Media social seperti Instagram saat ini sepertinya sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian orang. Hal ini merupakan salah satu bentuk eksistensi diri entah itu dengan cara mengunggah foto-foto hasil liburan maupun kulineran. Bahkan ada beberapa tempat yang awalnya tidak banyak diketahui orang akhirnya menjadi sangat terkenal setelah ada seseorang yang mempostingnya ke media sosial.
Jogja memang istimewa. Bukan hanya tempat wisata saja yang rame dikunjungi oleh banyak orang, tapi jembatan yang notabene adalah sarana penyebrangan juga bisa menarik banyak orang untuk berkunjung karena memang punya pemandangan yang cukup cantik.
Mana aja sih jembatan-jembatan yang lagi hits tersebut? cek yuuk...

Untuk yang pernah berkunjung ke Kebun Buah Mangunan pasti pernah melihat jembatan gantung ini. Jembatan ini memang terlihat dari tempat tersebut. Jembatan Gantung Selopamioro terletak di Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Jembatan ini meintas diatas Sungai Oya dan dikeliingi oleh perbukitan karst yang cukup tinggi. Jembatan ini mulai terkenal setelah menjadi lokasi syuting salah satu provider telekomunikasi di Indonesia. Jembatan Gantung Selopamioro dibangun dengan konstruksi baja dan kayu yang dijadikan sebagai landasan. Hanya pejalan kaki, sepeda, dan sepeda motor saja yang bisa melewati jembatan ini. Itupun harus antri karena jembatan ini hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan saja setiap jalan. Pemandangan akan menjadi lebih cantik saat musim kemarau karena air Sungai Oya akan berubah menjadi hijau tosca.

Jembatan Gantung Bawuran yang menghubungkan Desa Bawuran dan Desa Gunungkelir di Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul ini biasa dikenal juga dengan nama Jembatan Perak. Jembatan ini melintas disebuah sungai yang berada ditengah persawahan. Selain bisa menikmati jembatan ini dengan latar belakang pemandangan sawah kita juga bisa melihat aktivitas petani yang ada disekitarnya. Jembatan Gantung Bawuran ini dikenal banyak orang setelah ada yang memposting fotonya di Instagram.

Jembatan yang satu ini terletak di Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Lokasi dimana jembatan ini berada merupakan satu saksi kedahsyatan erupsi Gunung Merapi pada tahun 2010 lalu. Sebagian besar jembatan yang melintas diatas Kali Kuning ini rusak dan menyisakan sebagian bangunan jembatannya yang tetap terihat cantik. Dulunya Jembatan Plunyon ini merupakan salah satu lokasi foto prewed favorit di Jogja.

Sama seperti jembatan yang lainnya, Jembatan Gantung Lemah Abang ini juga digunakan sebagai sarana penyebrangan bagi warga yang tinggal di Desa Gayam Harjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman dan Desa Ngoro-oro, Kecamatan Pathuk, Kabupaten Gunungkidul. Jembatan ini berwarna kuning mirip dengan Jembatan Gantung Selopamioro. Jembatan Gantung Lemah Abang ini dibangun pada tahun 1996 dan letaknya tidak terlalu jauh dari Gunung Api Purba Nglanggeran.

Dan jembatan yang paling Instagram-able di Jogja adalah Jembatan Sesek Mangir. Jembatan sesek merupakan sebutan untuk jembatan yang dibuat dari bambu. Jembatan Sesek Mangir ini dibuat diatas Sungai Progo dan menghubungkan Desa Mangir yang masuk dalam wilayah Kabupaten Bantul dan Desa Lendah yang masuk dalam wilayah Kabupaten Kulonprogo. Pada saat musim hujan jembatan ini sering rusak karena terkena terjangan arus Sungai Progo yang cukup besar.
Cantik-cantik bukan jembatannya? Sudah siap berselfie ria? Jangan lupa masukan kelima jembatan tersebut kedalam tempat wisata jogja yang wajib dikunjungi saat di Jogja. Butuh paket wisata jogja yang menarik? Hubungi TripJogja.co.id sebagai partner liburan kamu di Jogja.
__
Author : Nova Aristianto | Editor : Ajeng Darmista
