Pawai Festival Kesenian Yogyakarta 2018 – Nggak nyangka, bener-bener nggak nyangka. Saya sebagai warga Jogja menyesal karena udah melewati acara Pawai Pembukaan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY 2018) sebanyak 29 kali ditahun-tahun sebelumnya. Entah karena berhalangan atau pas kebeneran lagi ga di Jogja. Pada akhirnya di tahun 2018 ini saya berkesempatan mengikuti prosesi pawai pembukaan event FKY 30, dan 1 kata untuk pawainya: K.E.R.E.N.!

1 Kata untuk pawai pembukaan FKY 2018: K.E.R.E.N.!

FKY 2018, Festival Kesenian Yogyakarta 2018
Pertunjukan tarian tradisional di pawai FKY seperti ini praktis jarang dijumpai di keseharian kita. Pic by @alvinsatria32 Tripjogja

Pawai Sebagai Penanda Dimulainya Festival Kesenian Yogyakarta (FKY 2018)

Seperti yang sudah-sudah, pembukaan event FKY 2018 ini juga ditandai dengan pawai pada tanggal 23 Juli 2018. Dimulai pukul 15.00 hingga selesai menjelang maghrib. Dengan rute start dari Taman Parkir Abu Bakar Ali, Jl. Malioboro, dan berakhir di Kawasan Nol Kilometer.

Hal yang unik dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di FKY 2018 ini selain ada Pawai Pembukaan, akan digelar pula Pawai Mesemeleh

FKY 2018, Festival Kesenian Yogyakarta 2018
Salah satu kontingen pawai yang berasal dari grup seni asal Yogyakarta. Pic by @alvinsatria32 Tripjogja
FKY 2018, Festival Kesenian Yogyakarta 2018
Peserta kontingen grup kesenian kontemporer juga hadir di FKY 2018. Pic by @alvinsatria32 Tripjogja

Pawai Mesemeleh sendiri akan diikuti oleh perwakilan kabupaten-kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang akan diselenggarakan pada 7 Agustus 2018 di Jalan. Malioboro Yogyakarta. Catet yah tanggalnya gaes!

Konsep: Pawai Seni Topeng Yang Menggambarkan Acceptance. Berbeda-beda Namun Tetap Dalam Satu Komunal

Alasan pawai seni ini dikemas dalam bentuk karnaval topeng karena kami ingin mempersembahkan karnaval yang menggambarkan penerimaan (acceptance) atas sifat manusia yang berbeda-beda namun tetap dalam format yang komunal. Sifat yang berbeda-beda itu diperlihatkan dengan topeng yang digunakan dalam pawai. Topeng ini bisa memperlihatkan sifat yang berbeda sekaligus menunjukkan keseragaman pada saat yang bersamaan.  Ungkap Roby Setiawan, Ketua Umum – Direktur Seni dan Kreatif.

FKY 2018, Festival Kesenian Yogyakarta 2018
Topeng ini bisa memperlihatkan sifat yang berbeda sekaligus menunjukkan keseragaman pada saat yang bersamaan.  Ungkap Roby Setiawan, Ketua Umum – Direktur Seni dan Kreatif FKY 2018 ketika diwawancarai oleh Tripjogja.
FKY 2018, Festival Kesenian Yogyakarta 2018
Di tahun 2018 ini, pawai di dominasi oleh karya-karya seni topeng dan tarian kontemporer tradisional. Pic by @alvinsatria32 Tripjogja.

 

 

FKY 2018, Festival Kesenian Yogyakarta 2018
Pawai Seni Topeng Yang Menggambarkan Acceptance. Berbeda-beda Namun Tetap Dalam Satu Komunal

Pawai FKY 2018 kali ini melibatkan 29 Kontingen yang terdiri dari kelompok seni, komunitas kreatif, pusat latihan tari, sanggar seni, serta perwakilan kabupaten dan provinsi dari luar Yogyakarta.

Malam harinya, mulai 19:00 WIB bertempat di Planet Pyramid Jalan Parangtritis, digelar Panggung Pasar Seni yang kali ini dimeriahkan oleh Paguyuban Seni Tari Beksa Wiraga Satria, Obah Mamah, Orkes Pensil Alis, Sido Rukun Gunungkidul (SRGK). Selain itu digelar pula Panggung Jalanan, yang dimeriahkan Risky Bandar, Manusia Patung, dan Doa Ibu.

Kerennya Grup-grup Kesenian Dari Berbagai Daerah Yang Ikut Unjuk Gigi.

Awalnya saya mengira pawai hanya menyajikan atraksi dari kelompok seni yang berbasiskan di kota Yogyakarta, namun ternyata tidak. Berbagai macam kelompok seni dari berbagai kota di Indonesia ikut berpartisipasi di dalamnya. Mulai dari kelompok seni lokal Jogja, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi hingga beberapa daerah di Indonesia Timur seperti Papua dan Sumba.

FKY 2018, Festival Kesenian Yogyakarta 2018
Kesenian tari dari Sumba NTT ikut mewarnai meriahnya pawai pembukaan FKY 2018. Pic by @alvinsatria32 Tripjogja.

Karena belum pernah melihat kesenian Indonesia timur secara langsung, ini jadi hal yang menarik buat saya. Salah satunya adalah grup seni  yang membawakan tarian perang suku Asmat di pawai tampil sangat rancak. Tak kalah juga kesenian dari warga Cangkringan Jogja yang menari menggunakan topeng lengkap dengan lonceng kecil di seluruh tubuhnya, sehingga saat menari terdengar suara “krincing-krincing” yang sangat menarik perhatian. Keren!

FKY 2018, Festival Kesenian Yogyakarta 2018
Mumpung lagi selo, sempetin foto selfie bareng salah satu peserta kesenian naga di FKY 2018 :p :p :p

Last…
FKY 2018 atau FKY ke-30 ini akan berlangsung selama 18 hari, mulai dari 23 Juli hingga 9 Agustus 2018, tentunya akan dimeriahkan berbagai macam program dan kegiatan seni dan budaya di beberapa titik lokasi Daerah Istimewa Yogyakarta. Buat rekan-rekan yang sedang berkunjung ke Jogja di tanggal-tanggal tersebut, wajib banget dateng nih ke acara ini. Bisa datang langsung sendiri atau menggunakan penyedia paket wisata jogja yang sudah terpercaya seperti Tripjogja.

Tunggu artikel liputan lainnya tentang FKY 2018 di web Tripjogja ya! 🙂

NS – Tripjogja

Write A Comment