Kota ini bukanlah kota kelahiranku, bukan pula kota dimana aku melalui separuh hidupku, tapi mendengar nama kota ini semua terasa sesak di dada, semua seakan membawa ingatanku tentang kesederhanaan dan keramah tamahanya, pun berjuta kenangan disetiap hari yang kulalui disana dua tahun silam. Jogja memang kejam, tak membiarkanku melupakannya!

Kadang wanita yang sederhana itu lebih ngangenin dari pada wanita cantik, anggun, dan punya segalanya
Suasana Kost, Warga, dan Semua Masyarakat Jogja yang super Ramah
Tinggal di Jogja selama empat setengah tahun untuk study ternyata cukup membuatku sulit menahan air mata saat lagu Yogyakarta - Kla Project terputar, begitu juga semua lagu Sheila On 7 yang entah mengapa membuatku selalu memikirkan Jogja. Ingatanku langsung menuju ke kamar ukuran 3x4 dengan kamar mandi luar. Tempat melepas lelah dan tempat mengarunggi malam yang kadang panjang. Iya , malam panjang ketika tugas tugas hadir di ujung minggu dan menelan liburku. Kemudian suasana kampung dan warganya, mereka selalu bisa menerima kami (pendatang) sebagai bagian dari mereka. Ikut bermain kartu dan minum kopi dipos ronda atau ikut nimbrung acara 17an kerap sekali terjadi.

Mau Jalan Kemana mana Dekat
Entah kenapa dan bagaimana di Jogja semua terasa dekat, apalagi semua fasilitas untuk belajar. Beli buku dan alat tulis, mau cari keperluan kampus, wisata , makan, semua serba dekat. Dan yang selalu kuingat adalah adanya ringroad, dimana kalau kita nyasar tinggal cari ringroad dan bisa kembali dengan selamat ke kost tanpa google maps hehe. Ring road ini adalah jalan lingkar dalam kota Jogja, ada ringroad utara, selatan, barat dan timur . Walau sekarang sudah berubah nama tapi tetep familiar dengan nama ringroad yang di gabung arah mata angin sebagai letak lokasi.

Burjo dan warung warung makan murah meriah
Jogja tidak pernah tidur untukmu! Lapar jam berapapun datanglah ke Burjo. Burjo adalah gabungan warkop, warteg, dan warung indomie yang tersebar hampir di seluruh Jogja. Ada yang kecil, ada pula yang sebesar resto, dan uniknya rata rata Burjo buka 24jam dengan juru saji dari Jawa Barat. Gak tau gimana bisa dinamakan burjo, tapi denger denger dulu emang jualan burjo (bubur kacang ijo) tapi kini sudah jarang, malah menu andalan Burjo adalah Nasi Telur dan Olahan Mie Instan. Menu di Burjo pun banyak, nasi ayam, nasi sarden, nasgor dll ada juga lho hehe . Aa' Nasi Telur satu!
Bukan hanya Burjo, angkringan dengan nasi kucingnya juga setia membutku sulit move dari kenangan di Jogja, dan ada banyak warung murah meriah untuk mu bertahan hidup. Harganya pun tidak pernah membuat dompet terkecik.

Banyak Tempat Nongkrong dan Wisata
Di Jogja semua lengkap dan ada, kota pelajar dengan ribuan cafe dan tempat nongkrong yang keren. Titik Nol Km, Malioboro, Kopi Jos mangkubumi, dan cafe dengan berbagai konsep bikin pusing setiap ngadain ketemuan dengan teman ataupun rekan kerja. saking banyaknya pilihan! Begitu pun wisata di Jogja akan sulit kamu lupakan, menikmati laut di Gunungkidul yang sebelas dua belas dengan Bali, menjelajah waktu di Candi Prambanan, Boko, Sambisari,dan Borobudur, maupun menyaksikan sunrise di Mangunan dan sunset Candi Ijo atau Parangtritis. semua nya candu, bikin rindu!

Banyak Acara Keren Gratis
Untuk mu dan semua yang pernah di Jogja pasti setuju, salah satu hal yang sulit untuk melupakan kota ini adalah gigs gigs seru di setiap minggu. Ada saja acara di Jogja, dengan berbagai konsep dan tujuan jogja nawarin hiburan hiburan merakyat. Kota yang dipenuhi kreativitas dan seniman memang tidak pernah mengecewakan.

Cowok dan Cewek Jogja yang Manis
Sederhana, dan manis kayak gula jawa! Kalau Bandung dan tanah pasundan di ciptakan saat Tuhan sedang tersenyum, maka Jogja di ciptain saat Tuhan sedang bahagia. Orang Jogja itu slow banget, hidup di Jogja pun sama, mengalir aja. Padahal UMR nya tergolong rendah lho .
Jogja istimewa bukan hanya daerahnya Tapi juga karena orang-orangnya
Mungkin potongan lirik dari lagu Jogja Istimewa-nya JHF (Jogja Hip Hop Foundation) memang benar adanya, Untukmu yang kepincut dengan Cowok dan Cewek Jogja berhati hati lah hehe move on dengan kota nya saja sulit apalagi move on dari kota plus orangnya.
Jogja, Move On dari mu memang berat, banyak hal yang kamu ajarkan tentang tata krama, kebersamaan, dan kesederhanaan dalam menjalani hidup. Tapi hidup haruslah berjalan, suatu saat aku akan kembali mengunjunggi mu . Jangan pernah berubah untuk ku dan semua orang , tetaplah jadi Jogja yang istimewa!
