Ad
Ad
Ad
Wisata Kuliner

Yu Djum : Gudeg yang Begitu Terasa Jogja-nya!

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Selain potensi pariwisata yang bertumpah-ruah dan kearifan lokal yang senantiasa menarik kaki kita untuk datang kembali, Jogja memiliki beberapa ciri khas yang memang lekat dalam benak kita ketika menghirup udara di kota ini. Apalagi kalau bukan salah satu makanan khasnya yaitu gudeg. Kota ini bukan sembarang dijuluki dengan Kota Gudeg, pemberian julukan yang satu ini adalah karena Gudeg adalah salah satu makanan khas yang berasal dari Jogja.

via : gastronomy-aficionado[dot]com
Apa Sih Gudeg Itu?

Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya tentang wujud dan rupa makanan yang satu ini. Gudeg adalah makanan khas dari Yogyakarta yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan menggunakan santan. Proses dalam memasak gudeg memerlukan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan kualitas rasa yang memikat lidah. Penyajian gudeg pada umumnya disertai dengan areh (kuah santan kental) dengan dipadukan berbagai macam jenis lauk yang dibacam.

Satu elemen yang tidak boleh ditinggalkan adalah sambal goreng krecek yang menghadirkan citarasa pedas ketika memakan gudeg. Tentang citarasa, gudeg pada umumnya menghasilkan dominan rasa manis ketika berada di lidah kita sehingga perpaduan dengan sambal goreng krecek pun sangat berperan sebagai penambah kelezatan makanan.

Gudeg yang Jogja Banget

Berbicara tentang Gudeg, kota ini sebenarnya memiliki banyak warung makan yang menjajakan sajian khas yang satu ini. Namun, ketika kita menyebut tentang gudeg di Jogja, maka satu tempat yang pasti disebut sebagai rekomendasi pastilah Gudeg Yu Djum yang berdiri sejak tahun 1950 dan masih ramai pengunjung hingga saat ini karena citarasa yang melegenda dan memuaskan selera.

via : gudegyudjumpusat[dot]com
Gudeg Yu Djum memiliki banyak sekali cabang di Yogyakarta antara lain di Jl. Kaliurang, Jl. Wijilan, Jl. Laksda Adisucipto, Jl. Dagen, Jl. AM Sangaji, dan Jl.Wates, hampir dapat kita temui di berbagai penjuru kota. Namun, apabila kita mencari yang paling original, kita dapat berkunjung ke Warung Gudeg Yu Jum yang berada di Jl. Wijilan 167 yang merupakan lokasi pertama. Sebenarnya kita tidak perlu khawatir dalam memilih untuk berkunjung ke cabang yang mana karena ketika kita berbincang tentang rasa, semuanya sama-sama memanjakan lidah dan selera kita.

(Baca juga: 8 Gudeg yang Wajib Dicoba Saat Berlibur ke Jogja!)

Ketika kita datang dan berkunjung ke tempat ini, pastilah kita membeli gudeg untuk dinikmati. Variasi yang dapat kita pilih adalah tentang lauk pauk yang sesuai selera dari mulai tahu, tempe, telur, hingga ayam siap menemani sepiring gudeg yang kita nantikan. Untuk satu porsi gudeg paling murah, kita akan mendapatkan lauk tahu tempe dengan membayar sejumlah Rp 7.000 ribu saja. Kita tinggal memilih mana yang sesuai dengan selera dan kantong kita.

Cocok Untuk Oleh-oleh

dari-anto[dot]blogspot[dot]com

Selain dimakan di tempat, Gudeg Yu Djum juga cocok untuk dijadikan sebagai buah tangan untuk orang terkasih. Kita tidak perlu khawatir makanan yang kita beli akan basi karena gudeg ini mampu bertahan selama 24 jam tanpa perlu dihangati. Untuk pembelian gudeg sebagai buah tangan, biasanya wisatawan membeli porsi gudeg dengan kemasan besek maupun kendhil. Besek adalah keranjang kecil yang terbuat dari anyaman bambu sedangkan kendhil adalah sebuah wadah yang terbuat dari tembikar. Untuk gudeg besek dipatok harga mulai puluhan ribu rupiah dan kendhil mulai dari kisaran ratusan ribu rupiah tergantung porsi yang hendak kita bawa pulang.

Tidak perlu merasa ragu untuk mencicipi citarasa khas yang membuat kita merasa rindu. Gudeg Yu Djum memberikan solusi untuk perut-perut yang kelaparan juga jiwa-jiwa yang kebingungan untuk mencari buah tangan.(*)

 

Author : Pradipta AkosoEditorAjeng Darmista

Tulis Komentar