. Mulai dari ban pelampung, life vest, dan body protector dipasang ke badan wisatawan yang hendak melakukan cave tubing.

Let’s Go!

Berbagai peralatan yang dipasangkan pada tubuh membuat aktivitas cave tubing relatif aman bagi kalian yang tidak dapat melakukan olahraga renang. Namun tetap saja kita harus berhati-hati karena bagaimanapun berwisata di alam harus menjaga diri agar tetap waspada dari bahaya apapun. Ditemani dengan seorang guide yang akan menemani kita dari awal hingga usai, kita akan menjelajahi goa sepanjang 600 meter dengan menumpangi sebuah pelampung. Bersiap-siaplah untuk menikmati suasana yang hening namun menghibur ketika ber-cave tubing ria. Seperti wisata petualangan pada umumnya, di Kalisuci ini kita juga dapat memacu adrenalin dengan melompat dari ketinggian lebih dari 3 meter ke dalam air.

Cave Tubing Kalisuci

Selepas dari Goa Kalisuci, kita akan diajak untuk menyusuri Sungai Kalisuci sebelum sampai ke Goa Glatik. Kondisi air di Sungai Kalisuci memungkinkan kita sambil bermain air sembari melanjutkan perjalanan. Arus yang cukup deras ini tentunya sangat menarik dan menantang bagi kita. Namun tenang saja, derasnya arus sungai ini tetap aman untuk diarungi.

Di ujung jalur kita telah ditunggu oleh Goa Glatik yang oleh masyarakat sekitar disebut dengan luweng (goa) glatik. Kondisi jalur di Goa Glatik ini berkelok-kelok namun lebih pendek dari Goa Kalisuci. Total waktu yang diperlukan untuk cave tubing Kalisuci ini kurang lebih 2 jam perjalanan. Beristirahat terlebih dahulu karena kita masih perlu berjalan cukup jauh untuk kembali ke basecamp.

Cave Tubing Kalisuci, Paket Tour Jogja, Paket Wisata Jogja
Keasrian dan alaminya Sungai Kalisuci yang harus selalu dijaga oleh para wisatwan. Via mubarok4i5blogspot[dot]co[dot]id

Berwisata di alam tentunya harus mampu mengerti kondisi-kondisi yang mungkin muncul. Disarankan untuk menghubungi pihak pengelola terlebih dahulu untuk memastikan momen dan waktu kunjungan di sana karena apabila dalam kondisi hujan deran kegiatan Cave Tubing Kalisuci akan diliburkan sementara.

__

Author : Pradipta AkosoEditorAjeng Darmista

-oOo-

Tentang Cave Tubing Kalisuci

Waktu Operasional : Setiap Hari, pukul : 08.00-16.00

HTM : Rp. 70.000,- (minimal paket 5 Orang)

Fasilitas: Ban pelampung, life vest, peralatan keamanan, dan guide

Aktifitas: Cave tubing, Tracking, Jumping

Alamat : Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

Telepon : 081741228226

Website : http://www.kalisucicavetubing.com & Review Tripadvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

Jarak tempuh dari Jogja menuju lokasi Goa Kalisuci kurang lebih 47 Kilometer atau dengan waktu tempuh 1,5 jam. Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana : 

Perjalanan dapat dilakukan dengan menuju arah Wonosari terlebih dahulu. Setelah itu menuju Semanu hingga menemukan Jembatan Jirak dan berbelok ke kanan di pertigaan. Ikuti jalan hingga dapat menemukan base camp wisata cave tubing Kalisuci. Apabila menggunakan kendaraan umum dapat menggunakan Bus Jogja-Wonosari terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan angkot jurusan Semanu.

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

Best Time to Visit : Pagi Hari

What to bring :

Do :

Don't : 

Goa Pindul: Temukan Banyak Hal Eksotis Dari Perjalanan Menyusuri Sungai dan Goa Disini!

Berbicara tentang wisata susur goa, tentu nama besar Goa Pindul akan disebut-sebut sebagai rekomendasi ketika berkunjung ke Yogyakarta. Beberapa tahun terakhir Objek Wisata Goa Pindul memang ramai dibicarakan dan dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah. Memasuki kurun waktu 6 tahun sejak diresmikan, Objek Wisata Goa Pindul kini telah padat peminat sehingga wisatawan seringkali harus menunggu antrian yang cukup panjang untuk dapat menikmati cave tubing.

Bermodalkan biaya retribusi sejumlah 35.000 rupiah, anda akan dibekali head lamp, life vest, helm, serta ban pelampung untuk menyusuri sungai dan menikmati keberadaan stalagtit dan stalagmit di dalam goa sepanjang 350 m. Lebar  goa hingga 5 m, jarak permukaan air dengan atap gua 4 m, dan kedalaman air sekitar 5-12 m. Goa ini memiliki 3 zona, zona terang, zona remang, dan zona gelap. waktu tempuh sekitar kurang lebih 45 menit.

Sekedar tambahan informasi untuk kalian, kegiatan wisata di Goa Pindul memang dilakukan di air. Jangan sampai lupa untuk membawa peralatan mandi, handuk bersih, serta pakaian ganti untuk dipergunakan seusai kalian ber-cave tubing ria. Tentunya kalian tidak ingin merasakan masuk angin selepas berwisata bukan?

Goa pindul terletak di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Lokasi Goa Pindul terletak sekitar 60 km dari pusat Kota Yogyakarta dan dapat ditempuh selama 1-2 jam perjalanan dengan menyesuaikan kepadatan arus lalu lintas. Objek wisata ini masih memungkinkan untuk ditempuh dengan angkutan umum menggunakan  bus jurusan Yogyakarta-Wonosari dan dilanjutkan dengan menggunakan ojek.

Waktu yang paling direkomendasikan untuk mengunjungi Goa Pindul adalah pada pagi atau sore hari.  Jika harus datang pada siang hari juga tidak masalah, tapi jangan lupa menggunakan krim sunblock. Hindari  resiko antrian yang panjang ketika berkunjung pada long weekend atau high session. Objek Wisata Goa Pindul baru mulai beroperasi pada pukul 07.00 WIB dan tutup menjelang pukul 17.00 WIB setiap harinya.

Lepaskan Beban dan Melompatlah!

Pada jalur sebelum perjalanan cave tubing usai, pengunjung Goa Pindul akan bertemu dengan zona yang cukup mendapat asupan cahaya dibandingan dengan bagian lain. Di zona ini, pengunjung biasanya memanfaatkan asupan cahaya yang ada untuk mengabadikan momen bersama orang-orang tercinta. Tidak kalah serunya, di kawasan ini pengunjung dapat merasakan melompat dari batu dengan ketinggian 2 meter. Memang bukan ketinggian yang terlalu ekstrem, namun cukup untuk memacu adrenalin kalian yang belum pernah melakukan hal ini. Selain merasakan kesegaran air dan memacu adrenalin, untuk sesaat beban kehidupan kalian seakan ikut terangkat dan menghilang.

Menjadi Awet Muda dan Perkasa dengan Berwisata di Goa Pindul

Goa pindul memiliki mitos-mitos yang dipercaya oleh masyarakat sekitar yaitu keberadaan ‘tetesan awet muda’ dan ‘batu perkasa’. Tetesan air yang berasal dari stalaktit di tengah goa dipercaya dapat membuat paras seseorang perempuan menjadi awet muda sehingga banyak wisatawan yang tertarik dan mencari tetesan awet muda ini ketika berkunjung ke Goa Pindul.

Tidak kalah hebatnya adalah kehadiran batu perkasa yang menurut legenda setempat dipercaya dapat meningkatkan ‘tingkat keperkasaan’ seorang lelaki. Sebuah tips untuk para lelaki yang hendak mengajak pasangannya untuk mengunjungi goa pindul, pahami legenda setempat dengan baik. Jangan sampai mitos tentang tetesan awet muda dan batu perkasa tertukar. Anda tentunya tidak ingin pasangan anda yang cantik kemudian  berubah menjadi sosok yang terlalu perkasa bukan?

Rutinitas selalu disertai dengan tuntutan yang itu-itu saja. Namun akhir pekan selalu memberikan pilihan yang berbeda-beda. Goa Pindul dapat menjadi salah satu pilihan menarik untuk dikunjungi. (*)

Author : Pradipta Akoso | Editor : Ajeng Darmista

INFORMASI WISATA

Waktu Operasional : Setiap Hari, pukul 07.00–17.00 WIB

HTM : Rp 35.000,00 (Domestik/WNA Pemegang KITAS)

HTM : Rp 45.000,00 (WNA)

Fasilitas: Wedang Pindul, Rompi Pelampung, Sepatu Karet, Ban Pelampung, Locker, Tempat Bilas dan Pemandu Lokal,

Aktifitas: Cave Tubing menyusuri goa di perut bumi menggunakan ban pelampung.

LOKASI

Alamat : Jl. Goa Pindul Pos 2, Dusun Gelaran RT. 05, Bejiharjo, Karangmojo, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Telepon : 0812-2944-9004

Website : Review Tripadvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

Jarak tempuh dari No Kilometer Yogyakarta ke Goa Pindul kurang lebih 42 km, Dengan Estimasi Waktu tempuh 1 jam 30 menit. Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana : 

Dari Jogja Naik Bus –> Terminal Giwangan –> Naik Bus Jogja Wonosari –> Turun perempatan Grogol –> Dari Grogol naek Ojek minta diantar ke sekretariat Goa Pindul. Tukang Ojek bisa PP, nanti setelah selesai dari sekretariat goa pindul, pulangnya bisa diantar lagi ke Bundaran Siono untuk cari bus balik ke Jogja. Biaya ojek sekitar 30rb PP.

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

REKOMENDASI TRIPJOGJA

Best Time to Visit :  Setiap hari (diluar hari libur long weekend) pada pagi menjelang tengah hari supaya anda mendapatkan kilau sinar matahari dari lubang goa dia atas salah satu jalur goa Pindul.

What to bring : 

Do :

Don't :

Gunung Api Purba Nglanggeran: Sensasi Senja dan Bentang Kehijauan di Puncak

Sekitar 24 kilometer di sisi selatan Yogyakarta tepatnya di Kabupaten Gunungkidul terdapat sebuah wilayah yang begitu indah untuk sekedar melewatkan waktu maupun untuk menikmati malam hingga matahari terbit kembali. Desa wisata yang pengelolanya baru-baru ini memenangkan Culturpreneur Award ini dikenal dengan Desa Wisata Nglanggeran (Gunung Api Purba Nglanggeran). Tempat ini dapat dengan mudah ditemukan hanya dengan menyusuri Jl.Wonosari dan mengikuti petunjuk arah karena memang sudah banyak dikenal. Nuansa yang berbeda dapat dirasakan ketika menjejakkan kaki ke wilayah gunung yang jutaan tahun yang lalu merupakan sebuah gunung api aktif.

Sebelum memutuskan untuk mengunjungi tempat ini kita harus menentukan rangkaian kegiatan seperti apa yang akan kita lakukan di sini. Apakah untuk kunjungan singkat dengan sekedar menikmati senja atau mungkin berkemah sekaligus menyaksikan terbitnya matahari. Hal ini tentunya juga berhubungan dengan perbekalan yang harus kita persiapkan dari rumah. Tentunya stamina juga perlu dipersiapkan dengan baik karena kita harus berjalan mendaki sekitar 1 hingga 1,5 jam untuk sampai ke puncak. Sangat disarankan untuk mengunjungi tempat ini secara total karena selain pesona matahari di waktu sunset dan sunrise terdapat juga objek lain yang dapat dikunjungi sekaligus yaitu Embung Nglanggeran.

Gunung Api Purba Ngglanggeran
Gunung Api Purba Ngglanggeran

Panorama Indah Gunung Api Nglanggeran, Karunia Yang Kuasa

Berkemah maupun melalui kunjungan singkat, kita akan sepakat bahwa panorama langit Gunung Api Purba di sore hari maupun di waktu terbitnya matahari sangatlah memikat. Rona langit di Gunung Nglanggeran merupakan salah satu cara Yang Kuasa untuk mengungkapkan kebesaran alam ciptaan-Nya. Rasa lelah setelah berjalan mendaki sekitar 1 – 1,5 jam terbayarkan dengan lunas, bahkan dengan bonus cerita dan pengalaman untuk diceritakan pada sanak saudara. Tanpa harus merasa ragu, langkahkanlah segera kakimu ke tempat ini untuk mendapatkan pengalaman berharga yang tak ternilai harganya. Apabila memiliki waktu yang cukup luang, agendakan berkemah sebagai salah satu wahana mempererat tali persaudaraan dengan para sahabat maupun sanak saudara. Sambil menanti datangnya pagi, bersenda gurau dan bertukar cerita tentang masa depan tentunya merupakan hal yang sangat mengasyikkan. Tak kalah menariknya dengan waktu senja, sunrise dari puncak Gunung Api Purba juga sangat memanjakan mata.

Asik Menikmati Pemandangan di Sebuah Danau Buatan

Embung Nglanggeran merupakan salah satu lokasi yang masih berada satu lingkup di Gunung Api Purba dan sayang untuk dilewatkan. Tentunya berbagai momen asik dan menarik dapat direkam oleh kamera kita. Danay tang berada di kawasan yang cukup tinggi ini tentunya juga menyajikan pemandangan sekitar bumi Gunungkidul yang masih tampak asri. Dari tempat ini, kita dapat menyaksikan bagian puncak dari Gunung Api Purba menyenangkan untuk membuang kepenatan. Selain di puncak Gunung Api Purba, Embung Nglanggeran juga menyimpan pemandangan yang indah dikala senja.

--

Author : Pradipta AkosoEditorAjeng Darmista

INFORMASI WISATA

HTM :

Aktivitas :

LOKASI

Alamat : Desa Ngalanggeran Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Gunugkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

Telepon : +62 818-0260-6050

Website : gunungapipurba.com & Review Tripadvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

24 kilometer (1 jam)

Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana :

Menempuh rute Jl.Wonosari-Salam-Jl.Nasional III

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

REKOMENDASI TRIPJOGJA

Best Time to Visit : Sore hari

What to bring : Sepatu yang nyaman digunakan

Do : Bercamping sekaligus menunggu terbitnya matahari

Don't : Melakukan kunjungan di siang hari karena udara akan cukup panas.

Pantai Sadranan: Menyapa Biota Laut yang Menawan dan Menikmati Aktivitas Snorkeling

Diserbu oleh rutinitas dan kesibukan terkadang membuat pikiran kita tidak bebas. Kala penat datang menghampiri, pantai bisa menjadi pilihan yang tepat untuk melepas waktu. Simpan sejenak laptop di sudut kamar, mari menyegarkan pikiran di selatan Kota Pelajar. Berbagai pilihan pesisir siap untuk ditapaki hingga penat dapat terusir. Keindahan pantai beserta segala Kecantikan biota lautnya yang menyertai Pantai Sadranan adalah salah satu pilihan yang terlampau sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Jelajahilah pesisir selatan Yogyakarta untuk menikmati keindahan yang memukau mata di mana Pantai Sadranan adalah salah satunya. Dengan menempuh perjalanan sejauh 65 kilometer, kita akan tiba di sana hanya sekitar 2 jam saja. Perjalanan yang tidak seberapa jauhnya, terlebih ketika kita melewatinya bersama orang-orang tercinta. Berbekal canda tawa dan beberapa cemilan, waktu akan terhambur perlahan hingga kita sampai ke tujuan. Janga lupa membayar sejumlah biaya retribusi di pos yang sudah tersedia, kita hanya perlu mengikuti beberapa petunjuk untuk dapat sampai ke tempat ini. Mengunjungi Pantai Sadranan sudah pasti mengobati kerinduan tentang bagaimana hidup begitu menyajikan kenyamanan.

Pantai Sadranan
Pantai Sadranan

Pemandangan yang Memukau Mata di Pantai Sadranan

Hamparan pasir putih menyaksikan kedatangan kita yang tadinya penat karena kesibukan hingga akhirnya pulang dengan raut wajah penuh kedamaian. Bergegas mengganti pakaian untuk menyapa derasnya ombak adalah pilihan yang tepat seusai beristirahat sejenak. Pastikan untuk mengisi perut terlebih dahulu sehingga kita dapat lebih puas dalam menikmati waktu. Tebing-tebing di sekitar pantai tampak begitu gagahnya untuk kita telusuri dengan mata. Hamparan laut yang luas juga hadir dan siap menyapa kita yang sudah merelakan waktu untuk datang dan berwisata. Sangat disarankan untuk datang lebih pagi untuk dapat mencoba betapa nikmatnya ber-snorkling ria di Pantai Sadranan.

Menyaksikan Biota Laut yang Begitu Menawan 

Tidak perlu repot-repot membawa peralatan snorkeling dari rumah,berbekal uang sejumlah 25.000 rupiah, kita sudah mendapatkan akses untuk menggunakan pelampung, sepatu, serta peralatan untuk snorkeling. Pantai yang cukup dangkal dan landai ini akan menjadi lahan yang menyenangkan untuk kita jelajahi. Masih lekat di ingatan kita betapa kita begitu terhibur ketika menyaksikan Film Finding Nemo dengan setting lokasi yang berada di dasar laut. Berwisata ke Pantai Sadranan tak ubahnya merupakan sebuah langkah minimalis dan praktis untuk mengamati biota laut dengan mata kepala kita sendiri. Disinilah momen yang tepat bagi kita untuk mengeluarkan peralatan underwater camera untuk mengabadikan aksi dan pemandangan yang kita temui di dalam air.

Kata ‘nyadran’ lah yang diilhami hingga kemudian menjadi asal usul nama Pantai Sadranan. Nyadran adalah upacara ritual sedekah laut yang melambangkan betapa Sang Pencipta telah memanjakan warga sekitar dengan berkah hasil tangkapan. Tidak hanya para nelayan, kita sebagai wisatawan tentunya juga perlu banyak mengucap syukur atas segala penghidupan seraya mempersiapkan pikiran untuk kembali kepada rutinitas pekerjaan. (*)

--

Author : Pradipta Akoso | Editor : Ajeng Darmista

INFORMASI WISATA

Waktu Operasional : Setiap Hari

HTM : 

Fasilitas : Kamar mandi, warung, persewaan alat snorkeling

Aktivitas : Snokerling, bermain air

LOKASI

Alamat : Jl. Sadranan, Dusun Pulegundes II, Desa Sidoarjo, Kec. Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

Website :  Review Tripadvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

65 Kilometer

Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana :

Dapat dikunjungi melalui 3 rute yaitu Jl. Wonosari (Semanu-Tepus), Jl.Imogiri (Panggang-Sapto Sari-Tanjung Sari), dan Jl. Bantul (Pleret-Playen-Paliyan-Sapto Sari-Tanjung Sari).

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

REKOMENDASI TRIPJOGJA

Best Time to Visit : Pagi hari untuk mendapatkan pemandangan air yang sedang jernih-jernihnya.

What to bring : Peralatan mandi, baju ganti, sunblock, dan plastik untuk pakaian basah, serta underwater camera untuk mengabadikan momen-memen menyenangkan.

Do : Bermain air dengan aman, jangan terlalu ke tengah laut.

Don't : Datang terlalu larut malam, merusak terumbu karang, menjaring ikan-ikan di laut yang tak berdaya.