Ad
Ad
Ad
Destinasi

Kotagede: Berburu Perak dan Kisah Sejarah di Kota Tua-nya Jogja

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Semarang dan Jakarta hadir dengan Kota Tua dan Kota Lama-nya terkait dengan distrik benuansa klasik. Yogyakarta pun tidak segan untuk hadir dengan Kotagede sebagai distrik wilayah yang kental akan nuansa historis. Berbeda dengan Kota Tua dan Kota Lama yang erat dengan nilai-nilai arsitektur dan lanskap bangunan peninggalan Pieter Both dkk, Kotagede hadir dengan nuansa historis penisnggalan Kerajaan Mataram.

Kotagede Yogyakarta, Paket Tour Jogja, Paket Wisata Jogja

Tidak sulit untuk dapat menjangkau kawasan ini. Kotagede dapat dijangkau dengan menggunakan TransJogja nomor 3A. Apabila hendak menggunakan kendaraan pribadi pun kita hanya perlu menuju ke arah timur Nol Kilometer untuk kemudian menuju ke arah selatan. Bagi kita yang gemar mengamati peninggalan-peninggalan sejarah, Kotagede dapat menjadi sebuah museum mini untuk merekonstruksi kehidupan masyarakat Jawa Kuno pada masa lampau di benak kita masing-masing.

Kotagede Yogyakarta, Paket Tour Jogja, Paket Wisata Jogja

Pasar Kotagede

Kita dapat memulai kunjungan di Kotagede dengan mengunjungi Pasar Legi Kotagede (Pasar Kotagede), pasar rakyat yang telah menjadi lokasi masyarakat untuk melakukan kegiatan jual beli sejak era Panembahan Senopati. Konstruksi bentuk bangunan memang tetap dipertahankan sedemikian rupa walaupun harus mengalami berbagai macam perbaikan karena faktor usia. Tentunya hal ini dilakukan untuk tetap mempertimbangkan aspek historis maupun juga aspek kelayakan penggunaan bangunan yang bagi sebagian kalangan masyarakat menjadi tonggak penghidupan untuk keluarganya.

Kotagede Yogyakarta, Jogja 2 www.indonesia-tourism(dot)com

Bagi kita yang lama tinggal di perkotaan karena tuntutan pekerjaan, berkunjung ke tempat ini dapat digunakan sebagai ajang reuni antara lidah kita dan berbagai macam jajanan tradisional. Tentunya berbagai macam snack idaman kita sewaktu kecil dapat kita temukan kembali di tempat ini. Bagi kita yang sudah memiliki buah hati, tentunya mencoba berbagai macam makanan tradisional merupakan hal yang baru dan cukup menarik bagi mereka. Tentunya mencoba nikmatnya memakan Getuk, Jenang, dan Wajik dapat menjadi pilihan alternatif untuk berbagai makanan modern yang biasa mereka konsumsi bukan?

Kompleks Makam Raja Mataram dan Masjid Tertua di Yogyakarta

Apabila perut sudah cukup terpuaskan dengan berbagai macam makanan dan minuman penawar rindu, kita pun memiliki cukup amunisi tenaga untuk berjalan-jalan melihat berbagai sudut historis Kota Tua ala Yogyakarta ini. Kita dapat melakukan ziarah ke Makam Raja Mataram yang masih berada di wilayah Kotagede. Kompleks makam raja ini dikelilingi oleh tembok megah dengan ukiran yang indah dan masih memiliki sedikit corak Kebudayaan Hindu.

Jangan sampai lupa bahwa di wilayah ini juga terdapat Masjid Agung Kotagede yang konon disebut-sebut sebagai bangunan masjid tertua di wilayah Yogyakarta. Tentunya apabila sudah tiba waktunya bagi kita untuk beribadah, tak ada salahnya untuk menjalankan kewajiban kita di salah satu masjid yang bersejarah di Yogyakarta ini. Walaupun sebagai sebuah cagar budaya yang penuh nuansa historis namun hingga saat ini Masjid Agung Kotagede masih difungsikan sebagai sebuah tempat ibadah.

Kotagede Yogyakarta, Paket Tour Jogja, Paket Wisata Jogja

Sentral Kerajinan Perak

Kita dapat menemukan banyak gerai pengrajin perak di Kotagede. Para pengrajin menyajikan hasil kreasi berupa cincin, kalung, liontin, maupun bros yang beraneka rupa sebagai pemberian untuk yang dicinta. Dengan pilihan harga yang beragam, tentunya satu-dua hasil karya para pengrajin tersebut dapat menarik minat kita untuk membeli sekedar untuk digunakan sendiri maupun sebagai pemberian. Selain nilai sejarah dan religi, Kotagede juga menyajikan nilai seni yang tinggi bagi kita yang meluangkan waktu untuk berkunjung ke sana.

Kotagede Yogyakarta, Paket Tour Jogja, Paket Wisata Jogja

Percayalah, Kotagede tak pernah kalah menarik dibandingkan dengan Kota Tua dan Kota Lama. (*)

 

Author : Pradipta AkosoEditorAjeng Darmista

 

[ms_accordion style=”simple” type=”1″ class=”” id=””]

[ms_accordion_item title=’INFORMASI WISATA’ icon=’fa-star’ status=’open’]

Aktifitas:

  • Berziarah ke Makam Raja
  • Belanja murah di Pasar Legi Kotagede
  • Berburu perak di Jalan Kemasan
  • Menikmati arsitektur bersejarah di sudut dan lorong-lorong Kotagede.

[/ms_accordion_item]

[ms_accordion_item title=’LOKASI’ icon=’fa-flag’ status=’close’]

Website : Review Tripadvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

Dari pusat kota berjarak 5 km dengan jarak tempuh 15 menit.

Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana :

Melewati Jl. Brigjen Katamso menuju ke arah Jl. Perintis Kemerdekaan atau dapat menggunakan TJ (Trans Jogja) nomor 3A.

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

[/ms_accordion_item]

[ms_accordion_item title=’REKOMENDASI TRIPJOGJA’ icon=’fa-bell’ status=’close’]

Best Time to Visit : Pagi-Sore

What to bring : Kamera, handuk kecil, casual outfit

Do : Menikmati bangunan bersejarah peninggalan Raja Mataram, berbelanja, wisata kuliner, berfoto-foto. Ramahlah kepada warga Kotagede.

Don’t :Membuang sampah sembarangan.

[/ms_accordion_item]

[/ms_accordion]

Tulis Komentar