Menu makanan dengan bumbu kacang tidak hanya sate. Bumbu kacang pun akan lezat saat berpadu dengan sayuran dalam menu lotek, kupat tahu, maupun pecel. Berikut adalah tempat makan legendaris berbahan dasar sayuran dan cocok untuk para vegetarian.

Menu lotek sudah cukup umum di Yogyakarta. Ada anggapan lotek adalah salad versi Indonesia. Lotek Teteg termasuk legendaris karena sudah ada sejak 1968. Dulu nama warung adalah ‘Sederhana’. Pelangganlah yang memberikan nama ‘Warung Lotek Teteg’ karena letak warung dekat dengan pagar (teteg) rel kereta api.
Saat ini pengelolanya adalah Bu Nur dan termasuk generasi kedua. Menu yang ditawarkan tentu saja lotek dan gado-gado. Racikan sayuran matangnya masih ditambah potongan tomat dan selada segar yang menambah cita rasanya.
Kelebihannya terletak di porsinya yang besar. Jika mengintip ke dapurnya, Anda bisa melihat cobek sangat besar untuk meracik bumbunya. Ternyata cobek berukuran 80 cm tersebut merupakan ide dari Pak Untung yang merupakan pendiri warung dan ayah dari Bu Nur. Penggunaan cobek besar bertujuan agar lebih praktis dan menjaga cita rasa bumbu kacang tetap sama. Hasilnya adalah bumbu kacang yang lebih pekat dari lotek di tempat lain. Akhirnya, penggunaan tersebut tetap dipertahankan sampai sekarang.
Lokasi warung makan Lotek Teteg tidak jauh di sebelah timur Stasiun Lempuyangan. Tempatnya nyaman, luas, dan cukup teduh. Anda dapat memilih tempat duduk atau lesehan untuk menikmati menu di sini. Menu utama tentu saja lotek dan gado-gado, sedangkan menu pendampingnya ada bermacam jus, aneka gorengan, dan kerupuk.
Harga menu lotek Rp15.000, sedangkan gado-gado dibanderol Rp16.000 per porsi. Untuk aneka jus, harganya berkisar antara Rp9.000 sampai Rp10.000. Sementara untuk minuman lainnya, kisaran harganya hanya Rp3000-Rp4000.
Warung makan Lotek Teteg buka mulai pukul 08.00 sampai 17.00 setiap hari. Jika Anda datang tepat saat jam makan siang, pasti suasananya akan sangat ramai dan penuh.
Alamat Lotek Teteg adalah Jalan Argolubang No.184, Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Lokasinya berada di seberang SPBU Lempuyangan.

Warung Kupat Tahu Pak Budi SGM juga termasuk legendaris karena sudah ada sejak 1957. Letaknya sangat strategis dan mudah dicapai karena berada tepat di ujung lampu merah selatan Pabrik Sarihusada Generasi Mahardika atau SGM.
Keunikannya terletak pada racikan kuah kupat tahu. Resep asli kupat tahu khas Magelang adalah kuah bumbu kacang. Namun, Pak Budi mengubahnya menjadi kuah kecap dan gula jawa. Resep inipun tetap bertahan hingga kini atau sudah selama 65 tahun. Bahkan banyak pengunjung rela lama antri demi seporsi kupat tahu Pak Budi SGM.
Isian menu kupat tahu terdiri atas irisan ketupat, tahu, tempe bacem, kobis, kerupuk, dan irisan daun jeruk. Setelah itu, racikan disiram kuah kecap. Uniknya lagi, tahunya tidak digoreng sampai keemasan. Tahu hanya digoreng beberapa detik hingga masih berwarna agak putih.
Usaha Kupat Tahu Pak Budi dikelola keluarga sendiri. Sesuai wasiat almarhum Pak Budi, warung ini tidak membuka cabang. Jadi, Anda hanya dapat mengunjungi satu tempat untuk menikmati kelezatan Kupat Tahu Pak Budi khas Jogja.
Harga satu porsi kupat tahu biasa adalah Rp13.000, tetapi kupat tahu spesial Rp20.000. Lauk pendampingnya berkisaran antara Rp1.000 sampai Rp5.000. Menu minuman seperti teh, dawet, jeruk atau kopi berkisar Rp4.000 sampai Rp6.000 saja. Sementara aneka jus, harganya sekitar Rp6.000 sampai Rp10.000. Anda juga bisa memesan es soda gembira atau sup buah spesial seharga Rp15.000 per porsi.
Jam operasional warung Kupat Tahu Pak Budi SGM mulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB. Warung buka setiap hari, tetapi dalam sebulan pasti ada 3 hari libur yang tanggalnya tidak tentu.
Alamat warung makan Kupat Tahu Pak Budi adalah Jl. Veteran No. 27, Muja-Muju, Umbulharjo, Yogyakarta.

Lotek Bu Bagyo bermula di Colombo sejak 1986. Warung pertama malah berada di timur perempatan Jalan Sagan Yogyakarta dan hanya berupa tenda. Kemudian, lapak pindah ke Jalan Gejayan Sleman dan masyarakat pun mengenalnya sebagai Lotek Colombo.
Racikan lotek di warung Bu Bagyo terjamin kesegarannya karena mengambil sayuran langsung ke produsen atau petani sayur. Kemudian, keunikan lotek Colombo ada pada tambahan bakwan goreng dalam campuran sayuran dan bumbu kacang. Rasa lotek akan semakin gurih dan nikmat.
Harga variasi lotek di warung Bu Bagyo berada di kisaran harga Rp13.000 hingga Rp16.000, sedangkan variasi gado-gado berkisar Rp15.000-18.000. Kemudian, menu lain antara Rp10.000 hingga Rp15.000. jika Anda ingin tambahan nasi atau telur, cukup membayar tambahan Rp3.000. Untuk menu minuman seperti teh, jeruk dan aneka jus, harganya berkisar antara Rp3.000 hingga Rp7.000.
Warung Lotek Bu Bagyo di Colombo buka mulai pukul 09.00 sampai 19.00 WIB setiap hari. Warung pasti akan ramai dan antri saat jam-jam makan siang.
Lokasi utama warung Lotek Bu Bagyo adalah Jl. Moses Gatotkaca, Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman. Hingga saat ini ada sekitar 20 lebih cabang Lotek Bu Bagyo. Ada kurang lebih 10 cabang di kawasan Yogyakarta, antara lain cabang Tamsis, cabang Kusumanegara, cabang Baciro, cabang Gedongkuning, dan cabang Bantul.

SGPC Bu Wiryo atau sego pecel Bu Wiryo juga legenda dalam kuliner di Jogja. Warung tersebut berada di kawasan kampus UGM. Tempatnya nyaman dan lumayan luas serta ada live music dengan gamelan yang menghibur pengunjung. Tagline warung adalah ‘melayani di UGM sejak 1959’.
Pada awalnya, Bu Wiryo berjualan pecel di dalam kampus UGM. Sementara itu, Pak Kelik mendirikan warung tersebut antara 1988-1989 karena ingin mandiri. Pak Kelik adalah putra pertama Bu Wiryo.
Sekitar 1994 barulah Bu Wiryo pindah ke warung Pak Kelik yang sekarang karena mulai sakit-sakitan. Setahun kemudian, Bu Wiryo pun meninggal dan usaha tetap dilanjutkan Pak Kelik. Pesan mendiang Bu Wiryo adalah agar warung tetap ada dan resep juga tidak berubah. Permintaan yang tidak mudah dijalankan.
Warung pecel Bu WIryo hampir tutup saat krisis ekonomi melanda. Harga bahan baku naik drastic, sedangkan daya beli masyarakat turun. Terlebih lagi, belum banyak pelanggan mengetahui jika tempat berjualan Bu Wiryo pindah.
Saat masa Bu Wiryo, harga pecel masih murah karena sasarannya mahasiswa. Nah, Pak Kelik mengubah pangsa pasar dari mahasiswa menjadi keluarga agar usaha tetap bertahan. Efeknya mempengaruhi harga menu.
Awalnya keputusan Pak Kelik dianggap kurang tepat, tetapi sekarang SGPC Bu Wiryo malah menjadi warung klangenan. Pengunjungnya adalah para alumni UGM dan keluarga. Promosi juga dilakukan dari mulut ke mulut antara para pelanggan.
Menu makanan di warung pecel Bu Wiryo ada 2 pilihan, yaitu nasi pecel dan nasi sop daging. Harga nasi sop mencapai Rp23.000, sedangkan sop saja hanya Rp21.000. Sementara harga pecel tanpa nasi Rp15.000, sedangkan dengan nasi Rp17.000. Menu pendamping mulai kisaran harga Rp2.500 hingga Rp10.000. Menu minumannya berada di kisaran harga Rp4.000 sampai Rp10.000. Harga tersebut bisa saja berubah menurut kebijakan pemilik kuliner.
Warung SGPC Bu Wiryo buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB.
Lokasi warung SGPC Bu Wiryo adalah Jl. Agro No. 10, Kocoran, Caturtunggal, Kabupaten Sleman.
Kuliner menu sayuran ternyata masih cukup dinikmati di antara gempuran makanan cepat saji. Lotek, pecel dan kupat tahu adalah beberapa di antaranya. Keempat tempat kuliner di atas tidak hanya legendaris tetapi juga masih laris hingga sekarang. Mereka tetap mempertahankan keunikan dan cita rasa sehingga pelanggan akan selalu datang kembali.
Paket wisata Jogja juga selalu berusaha menginformasikan tempat kuliner unik dan menarik untuk Anda kunjungi. Jadi, apakah pilihan menu sarapan atau makan siang Anda hari ini?
