Candi Pawon merupakan candi peninggalan agama Budha yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Candi ini diperkirakan dibangun pada pertengahan Abad 8 M bersamaan dengan Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Prambanan. Sejak masa Kerajaan Mataram Kuno sampai saat ini, Pawon Candi tetap berdiri kokoh dan bahkan masih digunakan untuk upacara Waisak umat Budha.
Candi Pawon dikenal juga sebagai Candi Laras dan merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO. Candi ini memiliki arsitektur menarik dan ada yang percaya bahwa candi ini menyerupai lumbung tempat menyimpan padi. Anda juga akan belajar banyak tentang bermacam tokoh dan adegan dalam kepercayaan Budha dari detil relief candi.
Dalam Bahasa Jawa, pawon memiliki arti dapur dengan asal katanya awu atau abu. Tambahan ‘pa’ dan ‘an’ merujuk pada suatu tempat, yaitu perabuan. Konon, candi ini menjadi tempat menyimpan abu jenazah Raja Indra dari Dinasti Syailendra.
Sementara itu, nama lain Pawon Candi adalah Brajanalan yang berasal dari bahasa Sansekerta. Vajra berarti halilintar dan anala berarti api. Menurut mitologi India, Dewa Indra memang mempunyai senjata Vajranala dan diyakini bahwa senjata itu berada dalam Candi Pawon. Jadi, candi ini Bernama Pawon karena menjadi tempat senjata Vajranala milik Raja Indra.
Candi Pawon Yogyakarta ditemukan pada akhir abad 19 dan mulai dipugar pada 1897-1903. Pada 1904 candi diperbaiki, lalu pada 1908 perbaikan dilanjutkan oleh Van Erp.
Candi ini merupakan candi Budha dan diperkirakan dibangun oleh Dinasti Syailendra antara abad 8 dan 9 Masehi. Namun, belum ada data yang cukup kuat untuk menyatakan waktu pastinya candi dibangun.
Menurut Casparis, Pawon Candi merupakan tempat menyimpan abu jenazah Raja Indra (782-812 M), yaitu ayah dari Raja Samaratungga. Di suatu ruangan pada badan candi, kemungkinan pernah ada Arca Bodhisattva. Arca tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada Raja Indra karena dianggap sudah mencapai tataran Bodhisattva.
Beberapa ahli bahkan berpendapat bahwa Candi Pawon Yogyakarta adalah pintu gerbang Candi Borobudur karena ada kemiripan reliefnya. Di sini umat Budha membersihkan badan dan pikiran dari kekotoran batin.





Cagar budaya Candi Pawon menawarkan perpaduan keelokan bangunan serta keindahan relief di sekeliling badan candi. Anda juga dapat mengagumi pemandangan sekitar kawasan di mana candi berada.
Setelah membaca ulasan candi ini di paket wisata Jogja, jangan ragu untuk segera menyiapkan agenda khusus berkunjung ke Candi Pawon.
