10 Spot Terbaik Untuk Menikmati Sunset di Jogja

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Sunset atau matahari terbenam adalah salah satu keindahan alam yang banyak dicari orang. Sunset selalu mempunyai daya tarik sendiri pagi para pemburunya, salah satunya adalah suasana tenang yang selalu mengikutinya saat menjelang pergantian hari. Bagi para pecinta fotografi, matahari juga merupakan salah satu objek terbaik untuk bidikan lensanya.

Berikut ini adalah 10 spot terbaik untuk menikmati sunset di  Jogja.

1. Candi Ratu Boko

candi ratu boko, sunset di jogja
Pernah ada anonymous dari Amerika menyeletuk "disini salah satu spot sunset terbaik di muka bumi". Meski terdengar lebay, namun statement itu bukan tanpa dasar. Candi Ratu Boko memang terkenal akan keindahan sunset view-nya.

Bekas reruntuhan Istana Ratu Boko ini tidak hanya menawarkan keindahan pemandangannya saja. Ditempat ini kita juga bisa menikmati suasana romantis dengan balutan sunset cantik. Letak Candi Ratu Boko yang berada diatas bukit membuat suasana cukup sepi yang akan semakin menambah keromantisan.

2. Candi Ijo

Candi Ijo adalah Candi dengan elevasi tertinggi di Jogja. Kita dengan leluasa dapat menikmati diorama senja dari Candi Ijo. Jika ke Jogja, sempatkan untuk mengunjunginya ya! (via: dandhyphotowork[dot]deviantart[dot]com)

Terletak tidak jauh dari Candi Ratu Boko, masih ada Candi Ijo yang bisa dikunjungi untuk menikmati keindahan matahari terbenam di Jogja. Candi Ijo merupakan candi yang letaknya paling tinggi di Jogja. Dari tempat ini kita bisa menikmati pemandangan menuju kearah Kota Jogja maupun perbukitan didekat Gunung Api Purba Nglanggeran. Menjelang senja, matahari akan mulai meredup dan tampak seperti turun diantara tengah-tengah candi. Mau kesini? Rekues aja paket wisata jogja-nya ke Advisor Tripjogja.

3. Embung Nglanggeran

embung nglanggeran
Perhatikan foto diatas. Meski terkesan foto editan, namun dari situ kita sudah bisa menyimpulkan bahwa senja di Embung Nglanggeran itu romantis dan layak banget untuk dijadikan sebagai tempat mengatakan "maukah aku dan kamu jadi kita?" #eh (via: telusurindonesia[dot]com)

Embung Nglanggeran letaknya persis ada bawah Gunung Api Purba Nglanggeran. Embung atau waduk buatan ini dibangun sebagai penampung air yang akan digunakan untuk irigasi kebun buah yang ada disekitarnya. Pantulan dari cahaya dari sinar matahari di kolam raksasa yang berwarna kekuningan adalah salah satu daya tarik utama senja ditempat ini. Semakin malam matahari seolah akan menghilang diatas perbukitan yang berada disebrang embung.

4. Pantai Kesirat

Jangan pernah bayangkan Pantai Kesirat itu memiliki bibir pantai yang panjang dan penuh pasir putih. Enggak! Tapi cobalah sesekali datang kemari menjelang senja. Nikmati turunnya mentari perlahan ditemani suara debur ombak samudera Hindia. Pasti kamu speechless (via: piknikdong[dot]com)

Pantai Kesirat merupakan salah satu pantai yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Namun walaupun disebut dengan nama pantai, ditempat ini kita tidak bisa menemukan hamparan pasir seperti yang bisa kita temukan di pantai pada umumnya. Pantai Kesirat merupakan sebuah tebing yang berbatasan langsung dengan dengan Samudera Hindia.

5. Bukit Parangendog

Nah ini dia. Spot yang belum banyak orang tahu kecantikan alamnya. Ibatrat kita menikmati sunset dari Pantai Parangtritis itu cantiknya seperti bunga desa, kalo dari Bukit Parang Endog cantiknya bisa seperti Raisa. (via: wisata-jogja.net)

Jika pada siang hari di Bukit Parangendog kita akan disuguhi oleh pemandangan atlet paralayang yang sedang terbang diatas lautan. Maka pada saat sore hari kita akan mendapat sajian cantiknya matahari terbenam yang seolah muncul diatas permukaan laut. Warna cahaya matahari yang berwarna kuning keemasan ditambah dengan sepoi angin laut akan membuat suasana menjadi cukup tenang.

6. Gumuk Pasir Parangkusumo

gumuk pasir parangkusumo
Bro sis, pasti banyak yang gak tau ya? Asal muasal pasir sebanyak ini adalah dari debu vulkanik Merapi yang berjarak lebih dari 40 km ke utara! Sekarang mengendap secara alami di dekat pantai dan jadilah area luas yang sunsetable banget. (via: alannobitaphotography[dot]blogspot[dot]com)

Gumuk Pasir Parangkusumo atau yang biasa disebut dengan “Gurun Saharanya” Jogja ini memang merupakan salah satu fenomena yang cukup langka didunia. Ditempat ini kita bisa merasakan sensasi seperti sedang berada di gurun dengan hamparan pasir yang luas. Pada sore hari pun tempat ini tidak kalah cantik.

7. Pantai Parangtritis

sunset di pantai parangtritis
Bicara senja, jangan pernah ragu sama Parangtritis. Pantai legendaris ini memiliki ambience sunset yang ciamik. Bibir pantai, pasir halus, ombak lautan dan tenggelamnya matahari, kurang apa coba? (via: indonesia-tourism[dot]com)

Salah satu daya tarik dari Pantai Parangtritis adalah hamparan pasir hitamnya yang membentang luas yang membuat pemandangannya menjadi sangat eksotis. Selain karena pemandangannya yang cantik, letaknya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota menjadikan Pantai Parangtritis setiap harinya ramai dikunjungi oleh banyak orang. Tidak hanya dari Jogja saja, tetapi juga pengunjung dari luar kota.

8. Watu Lumbung

sunset di watu lumbung jogja
Terletak di sebelah utara Pantai Parangtritis. Senja di Watu Lumbung dinikmati dengan melihat indah view kali Opak dan suasana hijau di sekelilingnya. Cakep bro! (via: ayosebarkan[dot]com)

Kawasan Watu Lumbung yang terletak tidak jauh dari Pantai Parangtritis ini terkenal  sebagai salah satu kampung edukasi. Setiap pengunjung yang datang ketempat ini bisa menukarkan 3 buku bacaan dengan makanan gratis. Selain itu juga pengunjung yang mau membantu memasak atau menyajikan makanan untuk tamu lain juga bisa mendapatkan diskon untuk membeli makanan.

9. Pantai Pok Tunggal

pantai pok tunggal, sunset di pantai
Perhatikan pohon itu! Itu adalah pohon iconic yang dimiliki oleh Pantai Pok Tunggal. Sunset di Pantai Pok Tunggal terlalu sayang untuk dilewatkan (via: sarangpenyamun[dot]wordpress[dot]com)

Pok Tunggal merupakan salah satu pantai dengan pemandangan yang paling cantik di Kabupaten Gunungkidul karena memiliki hamparan pasir putih dan air lautnya yang berwarna biru. Pantai ini sering dijadikan sebagai lokasi untuk beach camp bagi para pecinta alam. Di pantai ini terdapat satu pohon yang menjadi ciri khas sekaligus obyek foto cukup menarik.

10. Puncak Becici

puncak becici, sunset
Naaaah! Ini dia. The rising star destinasi wisata di Jogja mulai tahun 2016, apalagi setelah dikunjungi oleh mantan presiden Amerika Barrack Obama. Gak cuma Hutan Pinusnya yang keren, suasana sunsetnya juga asoy geboy... (via: bentara[dot]id)

Puncak Becici merupakan sebuah bukit ditengah hutan pinus. Dari tempat ini kita bisa menikmati diorama wilayah Jogja dari ketinggian. Pemandangannya yang cantik dan udaranya yang cukup segar membuat semua pengunjung betah berlama-lama ditempat ini. Ditambah lagi dengan perjalanan menuju ke puncaknya yang terbilang cukup mudah karena jalannya yang tidak terlalu menanjak.

Jangan biarkan sore hari lewat begitu saja, ada sunset cantik yang bisa kita nikmati di sekeliling Jogja. Temukan semua tentang info tempat wisata di jogja di tripjogja.co.id (*)

__

Author : Nova AristiantoEditorAjeng Darmista[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

10 Tempat ini Bisa Kamu Datangi untuk menikmati Pemandangan Jogja dari Ketinggian

Ada cara lain yang bisa dilakukan untuk menikmati suasana Jogja dengan cara yang berbeda. Salah satunya adalah menikmati pemandangan Jogja dari ketinggian. Dengan cara ini tentu saja kita bisa menikmati suasana Jogja dari dimensi yang berbeda. Jogja memang mempunyai wilayah yang cukup lengkap mulai dari laut sampai dengan pegunungan. Hal ini lah yang membuat Jogja tidak pernah kehabisan tempat baru untuk dinikmati keindahannya.

Mai kita lihat, 10 tempat yang bisa didatangi untuk menikmati Jogja dari ketinggian.

1. Spot Riyadi

Spot Riyadi adalah tempat terbaru yang sedang hits saat ini untuk menikmati suasana Jogja dari ketinggian. Tempat ini terletak di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten  Sleman. Dikenal dengan Spot Riyadi karena tepat persis didepan rumah warga yang bernama Bapak Riyadi. Ditempat ini kita bisa melihat hamparan sawah hijau dan rumah-rumah penduduk yang terihat kecil. Dari kejauhan juga tampak Candi Prambanan. Sementara jika cuaca sedang cerah, Gunung Merapi yang gagah juga akan menampakan diri.

2. Bukit Bintang

Bagi yang pernah jalan-jalan ke Gunungkidul pasti pernah melewati tempat ini. Bukit Bintang memang berada dijalur utama dari Kota Jogja menuju ke Kabupaten Gunungkidul tepatnya masuk dalam wilayah Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Bukit Bintang akan menjadi sangat ramai pada malam hari karena banyak orang yang datang ketempat ini untuk menikmati kerlap-kerlip lampu yang terlihat cantik dan romantis. Tempat ini bisa menjadi salah satu tempat yang bisa datangi bersama pacar.

3. Puncak Bucu

Masih disekitar Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul ada satu puncak lagi bernama Puncak Bucu yang bisa didatangi untuk menikmati Jogja dari ketinggian. Perjalanan menuju ke Puncak Bucu kita akan melewati hutan-hutan jati dengan daun-daun yang berguguran. Waktu terbaik untuk datang ketempat ini adalah pada sore hari karena kita bisa melihat pemandangan sunset cantik . Untuk yang ingin menikmati  suasana malam yang tenang dan kerlap-kerlip lampu, tempat ini bisa menjadi tempat kemah yang cukup menyenangkan.

4. Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung Api Purba Nglanggeran merupakan sebuah gunung api purba yang kini sudah tidak aktif lagi yang  terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Dari puncak gunung ini kita bisa menikmati pemandangan sekitar yang masih hijau. Pada malam hari pun kita akan disuguhi pemandangan Jogja dengan kerlap-kerlip lampunya. Embung Nglanggeran yang tidak kalah cantik persis ada dibawah gunung api purba ini. Tidak terlalu sulit untuk bisa mencapai puncak Gunung Api Purba Nglanggeran. Hanya butuh waktu sekitar 45 menit sampai satu jam.

5. Candi Ijo

Mungkin ada yang belum tau bahwa Candi Ijo ini merupakan candi yang letaknya paling tinggi di Jogja. Candi Ijo terletak di Desa  Sambirejo,Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Letaknya yang berada pada ketinggian membuat suasana disekitar candi ini cukup sejuk dengan udara yang segar. Selain bisa menikmati pemandangan Jogja dari ketinggian, pada sore hari di Candi Ijo ini kita juga akan disuguhi pemandangan matahari terbenam yang cantik.

6. Bukit Parang Endog

Bukit Parang Endog atau yang biasa dikenal dengan nama Bukit Paralayang ini sebenarnya adalah tempat latihan dan bermain atlet paralayang Jogja. Bukit ini letaknya tidak terlalu jauh dari Pantai Parangtritis dan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Atlet paralayang yang sedang terbang dengan latar belakang hamparan lautan luas  yang berwarna biru adalah pemandangan khas yang ada ditempat ini.

7. Kalibiru

Wisata alam Kalibiru yang terletak  di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo  ini merupakan salah satu tempat wisata Jogja yang paling populer di Instagram. Pemandangan rumah panggung dengan latar belakang Waduk Sermo yang cantik menjadi daya tarik utama dari tempat ini. Banyak orang yang rela antri berjam-jam demi mendapatkan foto dengan spot cantik ini.

Baca Juga : Gardu Pandang Gunung Gajah, Menikmati Lanskap Kulonprogo di Spot yang Jarang Dijamah

8. Kebun Buah Mangunan

Kebun Buah Mangunan ini biasa dikenal juga dengan nama “Negeri Diatas Awannya Jogja”. Jika kita datang pada pagi hari, kita akan disuguhi dengan pemandangan lautan awan yang menutupi kawasan disekitarnya. Namun jika kita datang pada siang hari, pemandangan cantik lain juga tetap siap menunggu kita yaitu berupa pemandangan Sungai Oya yang seolah membelah perbukitan karst yang juga tidak kalah cantik.

9. Puncak Suroloyo

Tidak hanya satu atau dua gunung aja yang bisa dilihat dari tempat ini. Di Puncak Suroloyo ini kita bisa menyaksikan kecantikan beberapa gunung sekaligus yang ada disekitar Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing, Telomoyo, dan Andong. Puncak Suroloyo terletak di Perbukitan Menoreh yang masuk dalam wilayah Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo. Perjuangan untuk bisa sampai ke puncaknya akan terbayarkan dengan pemandangan yang cantik tersebut.

10. Gunung  Kukusan

Gunung Kukusan terletak di perbatasan antara  Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sama seperti di Puncak Suroloyo, di Gunung Kukusan kita juga bisa menikmati pemandangan cantik beberapa gunung sekaligus yang seolah berjajar rapi.

Baca juga : Lepaskan Penatmu di Kebun Teh Nglinggo Kulonprogo

Penasaran kan bagaimana cantiknya pemandangan Jogja dari ketinggian? Jangan lupa kunjungi 10 tempat wisata jogja tersebut. Bagi kalian yang butuh paket wisata jogja untuk liburan bersama keluarga, sahabat, teman kantor, dan lainnya kalian bisa hubungi kami TripJogja.co.id sebagai partner perjalanan wisata kamu selama di Jogja.

Keren! 10 Lokasi Syuting AADC 2 di Jogja ini Wajib Kamu Kunjungi Kalo ke Jogja!

Jreeeeeng!

Siapa yang tidak tau tentang kisah percintaan antara Cinta dan Rangga dalam “Ada Apa Dengan Cinta”? Film Indonesia yang bergenre romantis tersebut  14 tahun lalu pernah menjadi film yang paling laris di bioskop-bioskop Indonesia bahkan sampai juga ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Setelah sekian lama akhirnya kisah Cinta dan Rangga ini muncul kembali dalam “Ada Apa Dengan Cinta 2”.

Fakta yang paling menarik adalah sebagian besar tempat yang dijadikan sebagai lokasi syuting berada di Jogja  dan  sekitarnya. Tentunya pemilihan lokasi pembuatan film AADC  mempunyai banyak alasan dan pertimbangan bagi sang produser. Jogja memiliki hampir semua pemandangan indah, situs sejarah, pusat kuliner dan tempat-tempat berkesenian yang menjadi latar adegan-adegan dalam film tersebut.

Ingin mencoba tapak tilas Cinta dan Rangga, berikut adalah info tempat wisata di Jogja yang menjadi lokasi syuting  AADC2. Simak ya!

1. Pantai Parangtritis

pantai parangtritis jogja
Tampak foto Dian Sastrowardoyo dkk saat syuting AADC 2. Tips kami, jika bro & sis ke Parangtritis, datanglah diwaktu senja. Sunset view Parangtritis termasuk tercantik di Jogja. Bikin baper. (via: piknikdong[dot]com)

Pantai Parangtritis merupakan salah satu pantai yang ada di Jogja tepatnya terletak di Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul. Tidak hanya terkenal dengan kisah mistis tentang Nyi Roro Kidulnya aja, pantai ini juga pemandangan senja yang cukup eksotis. Pantainya yang cukup panjang dengan hamparan pasir hitamnya membuat pemandangannya menjadi sangat cantik. Disisi selatan pantai ini juga dibatasi dengan dinding karang yang cukup tinggi.

Baca Juga: Serunya Sandboarding di Gumuk Pasir Parangkusumo

Jika datang pada sore hari kita akan disuguhi dengan pemandangan sunset yang sangat romantis. Suasana manis di pantai ini sangat tepat menggambarkan kehangatan dan kecerian kisah persahabatan Cinta dan ketiga sahabat karibnya.

Yuk ke sini, dan ajak semua sahabatmu!

2. Candi Ratu Boko

candi ratu boko, aadc 2
Kamu jomblo? Stop baca cation ini. Adegan ini adalah saat Dian Sastro & Rangga ketika kembali akur dan mulai membicarakan masa lalu mereka yang penuh drama percintaan SMA. Ah, sudahlah... (via : cumicumi[dot]com)

Sama seperti di Pantai Parangtritis, sunset di Candi Ratu Boko juga tidak kalah eksotis. Candi Ratu Boko ini merupakan reruntuhan bekas istana kerajaan yang letaknya berada disebuah bukit. Dari tempat ini kita bisa melihat pemandangan kearah Candi Prambanan dengan jelas. Jika cuaca sedang cerah Gunung Merapi yang tampak gagah juga bisa dilihat.

Candi Ratu Boko menjadi lokasi yang indah ketika kita berkunjung di sore hari dimana matahari sudah tidak terik, komplek Candi Ratu Boko yang luas memungkinkan kita memiliki spot tersendiri untuk menikmati pemandangannya.

3. Makam Kotagede

makam raja imogiri
Disinilah tempat peristirahatan para Raja Mataram Kuno. Selain banyak orang berziarah, banyak juga pelancong yang berkunjung untuk mencari tahu cerita sejarahnya. Dengan suasana yang tenang & syahdu, lokasi ini menjadi pilihan untuk syuting AADC 2.

Kotagede dahulu merupakan pusat dari Kerajaan Mataram. Ditempat ini terdapat kompleks pemakaman yang dikhususkan untuk raja-raja Mataram. Komplek makam ini sangat unik karena dibangun dengan perpaduan antara budaya Islam dan Hindu.

Baca juga: Kerajinan perak khas Kotagede juga termasuk kedalam 6 oleh-oleh khas Jogja lho!

Salah satu unsur budaya Hindu yang menonjol adalah gerbangnya yang tampak seperti candi. Kotagede adalah sudut Jogja yang sangat kental nuansa vintage dan retro-nya. Kotagede mampu mewakili pesona masa lalu Jogja yang begitu teduh dan tenang.

4. Sate Klatak Pak Bari

U.E.N.A.K! Meski pertama merasa aneh dengan cara masak & tampilannya, sate klatak menjadi standar "enak" baru bagi para penikmat sate. Enaknya nggak santai!

Sate klatak merupakan salah satu kuliner khas yang ada di Jogja. Yang paling unik dari sate ini adalah tusuk satenya yang menggunakan jeruji besi sepeda. Bumbu yang digunakan untuk memasak sate ini pun cukup sederhana, yaitu garam dan campuran bawang merah. Sate Klatak Pak Bari ini terletak di Pasar Wonokromo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul. Sate Klathak telah menjadi ikon kuliner kota Jogja, tak ada salahnya berburu kuliner dan menikmati sajian sate kambing di malam hari saat di Jogja.

5. Greenhost Hotel

hotel greenhost jogja
Hotel Greenhost memiliki desain yang unik & nggak mainstream, mungkin karena alasan inilah Greenhost dipilih jadi salah satu spot syutingnya AADC 2. (via : www.agoda[dot]com)

Greenhost Hotel terletak di Jalan Prawirotaman II Yogyakarta. Hotel ini punya desain yang cantik dan sangat ramah lingkungan. Salah satu hal yang paling unik dari hotel ini adalah adanya sebuah pipa yang berada dilingkungan hotel yang dijadikan sebagai media tanam. Go Green banget!

6. Klinik Kopi

Klinik Kopi Jogja
Perkenalkan, difoto itu adalah mas Pepenk, founder dari Klinik Kopi. Hebatnya dia adalah bisa menjawab hampir semua pertanyaan mengenai kopi mulai dari proses tanam hingga seduh. Luar biasaaaah! (via: travel.kompas[dot]com)

Sesuai dengan namanya, tempat ini bukan sekedar tempat ngopi biasa. Ditempat yang berlokasi di Jalan Kaliurang KM 7.8 Sleman ini kita bisa mengetahui semua cerita dibalik kopi yang akan kita minum. Bahkan kopi-kopi ada di Klinik Kopi ini merupakan hasil buruan langsung dari sang barista ketempat asalnya langsung.

7. Plengkung Gading

plengkung gading jogja
Plengkung Gading adalah salah satu heritage peninggalan arsitektur ala kerajaan Mataram Kuno. Bangunan dengan tipe seperti ini dapat kita temuka di beberapa sudut kota Jogja terutama yang berdekatan dengan Keraton dan Kotagede. (via : pariwisata.jogjakota.go.id)

Plengkung dahulunya merupakan gerbang menuju ke kawasan Keraton Yogyakarta. Disekitar Keraton terdapat beberapa plengkung yang masih berdiri kokoh sampai saat ini, salah satunya adalah Plengkung Gading . Plengkung yang satu ini teretak disebelah selatan Alun-alun Selatan Jogja. Pada malam hari tempat ini akan disinari lampu warna-warni  yang membuat tempat ini terihat semakin cantik.

8. Sellie Coffee

sellie coffee jogja
"Rangga, yang kamu lakukan ke saya itu jahat!", Satu kalimat ini terucap dari mbak Dian Sastro di adegan AADC 2 di Sellie Coffee ini. Daaaan, jadi viral! :)))) (via : cnnindonesia[dot]com)

“Rangga, apa yang kamu lakukan ke saya itu jahat”. Untuk yang sudah menonton film AADC2 pasti akan ingat dengan adegan tersebut. Nah di Sellie Coffee ini tempat yang dijadikan untuk mengambi adegan tersebut. Sellie Coffee terletak di  Jalan Prawirotaman II tidak teralu jauh dari Greenhost Hotel.

9. Rumah Doa Bukit  Rhema

gereja ayam magelang
Bisa dipastikan hampir semua mata tertegun ketika pertama melihat bangunan ini. Unik & berada di tengah hutan! Inilah Rumah Doa Bukit Rhema yang terkenal dengan sebutan Gereja Ayam. (via : blog.airyrooms[dot]com)

Orang lebih mengenal tempat ini dengan nama Gereja Ayam karena memang bangunan yang sempat terbengkelai ini bentuknya mirip dengan sebuah ayam raksasa. Tapi sebenarnya bentuk bangunan tersebut berbentuk seperti merpati seperti yang diinginkan oleh pemiliknya.

Tempat ini juga bukan sebuah gereja melainkan rumah doa yang bisa digunakan oleh siapa saja dengan latar belakang agama apapun. Letak bangunan unik tidak teralu jauh dari Candi Borobudur yang masuk dalam wilayah Kabupaten Magelang, Jawa  Tengah.

10. Punthuk Setumbu

punthuk setumbu sunrise
Punthuk Setumbu, spot sunrise favorit pelancong yang ingin menikmati indah matahari terbit. Selain harga yang murah, panorama lanskap disini memanjakan mata.

Masih berada disekitar kawasan Candi Borobudur  ada sebuah bukit bernama Punthuk Setumbu yang juga dijadikan sebagai lokasi syuting AADC2. Waktu paling tepat untuk mendatangi tempat ini adalah pada pagi karena dari sini kita bisa melihat sunrise cantik yang  keluar  disela Merapi dan Merbabu. Selain itu kita juga bisa melihat Borobudur dari kejauhan yang tertutup awan. Punthuk Setumbu menjadi tempat rahasia para fotografer untuk mendapatkan foto cantik candi Borobudur dan Gunung Merapi. Kebayang suasananya? Ayo kesana...!

Wah, banyak juga ya lokasi syutingnya, dan semuanya amazing banget! Kamu bisa datengin langsung tuh semua destinasi itu, bisa backpacker bareng temen-temen atau dengan memesan paket wisata jogja ke tour travel di jogja terpercaya langgananmu.

Awas jangan baper ya kalau mengunjungi tempat-tempat tersebut.

__

Author : Nova Aristianto | Editor : Ajeng Darmista

10 Oleh-oleh Bakpia Terpopuler di Jogja

Mencari oleh-oleh terpopuler di Jogja sepertinya sudah menjadi salah satu hal yang wajib saat traveling.  Bukan cuma tempat-tempat wisata di Jogja  dan sekitarnya saja yang wajib dicicipi. Setelah selesai menikmati serunya wisata Jogja terbaru seperti The Lost World Castle , wisata offroad di Lava Tour Merapi atau wisata main air seperti Little Ubud River Tubing, Bro dan Sis butuh waktu juga untuk mencari oleh-oleh khas Jogja.  Bisa jadi bukti sah kalau sudah berwisata lengkap di Jogja. Bro dan Sis perlu mencari tahu apa saja oleh-oleh paling recommended di Jogjakarta.

Bukan cuma gudeg jogja saja lho yang bisa dijadikan oleh-oleh khas Jogja. Makanan khas seperti gudeg dan bakpia pun bisa dijadikan sebagai oleh-oleh. Nah kali ini kita akan bahas tentang bakpia ya... Bakpia pathok merupakan salah satu oleh-oleh yang wajib dibawa saat berkunjung ke Jogja. Bakpia adalah olahan makanan  khas Jogja yang terbuat dari campuran kacang hijau dan gula, dibalut dengan kulit yang terbuat dari tepung kemudian dipanggang. Sekarang bakpia hadir dengan berbagai macam modifikasi rasa dengan merek yang beraneka ragam.

Ini dia beberapa rekomendasi Bakpia paling populer di Jogja versi Tripjogja:

Bakpia Patuk 25

bakpia-patok-25-oleh-oleh-terpopuler-di-jogja
Hmmm sedapnya aroma dari bakpia yang sedang dipanggang dengan cara tradisional di Bakpia Pathok 25

Di Bakpia 25 ini kita tidak hanya bisa membeli bakpia saja, tetapi juga bisa melihat cara pembuatannya secara langsung di pabriknya. Jadi kita bisa membawa pulang bakpia yang masih fresh karena baru diangkat dari panggangan. Disini juga disediakan contoh bakpia yang bisa dicicipi duluan oleh para pembeli. Enak kan? Bakpia Patuk 25 beralamat di Jalan KS Tubun I/450 Danurejan tidak terlalu jauh dari Malioboro. Tempat ini buka setiap hari mulai dari pukul 6 pagi sampai dengan pukul 10 malam. Kalau Bro dan Sis mau kesini bisa cek map nya di sini.

Daftar Harga Bakpia Pathok 25 Terbaru 2020

Varian RasaIsi/PcsHarga Per Dus
Bakpia Pathok Rasa Nanas15 BijiRp. 45.000,-
Bakpia Pathok Rasa Coklat
15 BijiRp. 45.000,-
Bakpia Pathok Rasa Keju15 BijiRp. 45.000,-
Bakpia Pathok Rasa Kacang Hijau15 BijiRp. 45.000,-
Bakpia Pathok Aneka Rasa15 BijiRp. 55.000,-
Bakpia Pathok Premium Rasa Keju15 BijiRp. 55.000,-
Bakpia Pathok Premium Rasa Kacang Hijau15 BijiRp. 55.000,-
Bakpia Pathok Premium Rasa Coklat15 BijiRp. 55.000,-
Bakpia Pathok Premium Rasa Cappucino15 BijiRp. 55.000,-
Bakpia Pathok Premium Rasa Durian15 BijiRp. 55.000,-
Bakpia Pathok Premium Rasa Ubi Ungu15 BijiRp. 55.000,-
Bakpia Pathok Premium Rasa Green Tea15 BijiRp. 55.000,-
Bakpia Pathok Premium Rasa Kumbu Hitam15 BijiRp. 55.000,-

Bakpiaku

Bakpiaku bisa dipesan dan dikirim keseluruh wilayah Indonesia. Namun jika Bro dan Sis sedang berada di Jogja, bisa deh mendatangi tokonya langsung yang berada di Jalan Gajahmada, Pakualaman, Yogyakarta. Bakpiaku berbeda dengan bakpia tradisional karena menambahkan berbagai varian rasa seperti coklat, susu, keju, greentea, kacang hijau, cappuccino, dan tentu saja rasa originalnya. Mau kesini?  Di sini lokasinya.

Bakpia Kurniasari

bakpia-kurnia-sari-oleh-oleh-terpopuler-di-jogja
Lezatnya bakpia isi greentea, keju, susu, kacang an durian dengan kulit bakpia yang super tipis dan renyah.

Bro dan Sis kalau suka bakpia dengan kulit yang super tipis dan renyah,  Bakpia Kurniasari menyediakannya. Bakpia Kurniasari ini punya berbagai macam varian rasa seperti coklat, greentea, keju, sampai dengan durian. Walaupun tanpa pengawet Bakpia Kurniasari bisa bertahan sampai dengan 3 minggu jika disimpan didalam kulkas. Kalau Bro dan Sis ingin datang ke outletnya, bisa dilihat di sini arahnya. Alamatnya di Jalan Glagahsari 91, Warungboto, Yogyakarta. Buka setiap hari dari pukul 8 pagi sampai dengan pukul 6 sore.

Bakpia Citra

Bakpia-citra-oleh-oleh-terpopuler-di-jogja
Bakpia dengan kemasan ekskusif, seeksklusif rasanya. Nunggu di jemput nih di outletnya...

Sama seperti Bakpia Kurniasari, Bakpia Citra juga menjual berbagai varian rasa bakpia selain rasa original. Yang lebih istimewa, bakpia yang ada ditempat ini dikemas dalam sebuah wadah cantik yang terkesan lebih eksklusif. Jika ingin membeli Bakpia Citra ini bisa langsung datang ke outlet di Jalan Mataram yang  sangat dekat dengan Jalan Malioboro. Bakpia Citra buka dari pukul 7 pagi sampai dengan pukul 10 malam.

Bakpia Kencana

Bakpia-kencana-oleh-oleh-terpopuler-di-jogja
Mau lihat proses pembuatan bakpia berkonsep open kitchen? Kesini saja, di pusat pembuatan Bakpia Kencana.

Bakpia Kencana menawarkan konsep open kitchen-nya yang menarik. Setiap pembeli bisa melongok langsung ke dapur untuk melihat proses pembuatannya. Bakpia  Kencana menawarkan varian rasa yaitu susu,coklat,  ubi, keju, kumbu hitam, kacang ijo,dan durian. Lokasi Bakpia Kencana pusat ada di kawasan SPBU Ambarketawang, Jalan Wates Km 6, Gamping, Sleman, Jogja.

Oh ya, bagi kamu - kamu yang ingin berwisata di Jogja dan lagi mencari penyedia Paket Wisata Jogja yang professional dan sudah malang melintang dalam menjadi partner liburan di Jogja kamu bisa hubungi kami TripJogja.co.id sebagai partner liburan kamu. Untuk detail harga paket wisata kamu bisa langsung chat Admin kami.

Bakpia Merlino

Bakpia-merlino-oleh-oleh-terpopuler-di-jogja
Bakpia mungil rasa kumpu hitam, capuccino, durian, greentea dan varian rasa lainnya enak banget dinikmati sampil minum teh atau kopi di sore hari.

Bakpia mungil dengan kulit yang cukup tipis ini adalah produk dari Bakpia Merlino. Cappucino dan greentea merupakan varian rasa yang paling banyak diminati oleh pembeli. Pada awalnya Bakpia Merlino adalah sebuah toko bakery biasa. Namun saat menjual bakpia, ternyata laris dan banyak peminatnya terutama rasa capuccino, kumbu hitam, durian dan green tea. Penasaran dengan bakpia mini dari Bakpia Merlino? Datang saja ke outletnya di Jalan R.E Martadinata, Yogyakarta.

Bakpia Pathuk 75

Bakpia-patuk-75-oleh-oleh-terpopuler-di-jogja
Mau merasakan bakpia tradisional dengan resep turun temurun sejak tahun 1948? Kesini aja...

Ini nih pelopor tumbuhnya industri bakpia Jogja di kawasan Patuk Jogjakarta. Bakpia ini merupakan salah satu bakpia legenda di Jogja karena sudah ada sejak tahun 1948. Sampai saat ini Bakpia Patuk masih mempertahankan cara memasak bakpaia secara tradisional. Rasa aslinya juga tetap dipertahan sampai saat ini sehingga banyak diburu orang. Bakpia Patuk 75 ini lokasinya ada di Jalan KS Tubun No. 83 Yogyakarta. Bakpia Patuk 75 buka sampai dengan pukul 9.30 malam.

Bakpia Djava

Bakpia-djava-oleh-oleh-terpopuler-di-jogja
Bakpia ini pernah membuat rekor muri untuk Bakpia terbesar dan makan bakpia masal di tahun 2016.

Mau tau Bakpia enak di Jogja yang menjadi favorit ibu Iriana Jokowi? Jawabannya adalah Bakpia Djava. Bakpia yang sudah mempunyai beberapa outlet di Jogja walaupun masih terbilang baru ini sudah banyak diminati orang karena bakpianya yang enak karena menggunakan resep pembuatan bakpia tradisional yang sudah diwariskan sejak tempo dulu. Pusat Bakpia Djava ini berlokasi di Jalan KS Tubun, Patuk yang buka dari jam 8 pagi sampai dengan pukul 11 malam.

Bakpia Soemadigdo

bakpia soemadigdo oleh oleh terpopuler di jogja
Coba juga ya bakpia rasa susu vanila, strawberry dan green tea yang manis semanis kenangan di Jogja.

“Pilih roso pilih Soemadigdo”. Sesuai dengan slogan Bakpai Soemadigdo tersebut, maka jika ingin memilih bakpia dengan rasa yang enak, Bakpia Soemadigdo adalah salah satu pilihannya. Beberapa kelebihan dari Bakpia Soemadigdo ini adalah rasanya enak namun dengan harga yang cukup murah dan terjangkau. Selain itu isi dari Bakpia Soemadigdo ini cukup lembut dengan kulit yang tipis sehingga lebih mudah di makan. Bakpia Soemadigdo dapat didatangi di dekat Purawisata yang letaknya di Jalan Brigjen Katamso, Yogyakarta.

Bakpia 145

bakpia-145-oleh-oleh-terpopuler-di-jogja
Cicipin bakpia empuk dengan isian yang bermacam-macam fresh from the oven.

Dan bakpia terakhir yang wajib dibawa buat oleh-oleh dari Jogja adalah Bakpia 145. Bakpia yang ada ditempat ini mempunyai ukuran yang cukup besar dengan berbagai varian rasa mulai dari rasa original sampai dengan rasa durian. Di Bakpia 145 Bro dan Sis juga bisa melihat langsung proses pembuatan di dapurnya sehingga kita bisa tau bagimana cara pembuatannya dan kehegienisan saat proses pembuatan. Pusat Bakpia 145 berada di Jalan Gambiran No. 67A Yogyakarta.  Buka dari pukul 8 pagi sampai dengan pukul 9 malam.

Nah, banyak banget kan pilihannya? tapi jangan bingung.. Semua bakpia sama-sama enak dengan citra rasa khas dari masing-masing pembuatnya. 10 oleh-oleh Bakpia terpopuler di Jogja ini siap diborong Bro dan Sis untuk oleh-oleh keluarga dan kesayangan setelah mengunjungi tempat wisata di Jogja. Yuk belanja bakpia!

__

Author : Nova Aristianto | Editor : Ajeng Darmista , Eva Zahra

Tips Menawar Harga di Malioboro & Pasar Beringharjo.

Berkunjung ke kawasan Malioboro dan Pasar Beringharjo tentunya akan menggugah ketertarikan kita terhadap berbagai macam barang-barang yang diperjualbelikan di tempat tersebut. Selain untuk oleh-oleh, kadang kita juga merasa bahwa satu-dua barang yang dijual mungkin akan tampak lucu diletakkan di meja kerja atau dikenakan sendiri. Namun tentunya sebagai seorang pendatang, kita merupakan pihak yang berpotensi tinggi untuk terjerat dengan permainan harga dari para penjual yang menjajakan barang dagangannya jauh di atas normal. Oleh karena itu, tripjogja akan memaparkan sejumlah tips berbelanja ngirit di Malioboro dan Pasar Bringharjo.

1. Mengaku Sebagai Penduduk Lokal

Dengan mengaku sebagai penduduk lokal, kita akan terhindarkan dari permainan harga pada penjual. Sudah bukan merupakan rahasia lagi bahwa di wilayah-wilayah ramai wisatawan yang padat pedagang menganggap para wisatawan sebagai pasar potensial untuk meraup keuntungan sebesar mungkin.

2. Menggunakan Bahasa Jawa

Sebisa mungkin gunakanlah bahasa jawa untuk menawar harga karena tidak mungkin kita mengaku sebagai penduduk asli Jogja namun sama sekali tidak menguasai bahasa jawa bukan? Apabila memang sama sekali tidak menguasainya, mungkin kita dapat meminta tolong guide, teman, atau sanak saudara yang dapat berbahasa jawa. Karena seringnya, pedagang akan memberikan harga miring atau lebih murah, jika Anda berbahasa daerah sama dengannya, karena adanya ikatan kesukuan yang kuat.

3. Menawar Sejumlah 70% Dari Harga yang Ditawarkan

Sebagai patokan agar terhindar dari permainan harga, kita dapat menawar sejumlah 70% dari harga yang ditawarkan. Berpatokan pada hitungan ini, pada umumnya kita akan mendapatkan harga yang cukup rasional untuk sebuah barang idaman kita. Tentunya kita dapat menekan harga dengan lebih lagi ketika melakukan pembelian dengan kuantitas yang cukup banyak, Namun kita harus tetap ingat walaupun mencari harga semurah mungkin namun kita harus memperhatikan etika dalam tawar-menawar harga dan jangan sampai melukai hati sang penjual.

4. Datang di Pagi Hari

Dengan menjadi pembeli pertama bagi sang penjual, maka transaksi yang kita lakukan pada umumnya akan dianggap sebagai penglaris oleh sang penjual. Para penjual di Malioboro dan Pasar Bringharjo cenderung menganggap pembeli pertama sebagai ‘biang rezeki’ mereka di hari tersebut oleh karena itu tawar menawar harga akan semakin mudah. Biasanya ketika transaksi berhasil terjadi sang penjual akan menepuk-nepukkan uang yang kita bayarkan di barang dagangannya untuk menularkan rezeki.

5. Janji ‘Palsu’

Kita dapat mengatakan pada sang penjual bahwa dalam kunjungan lain hari kita pasti berkunjung ke lapaknya lagi. Dengan melakukan hal ini, pada umumnya para penjual akan luluh hatinya karena merasa akan mendapatkan langganan di lapaknya. Namun usahakan juga  untuk mengingat lokasi pelapak korban janji manis kita karena bagaimanapun juga janji adalah janji yang sebisa mungkin harus kita tepati. Tidak ada salahnya juga bukan? Apalagi ketika barang yang kita beli memang memiliki kualitas yang tinggi.

6. Poker Face

Jurus pamungkas dari tawar menawar di Malioboro dan Pasar Beringharjo adalah : Bersikap seolah kita tidak begitu tertarik pada barang yang ditawarkan. Apabila tidak kunjung juga menemui kesepakatan soal harga kita dapat meninggalkan lapak tersebut dengan harapan bahwa sang penjual akan luluh hatinya dan memanggil kita untuk kembali. Namun apabila sang penjual tidak melakukan hal tersebut, kita tidak perlu sedih dan menangis seolah kehilangan seorang pasangan karena masih banyak penjual barang serupa bertebaran. Kita dapat menguji peruntungan dan tips dari tripjogja di lapak lain yang serupa. Kita juga tidak perlu datang kembali ke lapak yang kita tinggalkan tadi karena sudah barang tentu penjual tadi akan terkekeh sambil merasa bahwa dialah yang memenangkan pertarungan tentang harga.

--

Author : Pradipta AkosoEditorAjeng Darmista

Kuliner ini Tidak Pernah ada Dimanapun Kecuali di Jogja!

Mencoba kuliner khas di daerah yang kita kunjungi mungkin saja adalah suatu hal yang wajib dilakukan saat traveling. Kadang walaupun kuliner tersebut bisa kita beli didekat tempat tinggal kita, rasanya pasti akan berbeda bila kita bisa menyantapnya di daerah asal makanan tersebut. Walaupun di Jakarta kamu bisa beli gudeg , tapi yang pasti  sensasi makan gudeg langsung di Jogja jelas akan berbeda.

Gudeg adalah kuliner yang wajib dicoba di Jogja. Tapi karena makanan yang dibuat dari nangka muda ini rasanya cukup manis, ada beberapa orang yang tidak menyukainya. Namun tidak perlu khawatir, Jogja masih punya cukup banyak kuliner khas yang wajib buat dicoba. Yang pasti makanan-makanan tersebut cuma bisa ditemukan di Jogja. Penasaran makanan apa aja yang hanya bisa ditemukan di Jogja?

Berikut ini adalah 5 kuliner yang hanya bisa ditemukan di Jogja.

1. Gudeg itu enggak selalu manis, gudeg mercon ini akan siap membuat perutmu “meledak”

via: visitingjogja.com

Kalau selama ini kamu tidak pernah mau mencoba gudeg karena rasanya yang manis, sepertinya gudeg mercon ini wajib kamu coba. Sebenarnya gudeg mercon berbahan sama dengan gudeg pada umumnya yaitu nangka muda, namun yang membedakan adalah adanya tambahan olahan cabe hijau yang ditambahkan pada sambel  krecek yang membuat rasanya menjadi sangat pedas. Untuk yang tidak biasa menyantap makanan yang pedas, sangat tidak disarankan untuk mencoba gudeg mercon ini. Kecuali kalau kamu ingin merasakan lidah bergetar dan perut yang seperti diledakan oleh bom atom. Salah satu gudeg mercon yang paling terkenal  adalah Gudeg  Mercon Bu Ngatinah yang teretak di Jalan Asem Gede dekat   Pasar Kranggan yang buka mulai jam 9 malam.

Untuk menikmati gudeg mercon ini, harga seporsinya terdiri dari nasi, gudeg, dan telur harganya Rp 13.000,-. Jika lauknya ditambah ayam suwir harganya Rp 15 ribu, ditambah daging ayam paha atas harganya Rp 25.000,-, sedangkan paha bawah harganya Rp 30.000,-. Makanan pendamping seperti bakwan harganya Rp 2.000,-, tempe mendoan Rp 1.000,-, dan sate ayam Rp 5 .000,-.

2. Masih kuat menahan “ledakan” di mulut? Masih ada oseng-oseng mercon yang bisa kamu cobain

via: foodyplace.com

Kalau kamu belum merasa belum cukup “meledak” setelah mencoba gudeg mercon, masih ada oseng-oseng mercon yang harus kamu cicipi selanjutnya. Tidak hanya akan membuat mulut kamu meledak, oseng-oseng mercon juga akan membuat kamu berkeringat seperti baru lari marathon sejauh 20 km. Oleh karena itu jangan lupa sediakan sapu tangan atau tisu sebelum mencobanya. Oseng-oseng mercon sendiri terdiri dari kikil, gajih, kulit, dan tulang muda yang dimasak dengan menggunakan irisan-irisan cabe rawit yang akan meledakan mulut dan perut. Warung Bu Narti yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan gang Purwodiningratan adalah warung pertama yang menjual oseng-oseng mercon. Di warung ini tidak menggunakan meja dan kursi untuk tempat makan melainkan digelar tikar dan buka pada jam 17.00 WIB sampai 23.00 WIB. Utuk harga makanan cukup murah yaitu hanya Rp 15.000 / porsi dengan harga penawar pedas seperti es jeruk atau es teh seharaga Rp 2.000 - Rp 3.000

3. Kopi dari kotoran luwak  mungkin sudah biasa. Di Jogja ada kopi  joss  yang  dibuat  dari bara api

via: myhotelmyresort.com

Kopi luwak mungkin terdengar sudah biasa dan bisa didapatkan dibanyak daerah. Tapi kalau kopi joss hanya bisa kamu temukan di Jogja. Yang paling unik adalah kopi ini dibuat dengan campuran arang yang masih membara. Pada saat meletakan bara arang kedalam gelas tersebut akan muncul  suara joss. Itu lah alasan kenapa kopi tersebut dinamakan dengan kopi joss. Cara menikmati kopi ini adalah dengan cara menunggu bara arangnya meleburnya terlebih dahulu untuk kemudian diaduk. Tambahan arang tersebut menjadikan kopi joss mempunyai rasa yang sangat khas. Walaupun dberi tambahan arang, tenang aja karena kopi ini tetap aman bagi kesehatan. Penjual kopi joss bisa ditemukan disepanjan jalan disebelah utara Stasiun Tugu.

4. Cuma di Jogja jeruji besi dijadikan tusuk sate

via: www.burpple.com

Tusuk sate biasanya dibuat dari bambu. Tapi di Jogja jeruji besi dari roda sepeda pun bisa digunakan sebagai tusuk sate. Sate yang menggunakan tusuk dari jeruji besi ini biasa disebut dengan sate klathak. Daging yang digunakan untuk  membuat sate klatak  adalah daging kambing. Selain tusuknya, yang membedakan sate klathak dengan sate lainnya adalah bumbunya. Bumbu yang digunakan untuk membuat sate klathak hanyalah taburan garam dan sedikit merica. Walaupun bumbunya sangat sederhana, namun rasa sate ini tetap lezat. Sate klathak ini disajikan bersama kuah gulai dan nasi putih. Sate klathak yang paling terkenal adalah Sate Klathak Pak Pong yang terletak di Jalan Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul. Harga sate per porsi 19 ribu dan Harga gulai per porsi 14 ribu.

5. Bukan cuma enak, sego abang lombok ijo juga bisa melancarkan pencernaan

via: vebriyantidewi.wordpress.com

Jogja dikenal sebagai surganya makanan tradisional atau banyak disebut orang sebagai makanan “ndeso”, salah satunya adalah sego abang lombok ijo yang aslinya berasal dari Kabupaten Gunungkidul. Sesuai dengan namanya makanan ini terdiri dari sego abang (nasi merah) dan sayur lodeh lombok ijo (cabe hijau) sebagai menu utamanya. Sebagai pelengkap ada tambahan gudeg dari daun pepaya dan juga berbagai lauk seperti  ayam goring, botok, dan tempe bacem. Makanan ini tidak hanya enak, tetapi juga bisa menyehatkan karena bisa melancarkan pencernaan dan juga baik untuk penderita diabetes. Sego abang lombok ijo yang paling terkenal adalah Sego Abang Lombok Mbah Widji yang terletak di Jalan Pakem – Turi, Kabupaten Sleman. Seporsi sego abang dengan sayur lombok ijonya dan segelas es teh manis hanya dibanderol dengan harga 19k saja. Jam Buka Sego Abang Lombok Ijo Jogja ini dari Pukul 7 Pagi hingga 7 malam.

Dapatkan rekomendasi tempat wisata jogja yang bisa kamu kunjungi selama liburan di Jogja. Karena jangan fokus pada wisata kuliner saja, kan sayang banget sudah sampai di Jogja tapi tidak jalan - jalan. Buat kamu yang bingung mencari penyedia paket wisata jogja yang menarik dan kece badai, kamu bisa hubungi TripJogja.co.id sebagai partner liburan kamu selama di Jogja. Ditunggu kontaknya ya guys.

__

Author : Nova AristiantoEditorAjeng Darmista

 

Yuk Blusukan di Jogja Untuk Berburu Kuliner Maknyus

Kata blusukan mulai populer dan digunakan banyak orang setelah Presiden Jokowi menggunakan kata tersebut saat dia meninjau suatu tempat. Kata blusukan sendiri berasal dari Bahasa Jawa yang dengan kata dasar “blusuk” yang artinya masuk. Jadi blusukan bisa diartikan masuk ke suatu tempat untuk mengetahui sesuatu yang mungkin saja belum diketahui banyak orang.

Bukan cuma Presiden Jokowi aja yang bisa blusukan. Di Jogja kita juga bisa blusukan masuk ke pelosok-pelosok kampung untuk mencari kuliner yang maknyus dan pastinya akan membuat perut kita kenyang. Walaupun harus menempuh jarak yang cukup jauh, tapi perjalanan tersebut akan terbayarkan dengan kuliner lezat yang akan kita nikmati.

Berikut ini adalah kuliner blusukan Jogja maknyus dan tersembunyi yang wajib di datangi di Jogja.

1. Ayam Goreng Mbah Cemplung, ayam gorengan rumahan yang melegenda

Kuliner Blusukan Jogja
Ayam goreng mbah cemplung, via : www.telusurindonesia.com

Ditengah menjamurnya warung-warung yang menjual ayam goreng crispy dan ayam goreng ala-ala restoran fast food, Ayam Goreng Mbah Cemplung yang sudah ada sejak tahun 1980-an ini tetap setiap dengan resep ala ayam goreng rumahannya. Ayam ditempat ini nampak seperti ayam goreng rumahan pada umumnya, namun perbedaan baru dirasakan saat kita mulai menggigitnya. Bumbunya yang cukup gurih meresap sempurna sampai kedalam dagingnya. Cara memasaknya pun sangat pas. Tidak terlalu garing tapi seluruh dagingnya tetap matang. Kelezatan ayam goreng tersebut akan lebih terasa nikmati jika ditemani dengan sepiring nasi putih hangat dan juga tempe garit yang hanya dibumbui dengan garam dan bawang. Terlihat sederhana namun tetap lezat. Ayam Goreng Mbah Cemplung ini berlokasi di Desa Sembungan, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul berada didekat PG Madukismo.

Warung ini buka dari jam 08.00-18.00 wib, tapi kadang sebelum jam tutup pun ayam goreng yang disajikan sudah terjual habis.

Harganya satu porsi Ayam Goreng ini untuk perpotong Rp. 11.000,- s.d 17.000,- untuk perekornya  Rp. 70.000,- s.d Rp. 95.000,- tergantung besar kecilnya ayam. (harga sewaktu-waktu berubah)

2. Bakmi Mbah Mo, bakmi dari pelosok kampung yang juara

Kuliner Blusukan Jogja
Bakmi mbah mo, Via: www.kabarkuliner.com

Letaknya warungnya memang jauh di kampung, tapi kelezatan bakminya sudah kondang sampai luar Jogja. Bakmi Mbah Mo ini terletak di Kampung Code yang terletak sekitar 3 km dari pusat Kota Bantul. Setiap harinya tempat ini ramai dikunjungi banyak orang yang tidak hanya berasal dari Jogja saja, bahkan ada yang sengaja datang dari luar kota kesini untuk ikut mencicipi kelezatan bakmi Jawanya. Salah satu rahasia kelezatan dari Bakmi Mbah Mo ini adalah penggunaan bahan-bahan dan bumbunya, ayam kampung dan telur bebek salah satunya yang membuat kuah bakminya terlihat kental seperti santan. Jam Buka Bakmi Mbah Mo mulai dari jam 17.00-23.00 WIB. Bakmi Godog, Bakmi Goreng, dan Bakmi Nyemek yang disajikan di warung bakmi ini sangat beragam, antara Rp. 12.000 – Rp. 20.000 per porsi.

3. Bakmi Mbah Gito, makan bakmi di dalam “kandang sapi”

Bakmi mbah gito, via: travel.kompas.com

Eits, ditempat ini kita enggak akan makan didalam kandang sapi beneran kok. Tapi memang kayu-kayu yang digunakan adalah kayu bekas kandang sapi yang ditata sedemikian rupa sehingga terlihat cantik. Hampir semua bahan dan ornament yang digunakan di warung ini adalah kayu mulai dari meja, kursi, dan tiangnya. Selain itu ada tambahan hiasan kelir wayang  sampai dengan bekas bajak sawah dari kayu yang semakin menambah cantik. Yang menarik adalah semua pegawai disini memakai baju tradisional Jawa. Kalau masalah rasa, Bakmi Mbah Gito ini tidak perlu diragukan lagi. Bakmi “kandang sapi” ini bisa ditemukan di Jalan Nyi Ageng Nis, Rejowinangun, Kota Gede. Harganya juga sangat bevariatif, mulai dari Rp 18.000,- sampai Rp 30.000,-.

4. Sabar menunggu di Sambel Welut Pak Sabar

via: jejakkakirani.blogspot.com

Bukan karena nama pemilik warungnya Pak Sabar makanya kita harus sabar menunggu menu makananannya datang. Tapi karena proses memasaknya yang cukup memang waktu karena pak sabar menggunakan bahan-bahan yang masih segar. Warung yang berada di Jalan Imogiri Barat KM 4, Dokaran, Tamanan, Bantul ini menyediakan berbagai menu spesial dari belut dan juga kuthuk (ikan gabus). Dan yang paling banyak diminati orang adalah sambel welutnya. Dalam satu porsi sambe welut tersebut kita bisa menikmati belut dengan balutan sambal yang terasa cukup pedas dan campuran kol, tomat, dan sawi lengkap dengan kuahnya. Satu kilogram sambal belut harganya Rp100 ribu, untuk menu osengnya harga Rp100 ribu per kilogram, untuk harga ikan gabus goreng, harga yang ditawarkan adalah Rp 90.000 per kilogram. Sementara oseng-oseng ikan gabus adalah Rp 100.000 per kilogram. Kemudian Wader goreng adalah Rp 60.000 per kilogram.

5. Menikmati suasana tempo dulu di Kopi Klothok

Kuliner Blusukan Jogja
kopi klothok pakem, via: kopiklotokpakem.blogspot.co.id

Menuju kearah utara Jogja, tepatnya di daerah Pakem ada sebuah tempat bernama Warung Kopi Klothok yang harus didatangi. Warung ini menawarkan suasana rumah tempo dulu dengan ornamen yang saat ini sudah jarang  ditemukan di kota. Bukan hanya suasana tempo dulunya yang bisa kita nikmati ditempat ini. Berbagai makanan dan minuman yang dijual pun adalah makanan-makanan khas Jogja tempo dulu seperti kopi klothok, nasi ketel, sambal dadak, sayur lodeh tempe lombok ijo, sayur lodeh kluwih, sayur lodeh terong, dan jadah goreng. Letaknya yang berada di dekat lereng Merapi membuat suasana sejuk disekitar tempat ini. Untuk harga jangan khawatir karna varian menu disini sangat murah dan terjangkau, mulai dari Rp. 1.000,- sampai RP 10.000-an.

6. Entok Slenget Kang Tanir yang bikin meleleh

Kuliner Blusukan Jogja
entok senget kang tani, via: jajanjogja.com

Untuk yang suka dengan makanan super pedas, Entok Slenget Kang Tanir yang ada di Randu Songo, Donokerto, Turi, Sleman ini wajib banget dicoba. Kelezatan dan rasa pedas entok slenget ini sudah pasti akan membuat siapa saja yang menikmatinya meleleh. Rasa pedasnya berasal dari sambal yang digunakan untuk memasak daging entoknya yang meresap sampai ke dalam.Belum lagi kuahnya yang tak kalah pedas akan membuat kita semakin meleleh. Entong slenget ini disajikan bersama potongan kol dan mentimun yang berguna untuk sedikit menetralisir rasa pedasnya. Untuk harga cukup murah dengan Rp 16.000 itu untuk satu porsi entok slenget, belum dengan nasi dan minum. Nyam!

7. Memesan langsung mangut lele di dapurnya Mbah Marto

Kuliner Blusukan Jogja
mangut lele mbah marto, via: www.yogya-backpacker.com

Dan kuliner blusukan terakhir yang wajib dicoba adalah Mangut Lele Mbah Marto yang berada tidak jauh dari Kampus  ISI Yogykarta di daerah Sewon, Bantul. Dahulunya Mbah Marton berjualan dengan cara berkeliling kampung. Tapi sekarang Mbah Marto menjual dagangannya di rumahnya. Yang paling unik adalah pembeli bisa langsung memesannya didalam dapur Mbah Marto. Sebagian ruangan di rumahnya juga bisa digunakan sebagai tempat untuk menikmati kelezatan makanan ndeso ini.  Jadi berasa seperti makan di rumah sendiri. Harga seporsi mangut lele di warung Mbah Marto cukup murah, Rp 15.000. Harga yang sama juga berlaku untuk menu lain, berongkos, gudeg, dan nasi ayam. Adapun minumannya, es teh dan es jeruk, dijual dengan harga Rp 2,000 per gelas. (harga dapat berubah).

Nah, buat kalian juga yang ingin menikmati nikmatnya wisata kuliner Jogja dan sambil jalan - jalan di Jogja, jangan ragu untuk percayakan perjalan wisata Anda bersama penyedia paket wisata jogja di TripJogja.co.id. Kami siap menjadi partner perjalanan wisata Anda.

Sudah siap blusukan mencari kuliner maknyus di Jogja?

__

Author : Nova AristiantoEditorAjeng Darmista

Goa Jomblang: Sulit Memilih Kalimat Yang Pas Untuk Mendeskripsikannya

Apabila kamu merasa bahwa menyusuri goa dengan menggunakan ban pelampung seperti di Goa Pindul masih kurang memuaskan kebutuhan diri akan petualangan, mungkin kamu bisa mencoba mengunjungi Goa Jomblang. Menyusuri Goa Vertikal dan dihadapkan dengan hutan purba di dasarnya tentunya akan menggugah jiwa petualang kita. Berbeda dengan Goa Pindul, anda tidak akan dihadapkan dengan antrian yang sangat padat karena memang paket wisata di Goa Jomblang begitu eksklusif dan dibatasi pengunjungnya.

Goa Jomblang
Goa Jomblang

Untuk dapat sampai ke Goa Jomblang, kita dapat menempuh perjalanan dengan menggunakan Bus jurusan Yogyakarta-Wonosari maupun kendaraan pribadi untuk sampai ke Jl. Raya Semanu. Di lokasi tersebut, kita akan dijemput dengan tim pemandu untuk kemudian diantarkan ke area masuk Goa Jomblang. Sesampainya di sana kita akan disambut dengan minum dan snack yang memang sudah disediakan karena termasuk ke dalam paket wisata. Selain itu, kita juga akan dipersenjatai oleh para pemandu dengan berbagai perlangkapan standar keamanan untuk vertical caving. Jangan pernah sekalipun menyepelekan tentang perlengkapan keamanan yang dipasangkan pada tubuh kita sebelum melihat sendiri medan yang akan dihadapi.

Setiap penjelajah Goa Jomblang, kita wajib mengenakan coverall, sepatu boot, helm, headlamp dan SRT set yang terdiri dari seat harness, chest harness, ascender / croll, auto descender, footloop, jammer, carabiner, cowstail panjang, serta cowstail pendek.

Vertical Caving yang Memacu Adrenalin

Sebelumnya kita dapat memilih untuk memilih beberapa alternatif jalur yang dapat digunakan untuk melalukan vertical caving yang terbagi berdasarkan kedalaman yang harus ditempuh. Jalur kedalaman Entrance yang lain beragam, mulai dari 40m, 60m hingga 80m dari bibir goa hingga mencapai dasar goa.  Untuk kalian yang baru pertama kali melakukan vertical caving tentunya para pemandu yang baik hati akan menyarankan jalur VIP yaitu jalur tercepat (20 meter). Tantangan yang sebenarnya baru dimulai setelah segala alat pengaman untuk Single Rope Technique (SRT) telah terpasang dengan rapi.

Kita akan ‘diturunkan’ untuk menuju dasar goa dengan menggunakan seutas tali. Selama perjalanan turun berlangsung, secara otomatis kita akan merasakan bergantung tanpa pijakan kaki. Namun, rasa takut yang muncul pun perlahan menghilang ketika menyaksikan berbagai macam kekaguman terhadap mahakarya Tuhan yang luar biasa indah. Berbagai macam vegetasi dan lumut yang menghiasi tebing akan menampakkan eksotisme tersendiri. Tentunya sebuah pengalaman menarik untuk kita yang sehari-hari banyak menyaksikan pemandangan gedung menjulang tinggi.

Luweng Grubug dan Cahaya Surga

Sesampainya di dasar goa, kita akan merasakan sedikit lega karena akhirnya kaki dapat berpijak dengan pasti. Pemandu kemudian akan mengajak kita untuk melanjutkan perjalanan melalui lorong sepanjang 300 meter ke Luweng Grubug. Di Luweng Grubug inilah, kita dapat menemui pemandangan yang kerap disebut-sebut sebagai ‘cahaya surga’. Perjalanan menuju Luweng Grubug pun menemui akhir saat kita mulai menyaksikan pancaran cahaya matahari yang mengintip ke dalam goa dan menyinari flowstone lewat sebuah celah. Tentu saja keindahan cahaya surga tersebut masih bergantung pada cuaca, ketika hari sedang cerah-cerahnya merupakan timing yang paling tepat untuk memaksimalkan wujud cahaya surga yang kita nanti-nanti.

Ber-vertical caving ria dan membayangkan menjadi seorang Indiana Jones yang sedang berpetualang sangat menarik untuk dicoba selagi berkunjung ke Yogyakarta. Kita tentunya dapat memacu adrenalin sembari menikmati eloknya vegetasi hutan purba. (*)

--

Author : Pradipta Akoso | Editor : Ajeng Darmista

INFORMASI WISATA

Waktu operasional: Setiap hari, pukul 10.00 – 14.00

HTM: Rp 450.000,- /orang (minimal 5 orang per group)

Fasilitas:

Aktivitas:

LOKASI

Alamat: Desa Pacarejo, Kec. Semanu, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

Telepon: +62 818-629-901 (08.00-23.00) PEMESANAN

Website: goa-jomblang.com &  Review TripAdvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

Jarak Goa Jomblang dari 0 KM Jogja sekitar 52 Kilometer dari  dan dapat ditempuh selama kurang lebih  1,5-2 jam perjalanan. Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana : 

Dapat ditempuh 1,5-2 Jam dengan menggunakan mobil maupun dengan menggunakan Bus Yogyakarta-Wonosari dengan tarif  Rp 10.000,-  via Jl. Wonosari (Jl.Nasional III) hingga kemudian berbelok ke Jl. Raya Semanu

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

REKOMENDASI TRIPJOGJA

Best time to visit: Lebih baik Pagi jam 6 sudah harus sampai di lokasi untuk melihat pancaran sinar matahari yang sempurna dari dalam goa

What to bring:

Do: Menggunakan pakaian yang menyerap keringat serta nyaman digunakan, mengikuti setiap instruksi dari pemandu. Turut menjaga ekosistem dengan tidak merusak vegetasi aam di dasar Goa Jomblang.

Don’t: Membuang sampah sembarangan karena pengelola bahkan melakukan pembatasan jumlah wisatawan untuk menjaga ekosistem, turun sendirian tanpa pengawasan pemandu dan pengelola.

Kalibiru Jogja: Wisata Spot Foto Terbaik

Yogyakarta selalu punya spot yang ciamik untuk menghabiskan waktu sembari berwisata. Tentunya spot tersebut juga ditunjang oleh panorama yang sedap untuk dipandang mata serta berpotensi tinggi mengundang rasa iri dari teman-teman yang berada dalam jejaring sosial media kita. Kita tentunya dapat mengarahkan tujuan ke sebelah barat dan menemukan sebuah tempat dengan keindahan maksimal dan dapat membuat teman-teman iri berat. Tepatnya di Kabupaten Kulonprogo, Desa Wisata Kalibiru akan menyambut antusiasme berwisata kita kala berkunjung ke Yogyakarta.

Kita dapat menempuh perjalanan sejauh 37 kilometer yang kira-kira akan kita nikmati selama 1,5 jam untuk sampai ke lokasi ini. Menempuh perjalanan melalui Jl. Wates, kita akan berjalan menuju objek wisata yang menyimpan pemandangan yang segarkan mata. Sesampainya di sana kita diharuskan membayar sejumlah biaya retribusi untuk mendapatkan tiket beserta asuransi. Nominal yang perlu dikeluarkan tentunya jauh lebih kecil dibandingkan dengan pengalaman yang akan kita dapatkan. Kita hanya membutuhkan stamina yang cukup prima untuk menjelajahi Kalibiru beserta segala keindahannya yang memukau liburan kita. Kita akan menempuh perjalanan yang relatif berat karena rute yang akan kita tempuh cukup melelahkan namun sebanding dengan pengalaman yang akan kita dapatkan.

Nyatakan Cintamu di Sebuah Gardu

Kalibiru Jogja
Kalibiru Jogja

Usai berjalan di jalan setapak, kita akan sampai di tempat yang cukup tinggi dan tentunya menyajikan pemandangan yang indah. Lanskap yang disajikan begitu lengkap karena berisi pepohonan, Perbukitan Menoreh, Waduk Sermo, serta hamparan langit yang biru. Kita dipersilahkan untuk berfoto di sebuah gardu yang dirancang di pohon dengan membayar 15.000 rupiah saja. Spot ini begitu fantastis terlebih ketika kita datang kala senja menjelang. Sebuah momen tepat untuk menyatakan cinta ketika kita datang bersama calon tambatan hati. Tenang saja, untuk yang hadir tanpa pasangan maupun yang sudah memiliki tambatan hati, gardu ini tetap menyajikan pemandangan yang lekat di hati. Sebuah tips penting apabila kita hendak menyatakan cinta di tempat tersebut, jangan minta dia untuk menjawab saat itu juga. Berada di ketinggian bukanlah tempat yang tepat untuk merasakan kegagalan.

Menguji Nyali dan Ketangkasan

Selain spot foto, Kalibiru tentunya juga menyajikan tantangan bagi kita yang memang gemar mengadu nyali dan ketangakasan. Tersedia juga sebuah paket outbond yang terdiri dari beberapa aktivitas yang tentunya menjawab segala kerinduan kita terhadap sebuah aksi petualangan. Kita akan diajak untuk memanjat tebing untuk kemudian berjalan di atas jaring-jaring. Jangan merasa lega dulu, petualangan masih dilanjutkan dengan berjalan di atas seutas tali dan setapak jembatan kayu. Pada puncaknya, kita dapat merasakan asiknya menggunakan flying fox sambil menikmati sajian pemandangan yang begitu menawan. Rangkaian outbond yang cukup sayang untuk dilewatkan.

Tidak hanya kehidupan, berwisata ke tempat ini juga memerlukan kesabaran dan ketangkasan. Mental kita cukup diuji sejak berada di perjalanan hingga melakukan pendakian yang sederhana. Kita akan sedikit mengeluh walaupun pada akhirnya senyum lebar pun merekah di bibir kita atas segala pengalaman yang penuh berkah. Nah, apa ceritamu tentang Kalibiru?(*)

--

Author : Pradipta AkosoEditorAjeng Darmista

INFORMASI WISATA

Waktu Operasional : Setiap Hari pukul 07.00-17.00

HTM : 

Aktivitas : Penginapan untuk keperluan gathering dan outbond.

Fasilitas : Berfoto di menara pandang, outbond, mengunjungi waduk sermo

Alamat : Jl. Sermo - Kalibiru, Hargowilis, Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

Website :Review Tripadvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

37 Kilometer ( sekitar 1,5 jam)

Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana :

Melalui rute Jl. Wates (Jl. KH Ahmad Dahlan-Jl.RE Martadinata- Ring Road-Jl.KRT Kertodiningrat-Jl.Jembatan Clereng).

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

REKOMENDASI TRIPJOGJA

Best Time to Visit : Sore Hari

What to bring : Sepatu yang nyaman digunakan untuk mempermudah trekking

Do : Memastikan kendaraan anda cukup mumpuni untuk menempuh rute jalan yang menanjak.

Don't : Hindari mengajak teman yang memiliki acrophobia (ketakutan khusus terhadap ketinggian)

Pantai Sadranan: Menyapa Biota Laut yang Menawan dan Menikmati Aktivitas Snorkeling

Diserbu oleh rutinitas dan kesibukan terkadang membuat pikiran kita tidak bebas. Kala penat datang menghampiri, pantai bisa menjadi pilihan yang tepat untuk melepas waktu. Simpan sejenak laptop di sudut kamar, mari menyegarkan pikiran di selatan Kota Pelajar. Berbagai pilihan pesisir siap untuk ditapaki hingga penat dapat terusir. Keindahan pantai beserta segala Kecantikan biota lautnya yang menyertai Pantai Sadranan adalah salah satu pilihan yang terlampau sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Jelajahilah pesisir selatan Yogyakarta untuk menikmati keindahan yang memukau mata di mana Pantai Sadranan adalah salah satunya. Dengan menempuh perjalanan sejauh 65 kilometer, kita akan tiba di sana hanya sekitar 2 jam saja. Perjalanan yang tidak seberapa jauhnya, terlebih ketika kita melewatinya bersama orang-orang tercinta. Berbekal canda tawa dan beberapa cemilan, waktu akan terhambur perlahan hingga kita sampai ke tujuan. Janga lupa membayar sejumlah biaya retribusi di pos yang sudah tersedia, kita hanya perlu mengikuti beberapa petunjuk untuk dapat sampai ke tempat ini. Mengunjungi Pantai Sadranan sudah pasti mengobati kerinduan tentang bagaimana hidup begitu menyajikan kenyamanan.

Pantai Sadranan
Pantai Sadranan

Pemandangan yang Memukau Mata di Pantai Sadranan

Hamparan pasir putih menyaksikan kedatangan kita yang tadinya penat karena kesibukan hingga akhirnya pulang dengan raut wajah penuh kedamaian. Bergegas mengganti pakaian untuk menyapa derasnya ombak adalah pilihan yang tepat seusai beristirahat sejenak. Pastikan untuk mengisi perut terlebih dahulu sehingga kita dapat lebih puas dalam menikmati waktu. Tebing-tebing di sekitar pantai tampak begitu gagahnya untuk kita telusuri dengan mata. Hamparan laut yang luas juga hadir dan siap menyapa kita yang sudah merelakan waktu untuk datang dan berwisata. Sangat disarankan untuk datang lebih pagi untuk dapat mencoba betapa nikmatnya ber-snorkling ria di Pantai Sadranan.

Menyaksikan Biota Laut yang Begitu Menawan 

Tidak perlu repot-repot membawa peralatan snorkeling dari rumah,berbekal uang sejumlah 25.000 rupiah, kita sudah mendapatkan akses untuk menggunakan pelampung, sepatu, serta peralatan untuk snorkeling. Pantai yang cukup dangkal dan landai ini akan menjadi lahan yang menyenangkan untuk kita jelajahi. Masih lekat di ingatan kita betapa kita begitu terhibur ketika menyaksikan Film Finding Nemo dengan setting lokasi yang berada di dasar laut. Berwisata ke Pantai Sadranan tak ubahnya merupakan sebuah langkah minimalis dan praktis untuk mengamati biota laut dengan mata kepala kita sendiri. Disinilah momen yang tepat bagi kita untuk mengeluarkan peralatan underwater camera untuk mengabadikan aksi dan pemandangan yang kita temui di dalam air.

Kata ‘nyadran’ lah yang diilhami hingga kemudian menjadi asal usul nama Pantai Sadranan. Nyadran adalah upacara ritual sedekah laut yang melambangkan betapa Sang Pencipta telah memanjakan warga sekitar dengan berkah hasil tangkapan. Tidak hanya para nelayan, kita sebagai wisatawan tentunya juga perlu banyak mengucap syukur atas segala penghidupan seraya mempersiapkan pikiran untuk kembali kepada rutinitas pekerjaan. (*)

--

Author : Pradipta Akoso | Editor : Ajeng Darmista

INFORMASI WISATA

Waktu Operasional : Setiap Hari

HTM : 

Fasilitas : Kamar mandi, warung, persewaan alat snorkeling

Aktivitas : Snokerling, bermain air

LOKASI

Alamat : Jl. Sadranan, Dusun Pulegundes II, Desa Sidoarjo, Kec. Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

Website :  Review Tripadvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

65 Kilometer

Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana :

Dapat dikunjungi melalui 3 rute yaitu Jl. Wonosari (Semanu-Tepus), Jl.Imogiri (Panggang-Sapto Sari-Tanjung Sari), dan Jl. Bantul (Pleret-Playen-Paliyan-Sapto Sari-Tanjung Sari).

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

REKOMENDASI TRIPJOGJA

Best Time to Visit : Pagi hari untuk mendapatkan pemandangan air yang sedang jernih-jernihnya.

What to bring : Peralatan mandi, baju ganti, sunblock, dan plastik untuk pakaian basah, serta underwater camera untuk mengabadikan momen-memen menyenangkan.

Do : Bermain air dengan aman, jangan terlalu ke tengah laut.

Don't : Datang terlalu larut malam, merusak terumbu karang, menjaring ikan-ikan di laut yang tak berdaya.