Tamansari Jogja: Mengintip Kesegaran Permandian Para Istri Raja

Tamansari Jogja – Tamansari Water Castle ini merupakan bekas tempat pemandian istri-istri raja dari Keraton Ngayogyakarta. Pernah membayangkan seperti apa bentuk tempat pemandian raja-raja dan keluarganya seperti apa? Jika penasaran, jangan lupa kunjungi Tamansari Jogja Water Castle yang berada di pusat kota Yogyakarta.

Taman Persembahan Untuk Istri-istri Sultan

Tamansari Water Castle dibangun atas perintah Pangeran Mangkubumi atau Sri Sultan Hamengkubuwono I. Taman ini dibangun sekitar 500 meter dari Keraton Ngayogyakarta di dekat sebuah umbul (mata air) yang dipersembahkan untuk istri-istrinya yang telah membantu selama peperangan. Taman yang dibangun tersebut berupa sebuah pulau dan danau buatan yang dikelilingi sebuah kebun yang dipenuhi dengan berbagai tanaman bunga. Aroma wangi akan menyeruak keseluruh taman pada saat bunga tersebut mekar. Selain itu taman ini juga dilengkapi dengan dengan kanal air yang menghubungkan Tamansari Water Castle dengan Keraton. Dahulu luas keseluruhan taman ini mencapai lebih dari 10 hektare. Namun sekarang yang tersisa hanya tinggal beberapa bagiannya saja namun masih cukup terawat dan bisa dinikmati keindahannya seperti Umbul Binangun, Pulo Kenanga, Pulo Cemeti, Gedhong Gapura Ageng, Gedhong Lopak-lopak, dan Sumur Gumuling.

Tamansari Jogja
Tamansari Jogja

Menikmati Suara Gemericik dan Kesejukan Air di Umbul Pasiraman Tamansari Water Castle

Umbul Binangun merupakan salah satu bangunan utama dari Tamansari Water Castle yang masih terjaga sampai saat ini. Ditempat inilah dahulunya Sultan dan keluarganya mandi pada hari-hari atau bulan tertentu. Ada 3 kolam besar yang masih bisa kita lihat ditempat ini yaitu Umbul Muncar, Blumbang Kuras, dan Umbul Binangun.

Umbul Muncar merupakan kolam yang terletak disisi paling utara. Kolam ini digunakan sebagai tempat mandi untuk bagi para selir dan putri sultan. Disamping kolam ini terdapat bangunan yang digunakan sebagai tempat untuk berganti baju para selir dan putri. Terletak bersebelahan dengan Umbul Muncar terdapat sebuah kolam yang bernama Blumbang Kuras, kolam ini berfungsi sebagai kolam untuk menguras atau membersihkan semua aliran air yang ada di Tamansari Water Castle ini.

Sementara itu Umbul Binangun yang hanya diperuntukan untuk tempat mandi sang permausuri ini dipisahkan oleh sebuah bangunan dengan menara yang cukup tinggi. Menara tersebut digunakan oleh sultan untuk melihat istri-istrinya yang sedang mandi. Sementara bagian bawah gedungnya digunakan sebagai tempat untuk berganti baju. Penataan pot-pot Bunga ditambah suara gemericik dan birunya air yang ada di kolam tersebut akan semakin menambah suasana menjadi semakin tenang. Bisa dibayangkan pada jaman dahulu saat tempat tersebut masih dikelilingi oleh kebun bunga, pasti suasananya lebih cantik dan indah.

Bergaya Ala Foto Model di Sumur Gumuling

Selain Umbul Pasiraman, masih ada 2 tempat lagi yang paling banyak dikenal dan didatangi orang di kompleks Tamansari Water Castle ini, yaitu Sumur Gumuling dan lorong penghubung antara Umbul Pasiraman dan Pulo Cemeti. Bagi para pecinta fotografi, tempat ini adalah obyek foto yang sangat cantik. Bahkan tidak jarang ada beberapa pasangan pengantin yang melakukan foto pre-wedding ditempat ini. Ditempat ini pun kita bisa bergaya ala model professional. Bahkan beberapa film dan band terkenal pernah menjadikan tempat ini sebagai lokasi untuk pengambilan gambar.

Tamansari Water Castle bisa menjadi sebuah oase kesejukan saat kita jalan-jalan di Yogyakarta. Tempat ini pun sangat indah untuk dijadikan sebagai obyek fotografi. Tidak ada alasan untuk tidak datang ke Tamansari Water Castle.

__

Author : Nova Aristianto | Editor : Ajeng Darmista

-oOo-

Tentang Tamansari

Waktu Operasional : Setiap hari, pukul 08.00 – 14.00

HTM : Rp 5.000/orang. Untuk Sumur Gumuling gratis

Fasilitas: 

  • Tempat parkir
  • Toilet
  • Pemandu Wisata (Tidak termasuk harga tiket)

Aktifitas: 

  • Menikmati keindahan kolam pemandian keluarga kerajaan.
  • Memotret keindahan di Sumur Gumuling, lorong, dan Umbul Pasiraman.

Alamat : Jl. Taman, Kraton, Yogyakarta 55133

Telepon : –

Website : Review TripAdvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

Jarak Tamansari Water Castle dari O KM Jogja sekitar 2 km yang dapat ditempuh dalam waktu 10 menit. Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana : 

Dari O KM Jogja bisa ditempuh dengan cara berjalan kaki dalam waktu kurang lebih selama 15 menit. Jalur yang bisa dilewati adalah 0 KM Jogja – Jl. Pangurangaka – Alun Alun Utara – Jl. Rotowijayan – Jl. Ngasem – Pasar Ngasem – Tamansari Water Castle. Atau bisa menuju ke Tamansari Water Castle dengan menggunakan becak.

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

Best Time to Visit : Pada pagi hari (belum terlalu panas dan banyak orang)

What to bring : Kamera, Kacamata, Baju santai, sunblock (bila diperlukan), Air Minum

Do : Jelajahi semua bagian dari Tamansari Water Castle, Mengambil foto dengan latar belakang Tamansari Water Castle, berkeliling kampung sekitar Tamansari Water Castlekarena kita bisa melihat Kampung Cyber, pusat kerajinan batik, dan melihat aktivitas penduduk sekitar

Don’t : Buang sampah sembarangan, corat-coret tembok, memanjat dinding di Pulo Cemeti

Summary
Review Date
Reviewed Item
Tamansari Jogja
Author Rating
51star1star1star1star1star

OmNic

Life learner, traveling enthusiast & culinary addict.

Leave a Reply

Close Menu