Kota Jogja sangat terkenal dengan street foodnya yang enak dan murah meriah. Selain street food, Jogja terkenal dengan kulinernya yang tentunya menggoyang lidah para penggemar wisata kuliner.
Gudeg, mangut lele, mie ayam, ayam geprek, jajanan kaki lima, boleh Anda sebutkan semuanya, ada di Jogja. Termasuk di dalamnya adalah hidangan olahan bebek. Ada beberapa nama yang bisa disebut sebagai legenda di kota Jogja ini.
Penasaran? Yuk kita lihat satu-satu.

Warung bebek goreng H. Slamet berdiri sejak tahun 1986 di Sukoharjo dan didirikan oleh H. Slamet Raharjo dan Hj. Baryatin. Saat ini cabangnya sudah tersebar hingga 34 cabang. Di Jogja sendiri ada empat cabang warung bebek goreng H. Slamet.
Olahan bebek di warung H. Slamet ini terasa istimewa karena daging bebeknya empuk dan bumbunya gurih. Proses memasak daging bebek hingga mendapatkan tekstur yang empuk tersebut membutuhkan waktu sekitar 12 – 13 jam.
Menu bebek andalan di warung ini adalah bebek original dan bebek kremes. Kedua menu ini termasuk menu laris yang sering sekali dipesan oleh para pelanggan. Kemudian ada lagi menu yang laris, yakni bebek remuk.
Untuk mendampingi makan selain nasi hangat, Anda bisa mencoba sambal korek di sini. Sambal ini super pedas dan hanya diperuntukkan bagi Anda penggila pedas.
Sambal ini sebenarnya adalah sambal bawang yang diberi sedikit minyak panas dari wajan untuk menambah cita rasanya. Sambal korek dan bebek goreng serta nasi hangat akan membuat Anda lupa diri dan makan terus sampai tandas.
Penasaran bagaimana rasanya? Silakan datang sendiri ke cabang Jogja terdekat dengan tempat Anda tinggal.
Lokasi: Jl. Kolonel Sugiyono No.26, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta
Jl. Letjen Soeprapto, Ngampilan, Yogyakarta
Jl. Affandi, Karang Gayam, Catur Tunggal, Depok, Sleman
Jl. Ringroad Utara No.99, Jombor Lor, Sinduadi, Mlati, Sleman
Jam Buka: 10.00 – 20.00 WIB
Harga: Rp. 28.000; – Rp. 136.000;

Warung Bebek Goreng Cak Koting merupakan salah satu tempat makan yang terkenal di Jogja. Menu favorit yang dikenal luas dan menjadi andalan adalah tentu saja bebek goreng.
Warung bebek goreng Cak Koting ini berdiri sejak tahun 1991. Berawal dari warung tenda, rumah makan milik Cak Koting dan Bu Meti istrinya, kemudian berkembang menjadi besar yang muat menampung 100 orang.
Keunikan warung bebek Cak Koting ini adalah daging bebek yang diolah tidak berbau amis dan tekstur dagingnya lembut. Jangan lupakan juga kremesan yang ditaburkan di atas bebek gorengnya, enak dan tidak menggumpal.
Jangan lupakan sambal ijo yang menjadi andalan pendamping bebek goreng di warung ini. Bebek goreng kremes, sambal ijo, nasi hangat adalah perpaduan yang endes luar biasa. Tak heran jika menu ini merupakan andalan warung ini.
Sejak tahun 2017, warung bebek ini berpindah tangan dan berganti manajemen. Akan tetapi nama Cak Koting dan semua menu serta resepnya masih tetap dipertahankan sama seperti sebelumnya.
Lokasi: Jalan Doktor Sutomo No. 57, Bausasran, Danurejan, Yogyakarta
Jam Buka: 09.00 – 23.00 WIB
Harga: mulai dari Rp. 24.000;

Ketika membahas olahan bebek, ada nama yang tidak boleh terlewat yaitu Bebek Goreng Umar Plentheng. Tempatnya yang jauh di dekat Pantai Samas, tidak menyurutkan pecinta kuliner untuk datang ke sana.
Keunikan bebek goreng di warung Pak Umar ini adalah potongan daging bebeknya yang besar-besar dan bumbunya yang meresap masuk ke dalam dagingnya. Pak Umar tidak pernah menambahkan penyedap rasa di dalam bumbu yang dipakai.
Ia hanya menggunakan bawang merah, kunir, jahe, dan rempah-rempah lainnya. Semuanya merupakan bumbu pilihan. Bebek gorengnya memang terkenal karena enak dan gurih.
Cara memasaknya pun masih mempertahankan cara tradisional yakni menggunakan tungku dan kayu bakar. Daging yang sudah dibumbui tersebut dimasukkan ke dalam kukusan atau dandang dalam bahasa Jawa. Kemudian dimasak dengan menggunakan kayu bakar.
Setelah dikukus hingga empuk selama tiga jam, kemudian bebek goreng tersebut digoreng hingga kering. Dan rasanya sangat enak, dagingnya empuk.
Selain menu olahan bebek, di warung bebek goreng Umar Plentheng ini juga menawarkan menu olahan ayam, menthog, dan kalkun. Untuk kalkun, Anda harus memesannya terlebih dahulu karena tidak setiap saat tersedia.
Oya, jangan lupa untuk menambahkan sambal bawang dan sambal terasi untuk pendamping makan bebek goreng Anda. Dijamin akan nambah terus saking enaknya. Boleh nambah, tapi ingat kolesterol ya.
Lokasi: Jalan Samas, RT 72, Dusun Baran, Srigading, Sanden, Bantul.
Jam Buka: 10.00 – 20.30 WIB
Harga: mulai dari Rp. 15.000;

Menyebutkan bebek enak di Jogja, tidak bisa tidak untuk menyebutkan Bebek Goreng Kang Dono atau Bebek Goreng Mbah Dono.
Meskipun letaknya cukup jauh dari pusat kota Jogja, akan tetapi kenikmatan bebek gorengnya tidak menyurutkan para pecinta dan pelanggannya untuk selalu mengunjungi warung ini.
Lokasi warung Kang Dono ini berada di jalan Parangtritis, sebelah selatan Tembi. Jika Anda datang dari arah kota Jogja, Anda akan melewati kampus Institut Seni Yogyakarta. Anda bisa mengambil arah lurus ke selatan, melewati Tembi.
Warungnya sederhana, akan tetapi jangan tanya menu bebeknya ya. Endulita pokoknya!
Cita rasa bebek goreng warung Bebek Goreng Kang Dono ini konon memang berasal dari resep keluarga.
Bebek Goreng Kang Dono memiliki tekstur yang lembut, tidak kenyal, dan rempah-rempah dengan cita rasa asin yang meresap hingga ke dalam daging. Di sepanjang tepi tulang, terdapat daging yang renyah dan kriuk.
Dalam satu porsi, hidangan bebek goreng disajikan bersama nasi, lalapan yang terdiri dari irisan timun dan daun kemangi, serta daun pepaya yang tidak memiliki rasa pahit. Tidak dapat diabaikan, tambahan yang paling khas adalah sambal lombok hijau.
Cara terbaik untuk menikmati hidangan ini adalah dengan menggunakan tangan, dengan menggabungkan daun pepaya, nasi hangat, serpihan daging bebek goreng, dan sambal lombok hijau – hasilnya dijamin lezat dan akan membuat Anda ketagihan.
Lokasi: Jl. Parangtritis km 8, Timbulharjo, Sewon, Bantul
Jam Buka: 13.00 – 23.00 WIB
Harga: mulai dari Rp. 6.000;
Bebek goreng Jogja merupakan salah satu kuliner unggulan Jogja selain gudeg dan aneka jajanan khasnya. Daging bebek yang empuk, berpadu dengan bumbu-bumbu yang membuatnya menjadi khas dan ketika digoreng menjadi bebek goreng yang gurih dan menggoyang lidah.
Setelah membaca ulasan kami mengenai kuliner bebek goreng Jogja ini, apakah Anda tertarik untuk mengunjungi warung-warung bebek terkenal ini? Dijamin Anda akan nambah terus dan terus.
Tetap up-to-date dengan destinasi wisata menarik dan kuliner terjangkau di Yogyakarta melalui paket wisata Jogja kami. Jadi, pastikan Anda selalu mendapatkan informasi terbaru.
Kunjungan berikutnya ke Jogja akan lebih mudah karena Anda tak perlu lagi bingung mencari tempat wisata atau kuliner yang lezat.
