10 Spot Terbaik Untuk Menikmati Sunset di Jogja

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Sunset atau matahari terbenam adalah salah satu keindahan alam yang banyak dicari orang. Sunset selalu mempunyai daya tarik sendiri pagi para pemburunya, salah satunya adalah suasana tenang yang selalu mengikutinya saat menjelang pergantian hari. Bagi para pecinta fotografi, matahari juga merupakan salah satu objek terbaik untuk bidikan lensanya.

Berikut ini adalah 10 spot terbaik untuk menikmati sunset di  Jogja.

1. Candi Ratu Boko

candi ratu boko, sunset di jogja
Pernah ada anonymous dari Amerika menyeletuk "disini salah satu spot sunset terbaik di muka bumi". Meski terdengar lebay, namun statement itu bukan tanpa dasar. Candi Ratu Boko memang terkenal akan keindahan sunset view-nya.

Bekas reruntuhan Istana Ratu Boko ini tidak hanya menawarkan keindahan pemandangannya saja. Ditempat ini kita juga bisa menikmati suasana romantis dengan balutan sunset cantik. Letak Candi Ratu Boko yang berada diatas bukit membuat suasana cukup sepi yang akan semakin menambah keromantisan.

2. Candi Ijo

Candi Ijo adalah Candi dengan elevasi tertinggi di Jogja. Kita dengan leluasa dapat menikmati diorama senja dari Candi Ijo. Jika ke Jogja, sempatkan untuk mengunjunginya ya! (via: dandhyphotowork[dot]deviantart[dot]com)

Terletak tidak jauh dari Candi Ratu Boko, masih ada Candi Ijo yang bisa dikunjungi untuk menikmati keindahan matahari terbenam di Jogja. Candi Ijo merupakan candi yang letaknya paling tinggi di Jogja. Dari tempat ini kita bisa menikmati pemandangan menuju kearah Kota Jogja maupun perbukitan didekat Gunung Api Purba Nglanggeran. Menjelang senja, matahari akan mulai meredup dan tampak seperti turun diantara tengah-tengah candi. Mau kesini? Rekues aja paket wisata jogja-nya ke Advisor Tripjogja.

3. Embung Nglanggeran

embung nglanggeran
Perhatikan foto diatas. Meski terkesan foto editan, namun dari situ kita sudah bisa menyimpulkan bahwa senja di Embung Nglanggeran itu romantis dan layak banget untuk dijadikan sebagai tempat mengatakan "maukah aku dan kamu jadi kita?" #eh (via: telusurindonesia[dot]com)

Embung Nglanggeran letaknya persis ada bawah Gunung Api Purba Nglanggeran. Embung atau waduk buatan ini dibangun sebagai penampung air yang akan digunakan untuk irigasi kebun buah yang ada disekitarnya. Pantulan dari cahaya dari sinar matahari di kolam raksasa yang berwarna kekuningan adalah salah satu daya tarik utama senja ditempat ini. Semakin malam matahari seolah akan menghilang diatas perbukitan yang berada disebrang embung.

4. Pantai Kesirat

Jangan pernah bayangkan Pantai Kesirat itu memiliki bibir pantai yang panjang dan penuh pasir putih. Enggak! Tapi cobalah sesekali datang kemari menjelang senja. Nikmati turunnya mentari perlahan ditemani suara debur ombak samudera Hindia. Pasti kamu speechless (via: piknikdong[dot]com)

Pantai Kesirat merupakan salah satu pantai yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Namun walaupun disebut dengan nama pantai, ditempat ini kita tidak bisa menemukan hamparan pasir seperti yang bisa kita temukan di pantai pada umumnya. Pantai Kesirat merupakan sebuah tebing yang berbatasan langsung dengan dengan Samudera Hindia.

5. Bukit Parangendog

Nah ini dia. Spot yang belum banyak orang tahu kecantikan alamnya. Ibatrat kita menikmati sunset dari Pantai Parangtritis itu cantiknya seperti bunga desa, kalo dari Bukit Parang Endog cantiknya bisa seperti Raisa. (via: wisata-jogja.net)

Jika pada siang hari di Bukit Parangendog kita akan disuguhi oleh pemandangan atlet paralayang yang sedang terbang diatas lautan. Maka pada saat sore hari kita akan mendapat sajian cantiknya matahari terbenam yang seolah muncul diatas permukaan laut. Warna cahaya matahari yang berwarna kuning keemasan ditambah dengan sepoi angin laut akan membuat suasana menjadi cukup tenang.

6. Gumuk Pasir Parangkusumo

gumuk pasir parangkusumo
Bro sis, pasti banyak yang gak tau ya? Asal muasal pasir sebanyak ini adalah dari debu vulkanik Merapi yang berjarak lebih dari 40 km ke utara! Sekarang mengendap secara alami di dekat pantai dan jadilah area luas yang sunsetable banget. (via: alannobitaphotography[dot]blogspot[dot]com)

Gumuk Pasir Parangkusumo atau yang biasa disebut dengan “Gurun Saharanya” Jogja ini memang merupakan salah satu fenomena yang cukup langka didunia. Ditempat ini kita bisa merasakan sensasi seperti sedang berada di gurun dengan hamparan pasir yang luas. Pada sore hari pun tempat ini tidak kalah cantik.

7. Pantai Parangtritis

sunset di pantai parangtritis
Bicara senja, jangan pernah ragu sama Parangtritis. Pantai legendaris ini memiliki ambience sunset yang ciamik. Bibir pantai, pasir halus, ombak lautan dan tenggelamnya matahari, kurang apa coba? (via: indonesia-tourism[dot]com)

Salah satu daya tarik dari Pantai Parangtritis adalah hamparan pasir hitamnya yang membentang luas yang membuat pemandangannya menjadi sangat eksotis. Selain karena pemandangannya yang cantik, letaknya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota menjadikan Pantai Parangtritis setiap harinya ramai dikunjungi oleh banyak orang. Tidak hanya dari Jogja saja, tetapi juga pengunjung dari luar kota.

8. Watu Lumbung

sunset di watu lumbung jogja
Terletak di sebelah utara Pantai Parangtritis. Senja di Watu Lumbung dinikmati dengan melihat indah view kali Opak dan suasana hijau di sekelilingnya. Cakep bro! (via: ayosebarkan[dot]com)

Kawasan Watu Lumbung yang terletak tidak jauh dari Pantai Parangtritis ini terkenal  sebagai salah satu kampung edukasi. Setiap pengunjung yang datang ketempat ini bisa menukarkan 3 buku bacaan dengan makanan gratis. Selain itu juga pengunjung yang mau membantu memasak atau menyajikan makanan untuk tamu lain juga bisa mendapatkan diskon untuk membeli makanan.

9. Pantai Pok Tunggal

pantai pok tunggal, sunset di pantai
Perhatikan pohon itu! Itu adalah pohon iconic yang dimiliki oleh Pantai Pok Tunggal. Sunset di Pantai Pok Tunggal terlalu sayang untuk dilewatkan (via: sarangpenyamun[dot]wordpress[dot]com)

Pok Tunggal merupakan salah satu pantai dengan pemandangan yang paling cantik di Kabupaten Gunungkidul karena memiliki hamparan pasir putih dan air lautnya yang berwarna biru. Pantai ini sering dijadikan sebagai lokasi untuk beach camp bagi para pecinta alam. Di pantai ini terdapat satu pohon yang menjadi ciri khas sekaligus obyek foto cukup menarik.

10. Puncak Becici

puncak becici, sunset
Naaaah! Ini dia. The rising star destinasi wisata di Jogja mulai tahun 2016, apalagi setelah dikunjungi oleh mantan presiden Amerika Barrack Obama. Gak cuma Hutan Pinusnya yang keren, suasana sunsetnya juga asoy geboy... (via: bentara[dot]id)

Puncak Becici merupakan sebuah bukit ditengah hutan pinus. Dari tempat ini kita bisa menikmati diorama wilayah Jogja dari ketinggian. Pemandangannya yang cantik dan udaranya yang cukup segar membuat semua pengunjung betah berlama-lama ditempat ini. Ditambah lagi dengan perjalanan menuju ke puncaknya yang terbilang cukup mudah karena jalannya yang tidak terlalu menanjak.

Jangan biarkan sore hari lewat begitu saja, ada sunset cantik yang bisa kita nikmati di sekeliling Jogja. Temukan semua tentang info tempat wisata di jogja di tripjogja.co.id (*)

__

Author : Nova AristiantoEditorAjeng Darmista[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

10 Tempat ini Bisa Kamu Datangi untuk menikmati Pemandangan Jogja dari Ketinggian

Ada cara lain yang bisa dilakukan untuk menikmati suasana Jogja dengan cara yang berbeda. Salah satunya adalah menikmati pemandangan Jogja dari ketinggian. Dengan cara ini tentu saja kita bisa menikmati suasana Jogja dari dimensi yang berbeda. Jogja memang mempunyai wilayah yang cukup lengkap mulai dari laut sampai dengan pegunungan. Hal ini lah yang membuat Jogja tidak pernah kehabisan tempat baru untuk dinikmati keindahannya.

Mai kita lihat, 10 tempat yang bisa didatangi untuk menikmati Jogja dari ketinggian.

1. Spot Riyadi

Spot Riyadi adalah tempat terbaru yang sedang hits saat ini untuk menikmati suasana Jogja dari ketinggian. Tempat ini terletak di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten  Sleman. Dikenal dengan Spot Riyadi karena tepat persis didepan rumah warga yang bernama Bapak Riyadi. Ditempat ini kita bisa melihat hamparan sawah hijau dan rumah-rumah penduduk yang terihat kecil. Dari kejauhan juga tampak Candi Prambanan. Sementara jika cuaca sedang cerah, Gunung Merapi yang gagah juga akan menampakan diri.

2. Bukit Bintang

Bagi yang pernah jalan-jalan ke Gunungkidul pasti pernah melewati tempat ini. Bukit Bintang memang berada dijalur utama dari Kota Jogja menuju ke Kabupaten Gunungkidul tepatnya masuk dalam wilayah Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Bukit Bintang akan menjadi sangat ramai pada malam hari karena banyak orang yang datang ketempat ini untuk menikmati kerlap-kerlip lampu yang terlihat cantik dan romantis. Tempat ini bisa menjadi salah satu tempat yang bisa datangi bersama pacar.

3. Puncak Bucu

Masih disekitar Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul ada satu puncak lagi bernama Puncak Bucu yang bisa didatangi untuk menikmati Jogja dari ketinggian. Perjalanan menuju ke Puncak Bucu kita akan melewati hutan-hutan jati dengan daun-daun yang berguguran. Waktu terbaik untuk datang ketempat ini adalah pada sore hari karena kita bisa melihat pemandangan sunset cantik . Untuk yang ingin menikmati  suasana malam yang tenang dan kerlap-kerlip lampu, tempat ini bisa menjadi tempat kemah yang cukup menyenangkan.

4. Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung Api Purba Nglanggeran merupakan sebuah gunung api purba yang kini sudah tidak aktif lagi yang  terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Dari puncak gunung ini kita bisa menikmati pemandangan sekitar yang masih hijau. Pada malam hari pun kita akan disuguhi pemandangan Jogja dengan kerlap-kerlip lampunya. Embung Nglanggeran yang tidak kalah cantik persis ada dibawah gunung api purba ini. Tidak terlalu sulit untuk bisa mencapai puncak Gunung Api Purba Nglanggeran. Hanya butuh waktu sekitar 45 menit sampai satu jam.

5. Candi Ijo

Mungkin ada yang belum tau bahwa Candi Ijo ini merupakan candi yang letaknya paling tinggi di Jogja. Candi Ijo terletak di Desa  Sambirejo,Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Letaknya yang berada pada ketinggian membuat suasana disekitar candi ini cukup sejuk dengan udara yang segar. Selain bisa menikmati pemandangan Jogja dari ketinggian, pada sore hari di Candi Ijo ini kita juga akan disuguhi pemandangan matahari terbenam yang cantik.

6. Bukit Parang Endog

Bukit Parang Endog atau yang biasa dikenal dengan nama Bukit Paralayang ini sebenarnya adalah tempat latihan dan bermain atlet paralayang Jogja. Bukit ini letaknya tidak terlalu jauh dari Pantai Parangtritis dan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Atlet paralayang yang sedang terbang dengan latar belakang hamparan lautan luas  yang berwarna biru adalah pemandangan khas yang ada ditempat ini.

7. Kalibiru

Wisata alam Kalibiru yang terletak  di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo  ini merupakan salah satu tempat wisata Jogja yang paling populer di Instagram. Pemandangan rumah panggung dengan latar belakang Waduk Sermo yang cantik menjadi daya tarik utama dari tempat ini. Banyak orang yang rela antri berjam-jam demi mendapatkan foto dengan spot cantik ini.

Baca Juga : Gardu Pandang Gunung Gajah, Menikmati Lanskap Kulonprogo di Spot yang Jarang Dijamah

8. Kebun Buah Mangunan

Kebun Buah Mangunan ini biasa dikenal juga dengan nama “Negeri Diatas Awannya Jogja”. Jika kita datang pada pagi hari, kita akan disuguhi dengan pemandangan lautan awan yang menutupi kawasan disekitarnya. Namun jika kita datang pada siang hari, pemandangan cantik lain juga tetap siap menunggu kita yaitu berupa pemandangan Sungai Oya yang seolah membelah perbukitan karst yang juga tidak kalah cantik.

9. Puncak Suroloyo

Tidak hanya satu atau dua gunung aja yang bisa dilihat dari tempat ini. Di Puncak Suroloyo ini kita bisa menyaksikan kecantikan beberapa gunung sekaligus yang ada disekitar Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing, Telomoyo, dan Andong. Puncak Suroloyo terletak di Perbukitan Menoreh yang masuk dalam wilayah Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo. Perjuangan untuk bisa sampai ke puncaknya akan terbayarkan dengan pemandangan yang cantik tersebut.

10. Gunung  Kukusan

Gunung Kukusan terletak di perbatasan antara  Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sama seperti di Puncak Suroloyo, di Gunung Kukusan kita juga bisa menikmati pemandangan cantik beberapa gunung sekaligus yang seolah berjajar rapi.

Baca juga : Lepaskan Penatmu di Kebun Teh Nglinggo Kulonprogo

Penasaran kan bagaimana cantiknya pemandangan Jogja dari ketinggian? Jangan lupa kunjungi 10 tempat wisata jogja tersebut. Bagi kalian yang butuh paket wisata jogja untuk liburan bersama keluarga, sahabat, teman kantor, dan lainnya kalian bisa hubungi kami TripJogja.co.id sebagai partner perjalanan wisata kamu selama di Jogja.

Keren! 10 Lokasi Syuting AADC 2 di Jogja ini Wajib Kamu Kunjungi Kalo ke Jogja!

Jreeeeeng!

Siapa yang tidak tau tentang kisah percintaan antara Cinta dan Rangga dalam “Ada Apa Dengan Cinta”? Film Indonesia yang bergenre romantis tersebut  14 tahun lalu pernah menjadi film yang paling laris di bioskop-bioskop Indonesia bahkan sampai juga ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Setelah sekian lama akhirnya kisah Cinta dan Rangga ini muncul kembali dalam “Ada Apa Dengan Cinta 2”.

Fakta yang paling menarik adalah sebagian besar tempat yang dijadikan sebagai lokasi syuting berada di Jogja  dan  sekitarnya. Tentunya pemilihan lokasi pembuatan film AADC  mempunyai banyak alasan dan pertimbangan bagi sang produser. Jogja memiliki hampir semua pemandangan indah, situs sejarah, pusat kuliner dan tempat-tempat berkesenian yang menjadi latar adegan-adegan dalam film tersebut.

Ingin mencoba tapak tilas Cinta dan Rangga, berikut adalah info tempat wisata di Jogja yang menjadi lokasi syuting  AADC2. Simak ya!

1. Pantai Parangtritis

pantai parangtritis jogja
Tampak foto Dian Sastrowardoyo dkk saat syuting AADC 2. Tips kami, jika bro & sis ke Parangtritis, datanglah diwaktu senja. Sunset view Parangtritis termasuk tercantik di Jogja. Bikin baper. (via: piknikdong[dot]com)

Pantai Parangtritis merupakan salah satu pantai yang ada di Jogja tepatnya terletak di Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul. Tidak hanya terkenal dengan kisah mistis tentang Nyi Roro Kidulnya aja, pantai ini juga pemandangan senja yang cukup eksotis. Pantainya yang cukup panjang dengan hamparan pasir hitamnya membuat pemandangannya menjadi sangat cantik. Disisi selatan pantai ini juga dibatasi dengan dinding karang yang cukup tinggi.

Baca Juga: Serunya Sandboarding di Gumuk Pasir Parangkusumo

Jika datang pada sore hari kita akan disuguhi dengan pemandangan sunset yang sangat romantis. Suasana manis di pantai ini sangat tepat menggambarkan kehangatan dan kecerian kisah persahabatan Cinta dan ketiga sahabat karibnya.

Yuk ke sini, dan ajak semua sahabatmu!

2. Candi Ratu Boko

candi ratu boko, aadc 2
Kamu jomblo? Stop baca cation ini. Adegan ini adalah saat Dian Sastro & Rangga ketika kembali akur dan mulai membicarakan masa lalu mereka yang penuh drama percintaan SMA. Ah, sudahlah... (via : cumicumi[dot]com)

Sama seperti di Pantai Parangtritis, sunset di Candi Ratu Boko juga tidak kalah eksotis. Candi Ratu Boko ini merupakan reruntuhan bekas istana kerajaan yang letaknya berada disebuah bukit. Dari tempat ini kita bisa melihat pemandangan kearah Candi Prambanan dengan jelas. Jika cuaca sedang cerah Gunung Merapi yang tampak gagah juga bisa dilihat.

Candi Ratu Boko menjadi lokasi yang indah ketika kita berkunjung di sore hari dimana matahari sudah tidak terik, komplek Candi Ratu Boko yang luas memungkinkan kita memiliki spot tersendiri untuk menikmati pemandangannya.

3. Makam Kotagede

makam raja imogiri
Disinilah tempat peristirahatan para Raja Mataram Kuno. Selain banyak orang berziarah, banyak juga pelancong yang berkunjung untuk mencari tahu cerita sejarahnya. Dengan suasana yang tenang & syahdu, lokasi ini menjadi pilihan untuk syuting AADC 2.

Kotagede dahulu merupakan pusat dari Kerajaan Mataram. Ditempat ini terdapat kompleks pemakaman yang dikhususkan untuk raja-raja Mataram. Komplek makam ini sangat unik karena dibangun dengan perpaduan antara budaya Islam dan Hindu.

Baca juga: Kerajinan perak khas Kotagede juga termasuk kedalam 6 oleh-oleh khas Jogja lho!

Salah satu unsur budaya Hindu yang menonjol adalah gerbangnya yang tampak seperti candi. Kotagede adalah sudut Jogja yang sangat kental nuansa vintage dan retro-nya. Kotagede mampu mewakili pesona masa lalu Jogja yang begitu teduh dan tenang.

4. Sate Klatak Pak Bari

U.E.N.A.K! Meski pertama merasa aneh dengan cara masak & tampilannya, sate klatak menjadi standar "enak" baru bagi para penikmat sate. Enaknya nggak santai!

Sate klatak merupakan salah satu kuliner khas yang ada di Jogja. Yang paling unik dari sate ini adalah tusuk satenya yang menggunakan jeruji besi sepeda. Bumbu yang digunakan untuk memasak sate ini pun cukup sederhana, yaitu garam dan campuran bawang merah. Sate Klatak Pak Bari ini terletak di Pasar Wonokromo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul. Sate Klathak telah menjadi ikon kuliner kota Jogja, tak ada salahnya berburu kuliner dan menikmati sajian sate kambing di malam hari saat di Jogja.

5. Greenhost Hotel

hotel greenhost jogja
Hotel Greenhost memiliki desain yang unik & nggak mainstream, mungkin karena alasan inilah Greenhost dipilih jadi salah satu spot syutingnya AADC 2. (via : www.agoda[dot]com)

Greenhost Hotel terletak di Jalan Prawirotaman II Yogyakarta. Hotel ini punya desain yang cantik dan sangat ramah lingkungan. Salah satu hal yang paling unik dari hotel ini adalah adanya sebuah pipa yang berada dilingkungan hotel yang dijadikan sebagai media tanam. Go Green banget!

6. Klinik Kopi

Klinik Kopi Jogja
Perkenalkan, difoto itu adalah mas Pepenk, founder dari Klinik Kopi. Hebatnya dia adalah bisa menjawab hampir semua pertanyaan mengenai kopi mulai dari proses tanam hingga seduh. Luar biasaaaah! (via: travel.kompas[dot]com)

Sesuai dengan namanya, tempat ini bukan sekedar tempat ngopi biasa. Ditempat yang berlokasi di Jalan Kaliurang KM 7.8 Sleman ini kita bisa mengetahui semua cerita dibalik kopi yang akan kita minum. Bahkan kopi-kopi ada di Klinik Kopi ini merupakan hasil buruan langsung dari sang barista ketempat asalnya langsung.

7. Plengkung Gading

plengkung gading jogja
Plengkung Gading adalah salah satu heritage peninggalan arsitektur ala kerajaan Mataram Kuno. Bangunan dengan tipe seperti ini dapat kita temuka di beberapa sudut kota Jogja terutama yang berdekatan dengan Keraton dan Kotagede. (via : pariwisata.jogjakota.go.id)

Plengkung dahulunya merupakan gerbang menuju ke kawasan Keraton Yogyakarta. Disekitar Keraton terdapat beberapa plengkung yang masih berdiri kokoh sampai saat ini, salah satunya adalah Plengkung Gading . Plengkung yang satu ini teretak disebelah selatan Alun-alun Selatan Jogja. Pada malam hari tempat ini akan disinari lampu warna-warni  yang membuat tempat ini terihat semakin cantik.

8. Sellie Coffee

sellie coffee jogja
"Rangga, yang kamu lakukan ke saya itu jahat!", Satu kalimat ini terucap dari mbak Dian Sastro di adegan AADC 2 di Sellie Coffee ini. Daaaan, jadi viral! :)))) (via : cnnindonesia[dot]com)

“Rangga, apa yang kamu lakukan ke saya itu jahat”. Untuk yang sudah menonton film AADC2 pasti akan ingat dengan adegan tersebut. Nah di Sellie Coffee ini tempat yang dijadikan untuk mengambi adegan tersebut. Sellie Coffee terletak di  Jalan Prawirotaman II tidak teralu jauh dari Greenhost Hotel.

9. Rumah Doa Bukit  Rhema

gereja ayam magelang
Bisa dipastikan hampir semua mata tertegun ketika pertama melihat bangunan ini. Unik & berada di tengah hutan! Inilah Rumah Doa Bukit Rhema yang terkenal dengan sebutan Gereja Ayam. (via : blog.airyrooms[dot]com)

Orang lebih mengenal tempat ini dengan nama Gereja Ayam karena memang bangunan yang sempat terbengkelai ini bentuknya mirip dengan sebuah ayam raksasa. Tapi sebenarnya bentuk bangunan tersebut berbentuk seperti merpati seperti yang diinginkan oleh pemiliknya.

Tempat ini juga bukan sebuah gereja melainkan rumah doa yang bisa digunakan oleh siapa saja dengan latar belakang agama apapun. Letak bangunan unik tidak teralu jauh dari Candi Borobudur yang masuk dalam wilayah Kabupaten Magelang, Jawa  Tengah.

10. Punthuk Setumbu

punthuk setumbu sunrise
Punthuk Setumbu, spot sunrise favorit pelancong yang ingin menikmati indah matahari terbit. Selain harga yang murah, panorama lanskap disini memanjakan mata.

Masih berada disekitar kawasan Candi Borobudur  ada sebuah bukit bernama Punthuk Setumbu yang juga dijadikan sebagai lokasi syuting AADC2. Waktu paling tepat untuk mendatangi tempat ini adalah pada pagi karena dari sini kita bisa melihat sunrise cantik yang  keluar  disela Merapi dan Merbabu. Selain itu kita juga bisa melihat Borobudur dari kejauhan yang tertutup awan. Punthuk Setumbu menjadi tempat rahasia para fotografer untuk mendapatkan foto cantik candi Borobudur dan Gunung Merapi. Kebayang suasananya? Ayo kesana...!

Wah, banyak juga ya lokasi syutingnya, dan semuanya amazing banget! Kamu bisa datengin langsung tuh semua destinasi itu, bisa backpacker bareng temen-temen atau dengan memesan paket wisata jogja ke tour travel di jogja terpercaya langgananmu.

Awas jangan baper ya kalau mengunjungi tempat-tempat tersebut.

__

Author : Nova Aristianto | Editor : Ajeng Darmista

Pantai Sadranan: Menyapa Biota Laut yang Menawan dan Menikmati Aktivitas Snorkeling

Diserbu oleh rutinitas dan kesibukan terkadang membuat pikiran kita tidak bebas. Kala penat datang menghampiri, pantai bisa menjadi pilihan yang tepat untuk melepas waktu. Simpan sejenak laptop di sudut kamar, mari menyegarkan pikiran di selatan Kota Pelajar. Berbagai pilihan pesisir siap untuk ditapaki hingga penat dapat terusir. Keindahan pantai beserta segala Kecantikan biota lautnya yang menyertai Pantai Sadranan adalah salah satu pilihan yang terlampau sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Jelajahilah pesisir selatan Yogyakarta untuk menikmati keindahan yang memukau mata di mana Pantai Sadranan adalah salah satunya. Dengan menempuh perjalanan sejauh 65 kilometer, kita akan tiba di sana hanya sekitar 2 jam saja. Perjalanan yang tidak seberapa jauhnya, terlebih ketika kita melewatinya bersama orang-orang tercinta. Berbekal canda tawa dan beberapa cemilan, waktu akan terhambur perlahan hingga kita sampai ke tujuan. Janga lupa membayar sejumlah biaya retribusi di pos yang sudah tersedia, kita hanya perlu mengikuti beberapa petunjuk untuk dapat sampai ke tempat ini. Mengunjungi Pantai Sadranan sudah pasti mengobati kerinduan tentang bagaimana hidup begitu menyajikan kenyamanan.

Pantai Sadranan
Pantai Sadranan

Pemandangan yang Memukau Mata di Pantai Sadranan

Hamparan pasir putih menyaksikan kedatangan kita yang tadinya penat karena kesibukan hingga akhirnya pulang dengan raut wajah penuh kedamaian. Bergegas mengganti pakaian untuk menyapa derasnya ombak adalah pilihan yang tepat seusai beristirahat sejenak. Pastikan untuk mengisi perut terlebih dahulu sehingga kita dapat lebih puas dalam menikmati waktu. Tebing-tebing di sekitar pantai tampak begitu gagahnya untuk kita telusuri dengan mata. Hamparan laut yang luas juga hadir dan siap menyapa kita yang sudah merelakan waktu untuk datang dan berwisata. Sangat disarankan untuk datang lebih pagi untuk dapat mencoba betapa nikmatnya ber-snorkling ria di Pantai Sadranan.

Menyaksikan Biota Laut yang Begitu Menawan 

Tidak perlu repot-repot membawa peralatan snorkeling dari rumah,berbekal uang sejumlah 25.000 rupiah, kita sudah mendapatkan akses untuk menggunakan pelampung, sepatu, serta peralatan untuk snorkeling. Pantai yang cukup dangkal dan landai ini akan menjadi lahan yang menyenangkan untuk kita jelajahi. Masih lekat di ingatan kita betapa kita begitu terhibur ketika menyaksikan Film Finding Nemo dengan setting lokasi yang berada di dasar laut. Berwisata ke Pantai Sadranan tak ubahnya merupakan sebuah langkah minimalis dan praktis untuk mengamati biota laut dengan mata kepala kita sendiri. Disinilah momen yang tepat bagi kita untuk mengeluarkan peralatan underwater camera untuk mengabadikan aksi dan pemandangan yang kita temui di dalam air.

Kata ‘nyadran’ lah yang diilhami hingga kemudian menjadi asal usul nama Pantai Sadranan. Nyadran adalah upacara ritual sedekah laut yang melambangkan betapa Sang Pencipta telah memanjakan warga sekitar dengan berkah hasil tangkapan. Tidak hanya para nelayan, kita sebagai wisatawan tentunya juga perlu banyak mengucap syukur atas segala penghidupan seraya mempersiapkan pikiran untuk kembali kepada rutinitas pekerjaan. (*)

--

Author : Pradipta Akoso | Editor : Ajeng Darmista

INFORMASI WISATA

Waktu Operasional : Setiap Hari

HTM : 

Fasilitas : Kamar mandi, warung, persewaan alat snorkeling

Aktivitas : Snokerling, bermain air

LOKASI

Alamat : Jl. Sadranan, Dusun Pulegundes II, Desa Sidoarjo, Kec. Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

Website :  Review Tripadvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

65 Kilometer

Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana :

Dapat dikunjungi melalui 3 rute yaitu Jl. Wonosari (Semanu-Tepus), Jl.Imogiri (Panggang-Sapto Sari-Tanjung Sari), dan Jl. Bantul (Pleret-Playen-Paliyan-Sapto Sari-Tanjung Sari).

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

REKOMENDASI TRIPJOGJA

Best Time to Visit : Pagi hari untuk mendapatkan pemandangan air yang sedang jernih-jernihnya.

What to bring : Peralatan mandi, baju ganti, sunblock, dan plastik untuk pakaian basah, serta underwater camera untuk mengabadikan momen-memen menyenangkan.

Do : Bermain air dengan aman, jangan terlalu ke tengah laut.

Don't : Datang terlalu larut malam, merusak terumbu karang, menjaring ikan-ikan di laut yang tak berdaya.

Tiket Pantai Trisik Cuma 5K Saja? Ternyata Begini Keindahannya!

Selain Pantai Parangtritis yang sudah pasti dikenal setiap wisatawan, di Yogyakarta, terdapat pula pantai yang tidak kalah cantik dan menariknya, yakni Pantai Trisik. Pantai ini terletak di bagian barat Yogyakarta, yaitu di Kulon. Pantai satu ini termasuk ke dalam golongan pantai selatan. Pantai tersebut memiliki ombak yang besar dan ganas.

Tujuan wisata Kulon Progo ini menampilkan area pantai yang juga dekat dengan area persawahan, sungguh unik bukan. Sehingga, Kamu akan merasakan pantai dengan nuansa pedesaan di area pesisir. Pantai ini juga merupakan pantai yang akan pertama kali ditemukan di kawasan Kulon Progo. Pantai Trisik Gunung Kidul ramai didatangi pengunjung pada hari biasa bahkan pada hari libur pengunjung sampai membludak.

Fasilitas yang Tersedia

Fasilitas Pantai Trisik
Image by @najmutsaqib

Selain menikmati deburan ombak, Kamu juga bisa menikmati dan menggunakan fasilitas yang ada di Pantai Trisik. Apa saja sih fasilitasnya, yuk lihat di sini :

Jam buka dan aktivitas yang dapat Kamu lakukan

Pantai Trisik sendiri tidak ada batasan waktu mau kesini pukul berapa, serta buka pada setiap hari. Tetapi, jika ingin melihat aktivitas nelayan melawan ombak, pengunjung bisa kesini pada pukul 09.00 sampai 10.00 WIB dan jika ingin melihat para nelayan beradu dengan ombak dan lepas ke laut, Kamu bisa kesini antara pukul 04.00 sampai pukul 06.00 WIB.

Aktivitas di Pantai Trisik
Image by @najmutsaqib

Banyak aktivitas seru yang dapat Kamu lakukan di Pantai Trisik, ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan.

Masyarakat di daerah Trisik sadar betul akan pelestarian penyu, upaya yang dapat dilakukan warga di sana adalah melakukan konservasi penangkaran penyu. Kamu bisa melihat langsung aktivitas bagaimana perawatan dan penangkaran penyu yang baik dan sesuai aturan.

Selain penangkaran penyu, warga sekitar juga memanfaatkan eceng gondok untuk bahan kerajinan, seperti tas, sandal, hingga tikar, dan kerajinan lainnya yang terbuat dari eceng gondok. Pengunjung bisa melihat langsung bahkan ikut berlatih membuat kerajinan eceng gondok dengan warga sekitar.

Hal yang paling menyenangkan di Pantai Trisik saat ini adalah berenang. Para pengunjung bisa berenang di Pantai Trisik ini, tetapi juga harus berhati-hati jangan sampai berenang pada saat ombak sedang pasang.

Di Pantai Trisik masih kental dengan suasana pedesaan, dengan kesederhanaan para nelayan menjadikan pantai ini menarik pengunjung. Kamu bisa melihat aktivitas para nelayan sembari menunggu matahari terbenam. Matahari terbenam merupakan hal yang paling ditunggu saat liburan ke pantai.

Kalau ingin mengikuti upacara tradisi ini, pengunjung bisa kesini pada tanggal 1 Muharam. Upacara Sedekah Laut dilakukan sebagai rasa syukur nelayan, karena sudah diberikan rezeki melalui laut.

Lokasi dan Rute Perjalanan menuju Pantai Trisik

Pantai Trisik Yogyakarta berada di Desa Trisik, Kecamatan Brosot, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rute menuju lokasi wisata pantai ini berjarak 37 km dari pusat Jogja, rute yang paling mudah dilewati adalah melewati Jalan Bantul, sampai di perempatan Palbapang, belok ke arah timur dan lurus saja melewati Jembatan Kali Progo. Lalu ikuti petunjuk arah ke Pantai Trisik Yogyakarta, Kamu sudah sampai di lokasi.

Lokasi Pantai Trisik
Image by @hery.sst

Tetapi, yang perlu diingat tidak ada transportasi untuk menuju ke daerah ini. Maka solusinya adalah pengunjung harus bawa kendaraan sendiri atau juga bisa menyewa motor yang disewakan oleh warga sekitar

Harga Tiket Masuk Pantai Trisik Yogyakarta

Harga Tiket Masuk di Pantai Trisik
Image by @iwanfebriy

Kalau Kamu ingin menikmati keindahan pantai dan deburan ombak dengan harga yang murah, bisa langsung datang ke tempat ini. Berapa sih harga tiket masuk laguna Pantai Trisik yang indah ini ?

KeteranganHarga Tiket
Tiket MasukRp. 5.000,- / orang
Parkir MotorRp. 2.000,-
Parkir MobilRp. 5.000,-

Oh ya, ada sedikit tips untuk yang ingin mampir ke tempat wisata pantai ini. Lebih baik, bawa bekal makanan dan minuman sendiri dari rumah.

Karena di pantai tersebut masih sedikit yang menjual makanan dan minuman, dan kalau mau menikmati angin di pantai ini sebaiknya datang pada pagi hari atau sore hari, karena pada siang hari cuaca disini sangat panas. Satu lagi, kalau liburanmu tidak mau ribet atur saja di TripJogja.co.id sebagai penyedia paket wisata di Jogja. Kamu juga bisa mengunjungi Pantai Glagah dan Pantai Congot.

Ayo, sebarkan keindahan Pantai Trisik dengan nuansa pedesaan. Kasih tahu teman-teman Kamu ya tentang pantai yang masih jarang terjamah manusia ini.

Seru! Ini Dia Pantai Glagah Dan Aktivitas Apa Saja Yang Bisa Dilakukan Di Sana

Traveler sejati pasti tidak asing dengan nama Pantai Glagah. Tempat wisata Kulon Progo ini masuk pada jajaran pantai yang populer setelah Parangtritis. Bahkan, Kamu akan sering melihat foto dengan background bangunan pemecah ombak berbentuk tetrapod di timeline media sosialmu. Saking populernya, Kamu bisa menemukan berbagai fotonya hanya dengan hashtag #PantaiGlagah.

Mitos Pantai Glagah tidak jauh-jauh dari penghuni Pantai Selatan yakni Nyi Roro Kidul. Percaya atau tidak percaya, Kamu tetap harus menghormati kepercayaan masyarakat sekitar. Terlepas dari hal itu, Pantai Glagah menjadi destinasi yang super kece untuk liburanmu. Untuk itu, menarik banget mengupas tentang pantai ini mulai dari fasilitas hingga harga tiketnya.

Fasilitas Yang Tersedia

Fasilitas di Pantai Glagah
Image by @novaamalia_

Beberapa fasilitas penunjang yang ada di tempat wisata ini cukup mumpuni sehingga Kamu akan merasa betah. Ini dia daftarnya:

Jam Buka Dan Aktivitas Yang Dapat Dilakukan

Meng-eksplore Pantai Glagah tentunya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Kamu diberikan kesempatan untuk itu dengan dibukanya destinasi wisata selama 24 jam. Tanpa batasan waktu, Kamu akan terpuaskan oleh suasana pantai yang santai.

Jam Buka Pantai Glagah
Image by @karinanonanoo

Sepanjang hari, Kamu bisa merasakan sensasi berpetualang di pantai yang terkenal akan lagunanya. Apa saja aktivitas yang bisa dilakukan? Yuk, simak di bawah ini:

Ombak pantai yang besar akan menjadi tempat bermain air yang seru. Meski begitu, Kamu tetap harus berhati-hati, ya. Nah, tipikal pasir pantai di Glagah berwarna hitam nan lembut. Jika terkena sinar matahari, tampak berkilat-kilat. Mainkan pasir dan ombak sesukamu, ya!

Dengan ATV, Kamu bisa menelusuri sepanjang tepian pantai. Kendaraan yang biasa digunakan untuk menerjang medan terjal ini akan mengantarkanmu ke seluruh bagian pantai. Tinggal sewa saja di sekitar pantai, ya! Kalau tidak berani naik ATV, silahkan pilih sepeda sebagai alternatifnya.

Di area pantai, Kamu bisa menyewa sampan untuk kemudian mengelilingi perairan. Harganya sendiri bervariasi tergantung dari besar kecilnya ukuran. Kamu juga bisa naik sampan mengelilingi pantai.

Di sekitar pantai, ada sebuah perkebunan buah yang memiliki nama Kusuma Wanadri. Kamu bisa juga berburu ragam buah seperti melon, buah naga, dan juga semangka pada area seluas 3,5 hektar. Cicipi secara gratis hingga puas.

Pantai Glagah juga akan menjadi tempat yang tepat untuk berkuliner-ria. Berbagai makanan khas laut bisa Kamu temukan di warung atau restoran sekitar. Kamu juga bisa mencari oleh-oleh berupa seafood yang menggoda. Harganya pun bervariasi dan terkenal cukup murah. Jika ingin berwisata lebih lama, Kamu juga bisa memanfaatkan penginapan di tempat wisata ini.

Mengajak serta anak-anak bukanlah halangan untuk menikmati fasilitas di pantai ini. Kamu bisa mengajaknya main kolam yang ada di area pantai. Pastikan Kamu memberi pengawasan padanya, ya!

Lokasi dan Rute Pantai Glagah

Lokasi dari pantai kece ini ada di Desa Glagah. Tepatnya ada di Kecamatan Temon. Masuk ke wilayah administratif Kabupaten Kulon progo. Untuk menuju ke pantai ini, Kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi dengan rute sebagai berikut.

Lokasi Pantai Glagah
Image by @ryriinuyy0605

Jika melewati Jalan Bantul, maka Kamu bisa mengikuti arah Palbapang Bantul. Setelah itu, ambil kanan ke Jalan Srandakan dengan melewati Jembatan Srandakan. Setelah bertemu dengan lampu merah, Kamu tinggal belok kiri. Beberapa menit kemudian, sampailah di Pantai Glagah.

Harga Tiket Masuk Pantai Glagah

Harga Tiket Masuk Pantai Glagah
Image by @danielsadana_

Harga tiket masuk di lokasi wisata dan wahana Pantai Glagah 2019 terbaru bisa Kamu lihat pada tabel di bawah. Cek satu per satu, ya!

KeteranganHarga Tiket
Tiket MasukRp. 5.000,- / orang
Parkir MotorRp. 3.000,-
Parkir MobilRp. 10.000,-
Parkir BusRp. 20.000,-
Parkir Mini BusRp. 10.000,-
Perahu BebekRp. 20.000,-
Perahu Wisata (14 Orang)Rp. 80.000,-

So, itulah ulasan mengenai Pantai Glagah yang sayang untuk dilewatkan. Jika Kamu ingin meng-explore tempat wisata ini sebaiknya menggunakan jasa paket tour jogja dari TripJogja.co.id. Kami akan memberikan layanan terbaik untuk memberikan pengalaman berharga liburan di Jogja.

Tunggu apa lagi, pesan paket wisatanya, dan nikmati liburan bermutu bersama kami. Siap untuk menjelajah Pantai Glagah dan seluruh penjuru Kulon Progo?

Pantai Depok: Nikmatnya Menyantap Hidangan Laut Segar Hasil Tangkapan Sang Nelayan

Selain pesona alam, deretan pantai di selatan Yogyakarta juga menyimpan potensi kuliner yang tidak kalah menarik untuk dicoba. Pantai Depok misalnya, pantai yang berlokasi sangat dengat dengan Pantai Parangtritis ini menyajikan pesona wisata kuliner yang memikat lidah kita kala berkunjung ke sana. Berbagai macam sajian seafood yang masih segar hasil keringat dari para nelayan di sekitar sana dapat menyembuhkan rasa lapar yang sering muncul saat sedang berwisata.

Terletak di bagian selatan Daerah Istimewa Yogyakarta tepatnya di Kabupaten Bantul, Pantai Depok merupakan salah satu alternatif tujuan wisata yang dapat kita kunjungi ketika berada di Yogyakarta. Kita hanya perlu menempuh jarak sekitar 47 Kilometer dari pusat kota menuju ke arah selatan melalui Jalan Parangtritis. Hadir dengan kondisi jalan yang cukup mulus, apabila lalu lintas sedang cukup lenggang kita dapat sampai di Pantai Depok dengan menempuh 45-60 menit perjalanan. Waktu yang cukup lama bagi kita untuk membayangkan lezatnya menyantap ikan segar selama berada dalam perjalanan.

Pantai Depok
Pantai Depok

Sesampainya di Pantai Depok, mata kita akan melihat banyak kapal nelayan bertengger di pinggir pantai. Kapal-kapal inilah yang menjadi sarana dan harapan hidup para nelayan dalam berburu ikan dan hewan laut lainnya yang dapat mengobati kita dari rasa lapar. Kapal-kapal ini menjadi saksi sepak terjang dan kerja keras para nelayan yang nantinya dapat kita nikmati dengan sambal, nasi, dan lalapan.

Olahan Seafood Pantai Depok yang Masih Segar

Pantai Depok menjadi salah satu rekomendasi lokasi wisata untuk melepas lelah selepas kunjungan ke Pantai Parangtritis dan ber-sandboarding ria di Gumuk Pasir Parangkusumo. Hal ini dikarenakan keahlian para pengusaha lokal dalam meramu sajian yang menggugah selera dan dapat mengobati rasa lapar kita. Pantai Depok yang juga memiliki TPI (Tempat Pelelangan Ikan) ini dipenuhi oleh berbagai warung makan yang menyajikan olahan seafood yang masih segar dengan harga yang terjangkau.

Kita dapat memilih lokasi santap siang secara acak di tempat ini karena rata-rata pemilik warung telah diberkati dengan keterampilan memasak yang memanjakan lidah kita. Dari mulai kepiting, udang, kakap, cumi-cumi, cakalang, dan berbagai macam ikan lainnya dapat kita nikmati dalam bentuk yang sudah matang di Pantai Depok. Namun sedikit tips dari kami adalah untuk memilih lokasi yang cukup ramai sehingga kita mendapatkan siklus ikan laut yang masih segar karena saking banyaknya pelanggan. Lebih baik sedikit mengantri untuk mendapatkan kualitas bukan? Apabila kita masih merasa ragu dengan keterampilan pemilik warung dalam memasak ikan, kita juga dapat membeli ikan mentah secara langsung dari para nelayan maupun penjual ikan untuk kemudian dimasakkan di warung-warung yang tersedia.

Apabila kita terlalu lama dalam menunggu antrian makanan, kita pun dapat melihat sekitar untuk menghilangkan rasa bosan. Sebeum rasa lapar menurunkan mood anda, Pantai Depok juga menjajakan berbagai macam cemilan dan makanan ringan yang dapat kita beli sebagai penunda rasa lapar.

Jogja Air Show

Selain sajian makanan yang menggugah selera, Pantai Depok juga memiliki sebuah event yang dapat membuat kita berdecak kagum. FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) DIY memiliki kegiatan tahunan bertajuk ‘Jogja Air Show’ yang diisi dengan pertunjukan terjun payung, paralayang, gantole, paramotor, serta aeromodelling yang sangat menakjubkan. Tidak hanya dari dalam negeri, atlet-atlet aero sport dari negara-negara lain pun turut berpartisipasi dalam kegiatan tahunan ini. Tentunya kita perlu menyiapkan kacamata hitam agar mata kita tidak terlalu lelah karena mentap langit secara langsung saat matahari sedang terik-teriknya.

Tidak hanya memuaskan jiwa dan mata, deretan pantai di Selatan Yogyakarta juga menyajikan kepuasan bagi lidah anda. Pantai Depok lah yang menjadi tuan rumahnya.(*)

Author : Pradipta Akoso | Editor : Ajeng Darmista

Waktu Operasional : Setiap hari, mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB

HTM : Retribusi Kendaraan dan Perorangan (Rp.5000/kepala)

Fasilitas:  Kamar Mandi, Rumah Makan, Pasar Ikan, Mushola

Aktifitas:

Event Khusus : Jogja Air Show

Alamat : Jalan Pantai Depok, Parangtritis, Kecamatan Bantul, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta,

Website : Review Tripadvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

Jarak tempuh dari No Kilometer Yogyakarta ke Pantai Depok kurang lebih 28 km, Dengan Estimasi Waktu tempuh 45 - 60 menit. Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana :

Untuk sampai pada lokasi Pantai Depok, Anda bisa menggunakan jalur menuju Pantai Parangtritis dan sebelum sampai pada Pantai Parangtritis belok ke kanan menelusuri pantai. Atau dengan jalur lain yaitu sebelum Anda memasuki portal pembayaran akomodasiPantai Parangtritis, Anda belok ke kanan dan mengikuti jalan aspal langsung menuju pantai Depok.

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

Best Time to Visit :

What to bring :  Tisu basah dan Hand Sanitizer

Do : Mengunjungi Pantai Parangtritis sebelum melepas lelah sambil mengisi tenaga di Pantai Depok.

Don't :

Nikmati Romantisme Senja di Jogja dari Tepi Pantai Indrayanti

Jogja tidak hanya menawarkan wisata budaya dan sejarah saja. Wisata alam di Jogja pun tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Mulai dari pegunungan sampai dengan pantai yang indah bisa kita temukan di Jogja. Salah satunya adalah Pantai Indrayanti yang terletak di Kabupaten Gunungkidul ini. Jika sudah mulai bosan dengan keadaan kota yang ramai, Pantai Indrayanti bisa menjadi salah satu alternative tempat yang bisa dikunjungi untuk sekedar menenangkan diri.

Bernama Asli Pantai Pulang Syawal

Jika disebutkan nama Pantai Pulang Syawal, pasti tidak banyak orang yang tau tentang pantai tersebut. Padahal Pantai Pulang Syawal adalah nama resmi dari Pantai Indrayanti. Pantai yang terletak di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul ini memang lebih dikenal dengan nama Pantai Indrayanti. Nama Indrayanti sendiri sebenarnya adalah nama sebuah café atau restoran yang persis ada dipinggir pantai ini. Dan sampai saat ini nama Indrayanti lebih sering digunakan untuk menyebut pantai ini.

Romantisme yang Ditawarkan Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti
Pantai Indrayanti

Pasir putih yang kontras dengan birunya air laut adalah salah satu romantisme yang ditawarkan oleh Pantai Indrayanti. Suara deburan ombak yang menggerus gugusan pasir ditepi pantai juga semakin menambah suasana menjadi lebih romantis. Tidak ada salahnya untuk menceburkan diri dan mencoba untuk bermain ombak. Ombak di Pantai Indrayanti termasuk tidak terlalu besar dan cukup aman untuk dijadikan sebagai tempat bermain. Namun perlu dipatuhi juga rambu-rambu larangan atau batasan tempat mana saja yang boleh dijadikan sebagai tempat untuk bermain dan berenang. Karena salah satu penyebab sering terjadinya musibah di pantai adalah ketidak patuhan pengunjung terhadap peraturan yang ada. Seperti kata pepatah, lebih mencegah daripada mengobati kan?

Ada cara lain lagi untuk menikmati romantisme Pantai Indrayanti, yaitu dengan cara memanjat ke bukit karang ada disebelah barat pantai ini. Tidak terlalu sulit untuk sampai bisa ke puncak bukit karang tersebut. Selain tidak terlalu tinggi, sudah ada jalan yang bisa digunakan sampe keatas puncak. Dari puncak ini kita bisa memandang pasir putih dan birunya laut yang menghampar luas. Tidak hanya Pantai Indrayanti saja yang bisa dilihat dari tempat ini, tetapi juga pantai-pantai lain yang ada disekitarnya seperti Pantai Watu Lawang.

Namun untuk yang tidak terlalu suka bermain ombak dan pasir. Berjemur bisa menjadi aktivitas yang bisa dilakukan sembari meminum es kelapa muda dan menikmati suara deburan ombak.

Sunset dan Dinner Romantis

Tidak lengkap rasanya jika datang ke Pantai Indrayanti namun tidak mencicipi kuliner seafoodnya di Restoran Indrayanti. Resto ini menawarkan konsep resto pantai terbuka dengan gazebo-gazebo cantik seperti yang biasa ditemui di Bali. Dari resto ini kita bisa melihat langsung pemandangan kearah laut lepas. Sambil menikmati makanan dan minuman yang ada kita juga akan ditemani suara deburan ombak yang sangat menenangkan. Tapi waktu yang paling tepat untuk menikmati suasana romantis Pantai Indrayanti adalah pada sore hari menjelang malam pada saat matahari hendak tenggelam. Masih kurang romantis apa kalau bisa makan ditepi pantai ditemani suara deburan ombak yang bersahut-sahutan dan ditambah cantiknya langit senja?

Perjalanan jauh ke Pantai Indrayanti akan terbayar semua dengan pemandangan indah dan romantisme yang bisa kita dapatkan. Ada satu peraturan unik yang ada di Pantai Indrayanti, setiap pengunjung yang tertangkap basah membuang sampah sembarangan akan dikenakan denda.

Yakin masih enggak mau ke Pantai Indrayanti?

__

Author : Nova Aristianto | Editor : Ajeng Darmista

-oOo-

Tentang Pantai Indrayanti

Waktu Operasional : 24 jam setiap hari.

HTM : Rp 10.000/orang, usia dibawah 5 tahun gratis.

Fasilitas: Tempat parkir, Penginapan, Restoran, Toilet, Sewa pelampung, Sewa tikar, Sewa payung.

Aktifitas:

Alamat : Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul

Telepon : -

Website : Review TripAdvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

Jarak Pantai Indrayanti dari 0 KM Yogyakarta sekitar 67 km dan dapat ditempuh kurang lebih selama 2 jam. Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana : 

Cara paling gampang menuju kesana adalah dengan menggunakan kendaraan pribadi baik sepeda motor ataupun mobil. Rute yang bisa diambil dari kota adalah 0 KM – Jalan Wonosari - Piyungan -Bukit Bintang -Patuk -Hutan Bunder -Wonosari - ke kanan/selatan ambil kawasan Karangrejek - belok kiri/timur menuju Hargosari - Bintaos –Tepus sampe dengan rambu berikutnya. Jika menggunakan kendaraan umum, naik bus jurusan Jogja-Wonosari dari Terminal Giwangan. Setelah itu dilanjutkan dengan bus kecil jurusan Wonosari-Tepus. Sampai di Tepus perjalanan harus dilanjutkan dengan ojek karena sudah tidak ada lagi angkutan umum yang sampai ke pantai.

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

Best Time to Visit : Pagi hari (belum terlalu panas), sore (sudah tidak terlalu panas sekalian nunggu sunset)

What to bring : baju pantai, kacamata, sunblock, baju ganti, peralatan mandi, kamera.

Do : Bermain ombak, berjemur, menikmati keindahan pantai dari atas bukit karang, mencicipi seafood di restorannya, melihat sunset

Don't : Membuang sampah sembarang, datang pada saat libur panjang, berenang ditempat yang sudah dilarang.

Pantai Sundak: Menunggu Mentari Tiba di Pesisir

Pantai Sundak sebuah pantai yang dalam beberapa tahun terakhir banyak disorot sebagai pantai pasir putih yang indah. Terletak di Kabupaten Gunungkidul yang merupakan wilayah yang sangat menarik untuk dieksplorasi oleh para penggiat wisata. Berbagai macam objek wisata dengan berbagai bentuk dan rupa tersebar di wilayah ini. Wilayah yang kuat dikaitkan dengan pantai ini memiliki barisan pantai yang tersebar di pesisir selatan pulau jawa.

Dengan menempuh jarak sekitar 60 kilometer dari pusat kota, kita dapat sampai ke Pantai Sundak dengan menempuh  2 jam perjalanan. Kita hanya perlu berhati-hati dalam perjalanan karena medan yang dilewati cukup berkelok-kelok. Tak perlu terlalu terburu-buru, keamanan dalam berwisata adalah yang paling utama bukan?

Pesona Pasir Putih Alami

Berbeda dengan yang kita temui di Pantai Parangtritis dengan pasir hitamnya. Sesampainya di sana mata kita akan dimanjakan oleh hamparan pasir putih yang menghampar di pesisir pantai. Sebelum bermain air dan berfoto-foto, tentunya kita harus memanjakan dahaga yang muncul selama di perjalanan. Tak perlu mencari terlalu jauh, kita dapat menemukan banyak penjaja makanan dan minuman di kawasan Pantai Sundak.

Selepas melepas dahaga, tentunya sangat bijak bagi kita untuk menikmati pemandangan yang ada. Ber-selfie ­ria mungkin menjadi pilihan yang tepat untuk mengabadikan momen berharga bersama orang terdekat. Apabila kita meng-upload foto-foto yang kita ambil di Pantai Sundak bukan tidak mungkin satu-dua followers anda akan mengira bahwa lokasi pengambilan foto tersebut berada di pesisir kepulauan lombok karena hasil foto yang kalian sajikan.

Pantai Sundak
Pantai Sundak

Menikmati Sunset di Selatan Pulau Jawa

Menjelang sore hari adalah waktu yang tepat untuk bersih-bersih diri dan menanti terbenamnya matahari. Pantai Sundak menyuguhkan tontonan gratis berupa rona langit yang berpautan dengan tenggelamnya matahari. Momen indah ini pun layak untuk diabadikan sebagai kenang-kenangan. Menjelang malam, pikiran kita pasti dihadapkan dengan 2 pilihan. Pertama adalah berkemas dan bersiap pulang, atau mendirikan tenda, menikmati malam dalam canda, dan menanti terbitnya matahari. Pada akhirnya, tangan bergerak secara otomatis dan tenda itu pun sudah berdiri dan siap menemani hingga hari menjelang pagi.

Serunya Camping dan Berburu Pesona Sunrise di Pantai Sundak

Sunrise di Pantai Sundak juga turut menghadirkan pesona yang indah. Angin pagi yang berhembus di pesisir dipadukan dengan pemandangan yang indah di langit tentunya sangat berharga untuk dilewatkan bersama dengan teman-teman maupun keluarga tercinta. Langit yang indah inilah yang menemani kita sembari menyiapkan peralatan untuk memasak sarapan pagi. Tentunya momen seperti ini sangatlah langka dan sangat layak untuk dinikmati. Karena padatnya rutinitas yang kita hadapi dan aktivitas yang seolah tanpa henti, momen-momen menikmati terbitnya matahari seperti ini mungkin dapat dihitung dengan jari.

Terbiasa dengan rutinitas yang padat yang monoton dan selalu menghadirkan suasana yang itu-itu saja, melewati malam hari dengan mendirikan tenda di Pantai Sundak mungkin terasa ada-ada saja. Mengamati mentari yang perlahan mengintip dan menyibak gelap malam tentunya merupakan salah satu terapi pengobat kejenuhan yang diakibatkan oleh rutinitas.

__

Author : Pradipta Akoso | Editor : Ajeng Darmista

-oOo-

Tentang Pantai Sundak

Waktu Operasional : Setiap hari

HTM : Rp 10.000

Fasilitas: 

Aktifitas: 

Alamat : Desa Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta

Telepon : -

Website : Review TripAdvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

arak tempuh dari Jogja menuju lokasi Goa Kalisuci kurang lebih 60 Kilometer atau dengan waktu tempuh 2 jam. Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana : 

Dapat ditempuh melalui dua alternatif rute yaitu melalui Jl. Imogiri (Selopamioro-Panggang-Saptosari-Tepus) dan Jl. Wonosari (Semanu-Tepus). Tidak disarankan untuk menggunakan angkutan umum karena terlampau sulit.

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

Best Time to Visit : Pada pagi atau sore hari karena tidak terlalu panas

What to bring : Pakaian ganti, alat mandi, sunblock,

Do :

Don't : 

Pantai Parangtritis: Tak Hanya Mistis, Tetapi Juga Romantis

Pantai-pantai di Kabupaten Gunungkidul memang sedang hangat-hangatnya diperbincangkan belakangan ini karena keindahan panorama dan pasir putihnya yang menawan. Namun, pantai pasir hitam yang satu ini pun sebenarnya tidak kalah mempesona. Jauh sebelum pantai-pantai di Gunungkidul terekspos oleh media, Pantai Parangtritis sudah terdengar ke seluruh penjuru nusantara.

Kita dapat sampai ke Pantai Parangtritis dengan menempuh 1 jam perjalanan melalui Jl. Parangtritis. Sebagai salah satu pantai yang cukup melegenda di Yogyakarta, tidak akan sulit menemukan arahan penunjuk jalan untuk sampai ke sana. Bus jurusan Parangtritis adalah salah satu cara yang cukup mudah dan murah untuk sampai ke sana. Sesuai dengan namanya, Jalan Parangtritis memang merupakan salah satu jalur utama untuk menuju ke Pantai Parangtritis.

Pantai Parangtritis
Pantai Parangtritis

Walaupun tergolong objek wisata populer, biaya retribusi di luar biaya parkir tergolong murah untuk tiap kepala yang hendak berkunjung ke Pantai Parangtritis. Cukup mengeluarkan uang Rp 5.000,- saja, kita sudah dapat mengunjungi pantai pasir hitam ini. Berkunjung di Pantai Parangtritis pada sore hari, maka kita akan menemukan pemandangan yang megah di depan mata kita.

Senja Yang Memanjakan Mata

Masyarakat sering kali mengkaitkan Pantai Parangtritis dengan Legenda Ratu Selatan atau Ratu Kidul. Erat dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis, kita mungkin kadang tidak tersadar bahwa parangtritis juga menawarkan sisi romantis.

Tampilan visual yang dapat ditangkap dengan mata itu bernama senja. Di Pantai Parangtritis, matahari dengan malu-malu bersembunyi untuk beristirahat tanpa sadar bahwa rona nya dapat menyihir para penikmatnya. Perpaduan warna-warna indah yang terlukiskan di langit tentunya merupakan momen yang sangat berharga. Tentunya, agenda menikmati senja di Pantai Parangtritis dapat dicatatkan ke agenda rencana perjalanan anda dan pasangan di momen liburan selanjutnya.

Menjajahi Bibir Pantai

Terlalu cepat sampai ke Pantai Parangtritis tentunya bukanlah sebuah bencana besar bagi agenda kita menyaksikan panorama senja di sana. Untuk menunggu matahari pulang dan bersembunyi, kita dapat mencoba menjajah bibir pantai dengan sebuah ATV. Bermodalkan uang sebesar Rp.50.000,-, kita dapat mengisi waktu dengan menjelajahi Pantai Parangtritis dengan mengendarai All Terrain Vehicle selama 15 menit. Durasi yang tidak terlalu lama, namun cukup untuk modal bercerita pada sanak saudara ketika kita pulang.

Cara Lain Menikmati Senja

Menikmati senja di Pantai Parangtritis dapat kita lakukan dengan cara yang berbeda. Beberapa kereta kuda beroda 2 yang lebih sering disebut Bendi, siap menemani anda mengagumi senja. Bayangkan saja, menyusuri bibir pantai dengan kereta kuda yang beratapkan langit-langit berwarna jingga yang seolah tersenyum dengan penuh rona. Tentunya Pantai Parangtritis menyajikan salah satu pengalaman romantis yang tak biasa.

Di balik segala mitos dan legenda masyarakat yang seolah terdengar mistis, Pantai Parangtritis menyajikan langit sore hari yang romantis. Kita layak untuk menikmati senja di sana. Tentunya tembang ‘Parangtritis’ dari Didi Kempot dapat hadir sebagai soundtrack yang tepat dalam memandangi langit senja dan mengagumi lukisan alam karya Yang Maha Kuasa.

__

Author : Pradipta Akoso | Editor : Ajeng Darmista

-oOo-

Tentang Pantai Parangtritis

Waktu Operasional : -

HTM : 

KeteranganHarga
Biaya RetribusiRp. 5.000,- / orang
Parkir MotorRp. 2.000,-
Parkir MobilRp. 10.000,-
Sewa ATV (15 menit)Rp. 50.000,-
Sewa Kereta KudaRp. 20.000,- / putaran

Fasilitas: 

Aktifitas: 

Alamat : Jalan Parangtritis km 28, Parangtritis 55188,Indonesia

Telepon : +6285646629038

Website : Review TripAdvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

30 Kilometer di selatan Nol Kilometer
Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana : 

Dari 0 kilometer, kita harus menuju ke timur dan berbelok ke kanan untuk menuju Jl. Brigjen Katamso. Setelah itu terus melaju ke selatan untuk menyusuri Jl. Parangtritis hingga kemudian berbelok ke kanan menuju Jl. Pantai Parangkusumo untuk kemudian menuju ke arah kiri. Kita juga dapat mengunakan mengunakan bus jurusan Parangtritis dari Terminal Giwangan.

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

Best Time to Visit : Sore Menjelang Senja

What to bring : Pakaian ganti

Do :

Don't :