8 Gudeg yang Wajib Dicoba Saat Berlibur ke Jogja!

Jogja memang identik dengan gudegnya. Ada satu jalan bernama Jalan Wijilan  di dekat Keraton yang hampir seluruh jalannya dipenuhi oleh penjual gudeg.  Di Jalan Wijilan ini pula “Festival Gudeg” pernah diselenggarakan. Semua pengunjung yang datang ke acara tersebut bisa menikmati gudeg secara gratis. Sampai saat ini Jalan Wijilan masih menjadi tujuan utama bagi traveler yang ingin mencicipi kenikmatan gudeg di Jogja.

Tapi, penjual gudeg tidak hanya bisa dijumpai di Jalan Wijilan aja. Penjual gudeg bisa dijumpai hampir diseluruh wilayah Jogja. Tidak hanya pada siang hari aja kita bisa mencari gudeg, pada malam hari atau bahkan tengah malam hari pun kita masih bisa menemukan penjual gudeg. Bahkan ada beberapa penjual gudeg yang mulai membuka dagangannya pada tengah malam.

Mau tau gudeg enak mana saja yang ada di Jogja?

1. "Gudeg Yu Djum" gudeg paling hits di Jogja

Nama gudeg yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi bagi orang Jogja atau yang pernah tinggal di Jogja. Gudeg Yu Djum katanya sudah ada sejak tahun 1950-an dulu dan saat ini sudah mempunyai beberapa cabang yang tersebar diseluruh Jogja. Tapi mungkin tidak banyak yang tau kalau pusatnya Gudeg Yu Djum ini ada di perkampungan di depan Fakultas Kehutanan UGM atau di Jalan Kaliurang KM 4,5 Barek, Karangasem, Caturtunggal, Depok, Sleman. Ditempat ini kita bisa makan gudeg dengan suasana rumah joglo khas Jawa ditemani dengan alunan penyanyi keroncong yang akan membuat suasana semakin syahdu.

2. "Gudeg Mbarek" Bu Ahmad, langganannya para artis ibukota

Masih satu area dengan Gudeg Yu Djum di dekat Fakultas Kehutanan UGM, masih ada Gudeg Mbarek Bu Ahmad yang juga tidak kalah populer. Bahkan ada yang gudeg ini disebut-sebut sebagai gudeg langganannya artis ibukota. Awalnya Bu Ahmad mulai menjual gudeg untuk dijual kepada kuli-kuli yang sedang membangun gedung di UGM pada tahun 1950. Karena gudegnya enak,  Bu Ahmad terus berjualan gudeg dan bahkan bisa sampai besar dan seterkenal sekarang ini.

3. Ngantri langsung di dapurnya "Gudeg Pawon"

Ada yang penasaran dengan proses pembuatan gudeg secara langsung? Kalau penasaran bisa datang ke Gudeg Pawon yang beralamat di Jalan Janturan 36 Warungboto, Umbulharjo. Tapi Gudeg Pawon ini tidak disarankan untuk yang tidak sabaran. Soalnya semua pembeli di gudeg ini harus antri terlebih dahulu sebelum bisa menikmatinya. Yang uniknya adalah antrianya langsung di dapurnya masih cukup tradisional dan menggunakan kayu sebagai bahan bakarnya. Gudeg Pawon mulai buka jam 10 malam.Telat sedikit saja, antrian sudah mengular panjang atau bahkan mungkin sudah habis.

4. Jangan datang ke "Gudeg Bromo" kalau kamu ga sabaran.

Butuh waktu berjam-jam untuk mengantri  di Gudeg Bromo dan hanya butuh waktu beberapa menit saja untuk menghabiskannya. Antrinya juga tanpa nomor. Kita harus berdiri mengular kebelakang menunggu giliran. Yakin masih mau antri  selama itu? Untuk yang sabaran dan terburu-buru sebaiknya jangan datang  Gudeg Bromo ini. Tapi perjuangan lamanya mengantrinya sebanding dengan rasa gudeg yang akan kita nikmati. Gudeg Bromo Bu Tekluk mulai buka pada jam 10 malam. Kalau lewat Jalan Gejayan dekat Universitas Sanata Darma pada malam hari dan ada antrian panjang, berarti itu warung lapak Gudeg Bromo.

5. Menikmati "Gudeg Permata" didepan bioskop legendaris Jogja  

  

Yang besar di Jogja pada tahun 80-90an pasti tau dengan Bioskop Permata yang terletak tidak terlalu jauh dari Jembatan Sayidan ini. Bioskop tersebut kini sudah tinggal kenangan karena sudah tidak beroperasi lagi. Setiap malam persis didepan bioskop ini dijadikan sebagai tempat berjualan gudeg. Karena letaknya yang berada didepan Bioskop Permata, gudeg tersebut juga lebih dikenal dengan nama Gudeg Permata.

 6. Beli gudeg kaleng sebagai oleh-oleh di "Gudeg Bu Tjitro"    

Pada awanya Gudeg Bu Tjitro ini terkenal dengan konsep gudeg kendilnya. Tapi kini selain bisa dinikmati langsung ditempat, kita juga bisa membeli oleh-oleh berupa gudeg yang dimasukan dalam wadah kaleng. Gudeg lengkap dengan telur, krecek, dan ayamnya tersebut dikemas menggunakan kaleng dan bisa bertahan selama 1 tahun  dan pernah diuji di Balai Pom Yogyakarta. Mau oleh-oleh gudeg kalengan ini? Jangan lupa datang ke Gudeg Bu Tjitro yang berada di Jalan Janti depan JEC (Jogja Expo Center).

7. Gak suka manis? Tenang, ada "Gudeg Mercon" yang membuatmu basah berkeringat

Kalau bosan dengan rasa gudeg yang sedikit manis, masih ada gudeg mercon yang bisa dicoba. Bahan-bahan utamanya sama aja dengan gudeg pada umumnya. Namun adanya tambahan cabe rawit pada kreceknya yang akan membuat kita basah kuyup berkeringat karena kepedesan. Rasanya mungkin lebih pedas daripada saat diselingkuhi pacar. Oleh karena itu jangan lupa bawa tisu buat ngelap keringat. Gudeg mercon yang paling terkenal adalah Gudeg Mercon Bu Ngatinah yang berada didekat Pasar Kranggan.

8. Menikmati gudeg ditemani live music di "Gudeg Sagan"

Gudeg Sagan memang berbeda dengan tempat makan gudeg lainya di Jogja. Tempat ini dirancang mirip dengan sebuah café yang sesuai dengan selera anak muda atau mahasiswa mengingat Jogja yang merupakan Kota Pelajar. Bahkan pada malam-malam tertentu kita juga bisa menikmati penampilan live music  yang semakin menambah kesan anak mudanya. Gudeg Sagan berlokasi di Jalan Professor Johanes tidak terlalu jauh dari UGM. Gudeg ini mulai buka pada jam 4 sore.

Mau pilih gudeg yang mana?

__

Author : Nova AristiantoEditorAjeng Darmista

Ayam Goreng Jogja: Berbagai Sajian Ayam Goreng Siap Puaskan Laparmu

Melakukan kunjungan wisata ke suatu kota tidak akan lengkap tanpa berburu hasil olahan kuliner yang khas dari tempat tersebut. Demikian juga ketika menjejakkan kaki ke Yogyakarta. Santai saja, kita tidak akan membahas tentang gudeg. Selain gudeg, kota ini juga menawarkan sajian ayam goreng yang akan memberikan kepuasan tersendiri. Jenis unggas yang satu ini memang umum diolah dengan cara digoreng, namun jangan pernah nobatkan dirimu sebagai pecinta ayam goreng jika belum mencoba sajian ayam goreng di 5 tempat rekomendasi kami ini!

Nah, sebelum membahas dimana saja tempat yang menjual ayam goreng enak di Jogja, bagi kamu yang ingin berwisata di Jogja dan butuh paket wisata jogja yang manarik kamu bisa hubungi kami tim TripJogja.co.id sebagai partner perjalanan wisata kamu selama di Jogja. Kami adalah perusahaan yang bergerak di bisa jasa tour and travel di Jogja yang professional dan memiliki tim yang solid. So, jangan salah pilah partner perlajanan wisata kamu selama di Jogja guys.

Okey, sekarang kita lanjut membahas dimana saja tempat ayam goreng enak di Jogja. Simak ya guys.

1. Ayam Bu Tini

Warung Ayam Goreng Bu Tini terletak di Jl.Sultan Agung 17 Pakualaman, Yogyakarta. Warung makan yang unggul di menu ayam goreng kampung ini cukup tersohor di kalangan masyarakat sekitar maupun para wisatawan. Ayam Bu Tini menjadi bahan obrolan yang sering muncul ketika sedang membahas tentang kuliner di Kota Gudeg. Citarasa gurih dan manis yang menempel pada ayam kampung akan memanjakan lidah dan perut kita yang kelaparan.

--

Jalan Sultan Agung No. 17, Gunung Ketur, Pakualaman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia (08.30 – 21.00)

2. Ayam Goreng Suharti

Ayam Suharti terletak di Jl. Adi Sucipto 208, tepat di jalur untuk menuju ke bandara Adi Sucipto dari arah barat. Warung Makan Ayam Goreng Suharti ini berbeda dengan Ayam Goreng Ny.Suharti yang konon merupakan milik mantan suami dari Ibu Suharti sang maestro di balik lezatnya citarasa ayam goreng kremes yang lezatnya tiada tara ketika dipadukan dengan sambal ini. Momen paling tepat untuk menikmati ayam kremes kesukaan kita semua ini adalah bersama-sama dengan keluarga sembari bertukar pengalaman dan cerita kehidupan.

--

Jalan Adi Sucipto No.208 (08.00-21.30)

3. Ayam Mbok Berek

Di sebelah timur Yogyakarta terdapat juga resep handal Mbok Berek dengan ayam krispi yang dibalut dengan tepung yang lezatnya membuat kita ingin datang lagi dan lagi. Ayam kampung Mbok Berek terletak di wilayah perbatasan antara Yogyakarta dan Jawa Tengah, tepat dikunjungi setelah melakukan kegiatan wisata di Candi Prambanan karena berada dalam satu jalur yang tidak menyulitkan dalam perjalanan wisata kita.

--

Jl. Solo No. 109 Depok Yogyakarta (08.00-20.00)

4. Ayam Tojoyo

Terletak di pusat kota, Ayam Goreng Tojoyo sangat mudah diakses karena berada di jalur utama yang menghubungkan Yogyakarta dari Timur ke Barat. Jl.Urip Sumoharjo adalah jalan yang berbatasan dengan Perempatan Galeria dan Jl. Gejayan dimana kawasan tersebut juga menjadi sentra perdagangan yang cukup populer di Yogyakarta. Sensasi yang dimunculkan oleh sajian ayam goreng yang digoreng hingga kering ini tentunya sangat nikmat di lidah kita. Ayam Goreng Tojoyo ini tersohor hingga sampai ke telinga banyak wisatawan juga karena citarasa yang melekat pada sajian yang dapat kita nikmati untuk bersantap menghilangkan rasa lapar.

--

Jalan Urip Sumoharjo No.133, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia (11.30-10.30)

5. Ayam Mbah Cemplung

Ayam Mbah Cemplung terletak paling jauh dari yang lainnya karena berlokasi di sisi selatan Yogyakarta tepatnya di Kabupaten Bantul. Sajian ayam kampung yang dibalut dengan nuansa yang sangat lokal tentuya akan menambah nafsu makan kita. Jarak yang cukup jauh dari pusat kota tentunya harus dibayar lunas dengan menikmati makanan sepuas hati kita asal masih berada dalam batasan normal. Lagipula walaupun sedikit jauh, tempat ini hampir selalu dipadati oleh wisatawan karena sajiannya yang begitu meningkatkan nafsu makan.

--

Desa Sembungan, RT 05, Bangunjiwo, Kasihan, Kec. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia (08.00-17.00)

---

Berkunjung ke Yogyakarta tentu harus mencicipi sajian ayam goreng dengan citarasa yang dahsyat dan jauh lebih nikmat dibandingkan dengan sajian gerai-gerai modern di pusat perbelanjaan.

Kuliner ini Tidak Pernah ada Dimanapun Kecuali di Jogja!

Mencoba kuliner khas di daerah yang kita kunjungi mungkin saja adalah suatu hal yang wajib dilakukan saat traveling. Kadang walaupun kuliner tersebut bisa kita beli didekat tempat tinggal kita, rasanya pasti akan berbeda bila kita bisa menyantapnya di daerah asal makanan tersebut. Walaupun di Jakarta kamu bisa beli gudeg , tapi yang pasti  sensasi makan gudeg langsung di Jogja jelas akan berbeda.

Gudeg adalah kuliner yang wajib dicoba di Jogja. Tapi karena makanan yang dibuat dari nangka muda ini rasanya cukup manis, ada beberapa orang yang tidak menyukainya. Namun tidak perlu khawatir, Jogja masih punya cukup banyak kuliner khas yang wajib buat dicoba. Yang pasti makanan-makanan tersebut cuma bisa ditemukan di Jogja. Penasaran makanan apa aja yang hanya bisa ditemukan di Jogja?

Berikut ini adalah 5 kuliner yang hanya bisa ditemukan di Jogja.

1. Gudeg itu enggak selalu manis, gudeg mercon ini akan siap membuat perutmu “meledak”

via: visitingjogja.com

Kalau selama ini kamu tidak pernah mau mencoba gudeg karena rasanya yang manis, sepertinya gudeg mercon ini wajib kamu coba. Sebenarnya gudeg mercon berbahan sama dengan gudeg pada umumnya yaitu nangka muda, namun yang membedakan adalah adanya tambahan olahan cabe hijau yang ditambahkan pada sambel  krecek yang membuat rasanya menjadi sangat pedas. Untuk yang tidak biasa menyantap makanan yang pedas, sangat tidak disarankan untuk mencoba gudeg mercon ini. Kecuali kalau kamu ingin merasakan lidah bergetar dan perut yang seperti diledakan oleh bom atom. Salah satu gudeg mercon yang paling terkenal  adalah Gudeg  Mercon Bu Ngatinah yang teretak di Jalan Asem Gede dekat   Pasar Kranggan yang buka mulai jam 9 malam.

Untuk menikmati gudeg mercon ini, harga seporsinya terdiri dari nasi, gudeg, dan telur harganya Rp 13.000,-. Jika lauknya ditambah ayam suwir harganya Rp 15 ribu, ditambah daging ayam paha atas harganya Rp 25.000,-, sedangkan paha bawah harganya Rp 30.000,-. Makanan pendamping seperti bakwan harganya Rp 2.000,-, tempe mendoan Rp 1.000,-, dan sate ayam Rp 5 .000,-.

2. Masih kuat menahan “ledakan” di mulut? Masih ada oseng-oseng mercon yang bisa kamu cobain

via: foodyplace.com

Kalau kamu belum merasa belum cukup “meledak” setelah mencoba gudeg mercon, masih ada oseng-oseng mercon yang harus kamu cicipi selanjutnya. Tidak hanya akan membuat mulut kamu meledak, oseng-oseng mercon juga akan membuat kamu berkeringat seperti baru lari marathon sejauh 20 km. Oleh karena itu jangan lupa sediakan sapu tangan atau tisu sebelum mencobanya. Oseng-oseng mercon sendiri terdiri dari kikil, gajih, kulit, dan tulang muda yang dimasak dengan menggunakan irisan-irisan cabe rawit yang akan meledakan mulut dan perut. Warung Bu Narti yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan gang Purwodiningratan adalah warung pertama yang menjual oseng-oseng mercon. Di warung ini tidak menggunakan meja dan kursi untuk tempat makan melainkan digelar tikar dan buka pada jam 17.00 WIB sampai 23.00 WIB. Utuk harga makanan cukup murah yaitu hanya Rp 15.000 / porsi dengan harga penawar pedas seperti es jeruk atau es teh seharaga Rp 2.000 - Rp 3.000

3. Kopi dari kotoran luwak  mungkin sudah biasa. Di Jogja ada kopi  joss  yang  dibuat  dari bara api

via: myhotelmyresort.com

Kopi luwak mungkin terdengar sudah biasa dan bisa didapatkan dibanyak daerah. Tapi kalau kopi joss hanya bisa kamu temukan di Jogja. Yang paling unik adalah kopi ini dibuat dengan campuran arang yang masih membara. Pada saat meletakan bara arang kedalam gelas tersebut akan muncul  suara joss. Itu lah alasan kenapa kopi tersebut dinamakan dengan kopi joss. Cara menikmati kopi ini adalah dengan cara menunggu bara arangnya meleburnya terlebih dahulu untuk kemudian diaduk. Tambahan arang tersebut menjadikan kopi joss mempunyai rasa yang sangat khas. Walaupun dberi tambahan arang, tenang aja karena kopi ini tetap aman bagi kesehatan. Penjual kopi joss bisa ditemukan disepanjan jalan disebelah utara Stasiun Tugu.

4. Cuma di Jogja jeruji besi dijadikan tusuk sate

via: www.burpple.com

Tusuk sate biasanya dibuat dari bambu. Tapi di Jogja jeruji besi dari roda sepeda pun bisa digunakan sebagai tusuk sate. Sate yang menggunakan tusuk dari jeruji besi ini biasa disebut dengan sate klathak. Daging yang digunakan untuk  membuat sate klatak  adalah daging kambing. Selain tusuknya, yang membedakan sate klathak dengan sate lainnya adalah bumbunya. Bumbu yang digunakan untuk membuat sate klathak hanyalah taburan garam dan sedikit merica. Walaupun bumbunya sangat sederhana, namun rasa sate ini tetap lezat. Sate klathak ini disajikan bersama kuah gulai dan nasi putih. Sate klathak yang paling terkenal adalah Sate Klathak Pak Pong yang terletak di Jalan Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul. Harga sate per porsi 19 ribu dan Harga gulai per porsi 14 ribu.

5. Bukan cuma enak, sego abang lombok ijo juga bisa melancarkan pencernaan

via: vebriyantidewi.wordpress.com

Jogja dikenal sebagai surganya makanan tradisional atau banyak disebut orang sebagai makanan “ndeso”, salah satunya adalah sego abang lombok ijo yang aslinya berasal dari Kabupaten Gunungkidul. Sesuai dengan namanya makanan ini terdiri dari sego abang (nasi merah) dan sayur lodeh lombok ijo (cabe hijau) sebagai menu utamanya. Sebagai pelengkap ada tambahan gudeg dari daun pepaya dan juga berbagai lauk seperti  ayam goring, botok, dan tempe bacem. Makanan ini tidak hanya enak, tetapi juga bisa menyehatkan karena bisa melancarkan pencernaan dan juga baik untuk penderita diabetes. Sego abang lombok ijo yang paling terkenal adalah Sego Abang Lombok Mbah Widji yang terletak di Jalan Pakem – Turi, Kabupaten Sleman. Seporsi sego abang dengan sayur lombok ijonya dan segelas es teh manis hanya dibanderol dengan harga 19k saja. Jam Buka Sego Abang Lombok Ijo Jogja ini dari Pukul 7 Pagi hingga 7 malam.

Dapatkan rekomendasi tempat wisata jogja yang bisa kamu kunjungi selama liburan di Jogja. Karena jangan fokus pada wisata kuliner saja, kan sayang banget sudah sampai di Jogja tapi tidak jalan - jalan. Buat kamu yang bingung mencari penyedia paket wisata jogja yang menarik dan kece badai, kamu bisa hubungi TripJogja.co.id sebagai partner liburan kamu selama di Jogja. Ditunggu kontaknya ya guys.

__

Author : Nova AristiantoEditorAjeng Darmista

 

Yuk Blusukan di Jogja Untuk Berburu Kuliner Maknyus

Kata blusukan mulai populer dan digunakan banyak orang setelah Presiden Jokowi menggunakan kata tersebut saat dia meninjau suatu tempat. Kata blusukan sendiri berasal dari Bahasa Jawa yang dengan kata dasar “blusuk” yang artinya masuk. Jadi blusukan bisa diartikan masuk ke suatu tempat untuk mengetahui sesuatu yang mungkin saja belum diketahui banyak orang.

Bukan cuma Presiden Jokowi aja yang bisa blusukan. Di Jogja kita juga bisa blusukan masuk ke pelosok-pelosok kampung untuk mencari kuliner yang maknyus dan pastinya akan membuat perut kita kenyang. Walaupun harus menempuh jarak yang cukup jauh, tapi perjalanan tersebut akan terbayarkan dengan kuliner lezat yang akan kita nikmati.

Berikut ini adalah kuliner blusukan Jogja maknyus dan tersembunyi yang wajib di datangi di Jogja.

1. Ayam Goreng Mbah Cemplung, ayam gorengan rumahan yang melegenda

Kuliner Blusukan Jogja
Ayam goreng mbah cemplung, via : www.telusurindonesia.com

Ditengah menjamurnya warung-warung yang menjual ayam goreng crispy dan ayam goreng ala-ala restoran fast food, Ayam Goreng Mbah Cemplung yang sudah ada sejak tahun 1980-an ini tetap setiap dengan resep ala ayam goreng rumahannya. Ayam ditempat ini nampak seperti ayam goreng rumahan pada umumnya, namun perbedaan baru dirasakan saat kita mulai menggigitnya. Bumbunya yang cukup gurih meresap sempurna sampai kedalam dagingnya. Cara memasaknya pun sangat pas. Tidak terlalu garing tapi seluruh dagingnya tetap matang. Kelezatan ayam goreng tersebut akan lebih terasa nikmati jika ditemani dengan sepiring nasi putih hangat dan juga tempe garit yang hanya dibumbui dengan garam dan bawang. Terlihat sederhana namun tetap lezat. Ayam Goreng Mbah Cemplung ini berlokasi di Desa Sembungan, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul berada didekat PG Madukismo.

Warung ini buka dari jam 08.00-18.00 wib, tapi kadang sebelum jam tutup pun ayam goreng yang disajikan sudah terjual habis.

Harganya satu porsi Ayam Goreng ini untuk perpotong Rp. 11.000,- s.d 17.000,- untuk perekornya  Rp. 70.000,- s.d Rp. 95.000,- tergantung besar kecilnya ayam. (harga sewaktu-waktu berubah)

2. Bakmi Mbah Mo, bakmi dari pelosok kampung yang juara

Kuliner Blusukan Jogja
Bakmi mbah mo, Via: www.kabarkuliner.com

Letaknya warungnya memang jauh di kampung, tapi kelezatan bakminya sudah kondang sampai luar Jogja. Bakmi Mbah Mo ini terletak di Kampung Code yang terletak sekitar 3 km dari pusat Kota Bantul. Setiap harinya tempat ini ramai dikunjungi banyak orang yang tidak hanya berasal dari Jogja saja, bahkan ada yang sengaja datang dari luar kota kesini untuk ikut mencicipi kelezatan bakmi Jawanya. Salah satu rahasia kelezatan dari Bakmi Mbah Mo ini adalah penggunaan bahan-bahan dan bumbunya, ayam kampung dan telur bebek salah satunya yang membuat kuah bakminya terlihat kental seperti santan. Jam Buka Bakmi Mbah Mo mulai dari jam 17.00-23.00 WIB. Bakmi Godog, Bakmi Goreng, dan Bakmi Nyemek yang disajikan di warung bakmi ini sangat beragam, antara Rp. 12.000 – Rp. 20.000 per porsi.

3. Bakmi Mbah Gito, makan bakmi di dalam “kandang sapi”

Bakmi mbah gito, via: travel.kompas.com

Eits, ditempat ini kita enggak akan makan didalam kandang sapi beneran kok. Tapi memang kayu-kayu yang digunakan adalah kayu bekas kandang sapi yang ditata sedemikian rupa sehingga terlihat cantik. Hampir semua bahan dan ornament yang digunakan di warung ini adalah kayu mulai dari meja, kursi, dan tiangnya. Selain itu ada tambahan hiasan kelir wayang  sampai dengan bekas bajak sawah dari kayu yang semakin menambah cantik. Yang menarik adalah semua pegawai disini memakai baju tradisional Jawa. Kalau masalah rasa, Bakmi Mbah Gito ini tidak perlu diragukan lagi. Bakmi “kandang sapi” ini bisa ditemukan di Jalan Nyi Ageng Nis, Rejowinangun, Kota Gede. Harganya juga sangat bevariatif, mulai dari Rp 18.000,- sampai Rp 30.000,-.

4. Sabar menunggu di Sambel Welut Pak Sabar

via: jejakkakirani.blogspot.com

Bukan karena nama pemilik warungnya Pak Sabar makanya kita harus sabar menunggu menu makananannya datang. Tapi karena proses memasaknya yang cukup memang waktu karena pak sabar menggunakan bahan-bahan yang masih segar. Warung yang berada di Jalan Imogiri Barat KM 4, Dokaran, Tamanan, Bantul ini menyediakan berbagai menu spesial dari belut dan juga kuthuk (ikan gabus). Dan yang paling banyak diminati orang adalah sambel welutnya. Dalam satu porsi sambe welut tersebut kita bisa menikmati belut dengan balutan sambal yang terasa cukup pedas dan campuran kol, tomat, dan sawi lengkap dengan kuahnya. Satu kilogram sambal belut harganya Rp100 ribu, untuk menu osengnya harga Rp100 ribu per kilogram, untuk harga ikan gabus goreng, harga yang ditawarkan adalah Rp 90.000 per kilogram. Sementara oseng-oseng ikan gabus adalah Rp 100.000 per kilogram. Kemudian Wader goreng adalah Rp 60.000 per kilogram.

5. Menikmati suasana tempo dulu di Kopi Klothok

Kuliner Blusukan Jogja
kopi klothok pakem, via: kopiklotokpakem.blogspot.co.id

Menuju kearah utara Jogja, tepatnya di daerah Pakem ada sebuah tempat bernama Warung Kopi Klothok yang harus didatangi. Warung ini menawarkan suasana rumah tempo dulu dengan ornamen yang saat ini sudah jarang  ditemukan di kota. Bukan hanya suasana tempo dulunya yang bisa kita nikmati ditempat ini. Berbagai makanan dan minuman yang dijual pun adalah makanan-makanan khas Jogja tempo dulu seperti kopi klothok, nasi ketel, sambal dadak, sayur lodeh tempe lombok ijo, sayur lodeh kluwih, sayur lodeh terong, dan jadah goreng. Letaknya yang berada di dekat lereng Merapi membuat suasana sejuk disekitar tempat ini. Untuk harga jangan khawatir karna varian menu disini sangat murah dan terjangkau, mulai dari Rp. 1.000,- sampai RP 10.000-an.

6. Entok Slenget Kang Tanir yang bikin meleleh

Kuliner Blusukan Jogja
entok senget kang tani, via: jajanjogja.com

Untuk yang suka dengan makanan super pedas, Entok Slenget Kang Tanir yang ada di Randu Songo, Donokerto, Turi, Sleman ini wajib banget dicoba. Kelezatan dan rasa pedas entok slenget ini sudah pasti akan membuat siapa saja yang menikmatinya meleleh. Rasa pedasnya berasal dari sambal yang digunakan untuk memasak daging entoknya yang meresap sampai ke dalam.Belum lagi kuahnya yang tak kalah pedas akan membuat kita semakin meleleh. Entong slenget ini disajikan bersama potongan kol dan mentimun yang berguna untuk sedikit menetralisir rasa pedasnya. Untuk harga cukup murah dengan Rp 16.000 itu untuk satu porsi entok slenget, belum dengan nasi dan minum. Nyam!

7. Memesan langsung mangut lele di dapurnya Mbah Marto

Kuliner Blusukan Jogja
mangut lele mbah marto, via: www.yogya-backpacker.com

Dan kuliner blusukan terakhir yang wajib dicoba adalah Mangut Lele Mbah Marto yang berada tidak jauh dari Kampus  ISI Yogykarta di daerah Sewon, Bantul. Dahulunya Mbah Marton berjualan dengan cara berkeliling kampung. Tapi sekarang Mbah Marto menjual dagangannya di rumahnya. Yang paling unik adalah pembeli bisa langsung memesannya didalam dapur Mbah Marto. Sebagian ruangan di rumahnya juga bisa digunakan sebagai tempat untuk menikmati kelezatan makanan ndeso ini.  Jadi berasa seperti makan di rumah sendiri. Harga seporsi mangut lele di warung Mbah Marto cukup murah, Rp 15.000. Harga yang sama juga berlaku untuk menu lain, berongkos, gudeg, dan nasi ayam. Adapun minumannya, es teh dan es jeruk, dijual dengan harga Rp 2,000 per gelas. (harga dapat berubah).

Nah, buat kalian juga yang ingin menikmati nikmatnya wisata kuliner Jogja dan sambil jalan - jalan di Jogja, jangan ragu untuk percayakan perjalan wisata Anda bersama penyedia paket wisata jogja di TripJogja.co.id. Kami siap menjadi partner perjalanan wisata Anda.

Sudah siap blusukan mencari kuliner maknyus di Jogja?

__

Author : Nova AristiantoEditorAjeng Darmista

Stop! Jangan Ninggalin Jogja Sebelum Bawain 6 Oleh-oleh Khas Ini Buat Keluarga Di Rumah.

Bagaimanapun kita menjelaskan bahwa berwisata adalah tentang membeli pengalaman, tuntutan tentang keberadaan buah tangan selalu muncul ketika kita berpamitan pada sanak saudara maupun kerabat kerja. Tentu saja buah tangan atau oleh-oleh yang diharapkan haruslah unik dan bersifat eksklusif karena lekat dengan ciri khas daerah tujuan. Yogyakarta, sebagai salah satu kota tujuan wisata tentunya juga memiliki beberapa cinderamata khas yang dapat dijadikan sebagai bingkisan. Berikut adalah beberapa alternatif dari tripjogja sebagai pilihan cinderamata untuk sanak saudara sebagai bukti telah menjejakkan kaki di bumi Yogyakarta.

1. Kaos Dagadu

Dagadu Jogja
Dagadu Jogja

Lekat di benak kita tentang Joger yang begitu melambangkan Pulau Dewata. Demikian juga Dagadu yang begitu lekat dengan Yogyakarta sebagai salah satu lambang pariwisata. Dagadu menawarkan cinderamata dengan pendekatan nilai budaya jawa yang begitu terasa Jogja-nya dalam produk-produk yang dijual pada wisatawan. Tentunya pemilihan kata yang digunakan dalam kaos yang diproduksi akan mengundang gelak tawa bagi siapapun yang sedang melihatnya. Berbagai macam pakaian dengan ukuran anak juga tersedia di Dagadu. Selain pakaian, tentunya berbagai macam pernak-pernik seperti gantungan kunci,sandal, dan lain-lainnya dapat kita temukan ketika berkunjung ke tempat ini. Outlet Yogyatourium Dagadu dapat ditemukan di Jl. Gedongkuning Sel. No.128, Rejowinangun, Kotagede sedangkan gerai-gerai kecil di beberapa tempat seperti Alun-Alun Utara dan Malioboro Mall.

2. Batik

Paket wisata jogja, paket tour jogja, Oleh-oleh Khas Jogja
Belanja Batik asik di jogja, via: kompasiana[dot]com

Kain corak yang begitu terasa jiwa lokal karena erat dikaitkan dengan budaya Jawa tentunya dapat menjadi buah tangan yang begitu berharga untuk para kerabat dan sanak saudara. Berbagai tempat untuk berburu batik dapat kita kunjungi di Yogyakarta sesuai dengan budget yang kita miliki tentunya. Apabila mata kita cukup jeli, kita dapat menemukan beberapa kain batik maupun pakaian jadi bercorak batik yang berkualitas dan menarik dengan harga yang terjangkau. Untuk batik-batik yang murah meriah dan mengandalkan keterampilan tawar-menawar dapat kita buru di Pasar Beringharjo, Jl. Malioboro, serta Kampung Batik Ngasem. Sedangkan untuk yang memiliki budget berlebih dapat membeli batik di Mirota Batik.

3. Perak

Kerajinan Perak
Kerajinan Perak

Kerajinan yang satu ini dapat kita temukan di area Kotagede sebagai sentra kerajinan perak. Berbagai macam produk olahan perak untuk perhiasan dapat kita temukan di wilayah ini dengan harga yang cukup bersaing dan realistis mengingat pasaran harga perak yang cukup tinggi. Tentunya cinderamata yang satu ini dapat dipersiapkan sebagai buah tangan untuk pujaan hati yang menanti kedatangan kita. Tentang kualitas, tak perlu kita meragu karena para pengrajin perak telah ditempa selama beberapa waktu untuk menempuh proses panjang menghasilkan produk bermutu.

4. Bakpia

Paket wisata jogja, paket tour jogja, Oleh-oleh Khas Jogja
Bakpia, cemilan manis khas Jogja, via: facebook[dot]com

Bakpia tentunya menjadi salah satu buah tangan yang tidak boleh dilewatkan. Membawa bakpia sepulang dari Yogyakarta tentunya merupakan sebuah ritual yang hampir sakral untuk dilakukan dalam sebuah kunjungan. Makanan manis yang berbahan dasar kacang hijau ini pada dasarnya berasal dari Cina namun seiring berjalannya waktu, makanan yang satu ini dikaitkan secara erat sebagai cinderamata khas Yogyakarta. Bakpia dijual dengan varian rasa rasa original kacang hijau, keju, cokelat, nanas, durian, ubi ungu, dan kacang merah dengan harga jual antara Rp 20.000-Rp 40.000 per kotak.

5. Gudeg

Paket wisata jogja, paket tour jogja, Oleh-oleh Khas Jogja
Gudeg Kendil komplit, via: cupuwaturesto[dot]com

Selain penampakan alam dan atraksi budaya, makanan tentunya menjadi daya tarik yang menarik sebagai alasan untuk memutuskan kunjungan wisata. Dari sekian banyak julukan untuk kota ini, Kota Gudeg tentunya diberikan bukan karena alasan yang mengada-ada. Julukan ini diberikan pada Yogyakarta karena memang makanan ini telah menyatu dengan kekhasan kota ini. Beberapa nama yang dapat dijadikan sebagai referensi untuk bingkisan Gudeg adalah Gudeg Pawon, Gudeg Yu Djum, Gudeg Wijilan. Sebagai oleh-oleh, makanan gudeg ini sebenarnya cukup awet dan menghindarkan diri dari oleh-oleh yang membusuk di perjalanan. Untuk Gudeg, kita tidak perlu ragu lagi karena bahkan beberapa penjual telah menyediakan makanan ini dalam bentuk kaleng sehingga sangat aman untuk dibawa bepergian jauh.

Seporsi gudeg, krecek, dan telur pindang dipatok Rp 10.000 hingga Rp 200.000, tergantung paket yang dipilih. Kalau ingin tambahan dada ayam, harganya jadi sekitar Rp 30.000 per porsi. Yang paling mahal adalah paket kendil berisi gudeg, sambal goreng krecek, dengan lauk pendamping 10 telur pindang dan seekor ayam. Gudeg dalam kendil ini awet buat oleh-oleh, tahan hingga tiga hari.

6. Coklat Monggo

Paket wisata jogja, paket tour jogja, Oleh-oleh Khas Jogja
Coklat Monggo Khas Jogja, via: katalogkuliner[dot]

Tak hanya bahan pangan yang bersifat tradisional. Yogyakarta juga memiliki bingkisan khas berupa makanan olahan coklat yang begitu erat dikaitkan dengan kota ini yaitu Coklat Monggo. Coklat Monggo merupakan buah karya kreatif anak bangsa Belgia dengan memadukan berbagai macam bahan kualitas tertinggi milik Indonesia. Coklat ini telah hadir dan begitu lekat dengan Yogyakarta karena telah berusia lebih dari 10 tahun. Produk-produk Coklat Monggo pada dasarnya dapat kita temukan di beberapa gerai minimarket di Yogyakarta. Namun untuk varian yang lebih lengkap lagi dapat ditemukan di Jl. Tirtodipuran dan di Kotagede. Untuk dapat mengamati tentang proses pengolahan serta mencicipi rasa coklat yang disajikan kita dapat bertandang ke pabrik secara langsung.

Coklat Monggo ini terdiri dari coklat batang 40 gram dan coklat papan 80 gram, ada juga coklat jenis praline, coklat-coklat ini dibungkus dengan kertas daur ulang dengan rasa macam-macam seperti caramello, dark, susu, strawberry, mangga dan marzipan, soal harga untuk coklat batang 40 gram seharga Rp. 17.000,- dan coklat papan 80 gram Rp. 29.000,-, harga ini tentunya lebih murah daripada di luar pabrik. (*)

Demikian informasi mengenai oleh oleh khas Jogja yang bisa kamu jadikan buah tangan. Semoga informasi ini bermanfaat, dan bagi kamu yang mencari paket wisata Jogja kamu bisa hubungi kami TripJogja.co.id sebagai partner perjalanan wisata kamu di Jogja.

--

Author : Pradipta Akoso | Editor : Ajeng Darmista

Pantai Depok: Nikmatnya Menyantap Hidangan Laut Segar Hasil Tangkapan Sang Nelayan

Selain pesona alam, deretan pantai di selatan Yogyakarta juga menyimpan potensi kuliner yang tidak kalah menarik untuk dicoba. Pantai Depok misalnya, pantai yang berlokasi sangat dengat dengan Pantai Parangtritis ini menyajikan pesona wisata kuliner yang memikat lidah kita kala berkunjung ke sana. Berbagai macam sajian seafood yang masih segar hasil keringat dari para nelayan di sekitar sana dapat menyembuhkan rasa lapar yang sering muncul saat sedang berwisata.

Terletak di bagian selatan Daerah Istimewa Yogyakarta tepatnya di Kabupaten Bantul, Pantai Depok merupakan salah satu alternatif tujuan wisata yang dapat kita kunjungi ketika berada di Yogyakarta. Kita hanya perlu menempuh jarak sekitar 47 Kilometer dari pusat kota menuju ke arah selatan melalui Jalan Parangtritis. Hadir dengan kondisi jalan yang cukup mulus, apabila lalu lintas sedang cukup lenggang kita dapat sampai di Pantai Depok dengan menempuh 45-60 menit perjalanan. Waktu yang cukup lama bagi kita untuk membayangkan lezatnya menyantap ikan segar selama berada dalam perjalanan.

Pantai Depok
Pantai Depok

Sesampainya di Pantai Depok, mata kita akan melihat banyak kapal nelayan bertengger di pinggir pantai. Kapal-kapal inilah yang menjadi sarana dan harapan hidup para nelayan dalam berburu ikan dan hewan laut lainnya yang dapat mengobati kita dari rasa lapar. Kapal-kapal ini menjadi saksi sepak terjang dan kerja keras para nelayan yang nantinya dapat kita nikmati dengan sambal, nasi, dan lalapan.

Olahan Seafood Pantai Depok yang Masih Segar

Pantai Depok menjadi salah satu rekomendasi lokasi wisata untuk melepas lelah selepas kunjungan ke Pantai Parangtritis dan ber-sandboarding ria di Gumuk Pasir Parangkusumo. Hal ini dikarenakan keahlian para pengusaha lokal dalam meramu sajian yang menggugah selera dan dapat mengobati rasa lapar kita. Pantai Depok yang juga memiliki TPI (Tempat Pelelangan Ikan) ini dipenuhi oleh berbagai warung makan yang menyajikan olahan seafood yang masih segar dengan harga yang terjangkau.

Kita dapat memilih lokasi santap siang secara acak di tempat ini karena rata-rata pemilik warung telah diberkati dengan keterampilan memasak yang memanjakan lidah kita. Dari mulai kepiting, udang, kakap, cumi-cumi, cakalang, dan berbagai macam ikan lainnya dapat kita nikmati dalam bentuk yang sudah matang di Pantai Depok. Namun sedikit tips dari kami adalah untuk memilih lokasi yang cukup ramai sehingga kita mendapatkan siklus ikan laut yang masih segar karena saking banyaknya pelanggan. Lebih baik sedikit mengantri untuk mendapatkan kualitas bukan? Apabila kita masih merasa ragu dengan keterampilan pemilik warung dalam memasak ikan, kita juga dapat membeli ikan mentah secara langsung dari para nelayan maupun penjual ikan untuk kemudian dimasakkan di warung-warung yang tersedia.

Apabila kita terlalu lama dalam menunggu antrian makanan, kita pun dapat melihat sekitar untuk menghilangkan rasa bosan. Sebeum rasa lapar menurunkan mood anda, Pantai Depok juga menjajakan berbagai macam cemilan dan makanan ringan yang dapat kita beli sebagai penunda rasa lapar.

Jogja Air Show

Selain sajian makanan yang menggugah selera, Pantai Depok juga memiliki sebuah event yang dapat membuat kita berdecak kagum. FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) DIY memiliki kegiatan tahunan bertajuk ‘Jogja Air Show’ yang diisi dengan pertunjukan terjun payung, paralayang, gantole, paramotor, serta aeromodelling yang sangat menakjubkan. Tidak hanya dari dalam negeri, atlet-atlet aero sport dari negara-negara lain pun turut berpartisipasi dalam kegiatan tahunan ini. Tentunya kita perlu menyiapkan kacamata hitam agar mata kita tidak terlalu lelah karena mentap langit secara langsung saat matahari sedang terik-teriknya.

Tidak hanya memuaskan jiwa dan mata, deretan pantai di Selatan Yogyakarta juga menyajikan kepuasan bagi lidah anda. Pantai Depok lah yang menjadi tuan rumahnya.(*)

Author : Pradipta Akoso | Editor : Ajeng Darmista

Waktu Operasional : Setiap hari, mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB

HTM : Retribusi Kendaraan dan Perorangan (Rp.5000/kepala)

Fasilitas:  Kamar Mandi, Rumah Makan, Pasar Ikan, Mushola

Aktifitas:

Event Khusus : Jogja Air Show

Alamat : Jalan Pantai Depok, Parangtritis, Kecamatan Bantul, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta,

Website : Review Tripadvisor

Map :

Jarak dari 0 Km Jogja:

Jarak tempuh dari No Kilometer Yogyakarta ke Pantai Depok kurang lebih 28 km, Dengan Estimasi Waktu tempuh 45 - 60 menit. Perbedaan hasil pada saat Kondisi di lapangan sangat memungkinkan terjadi akibat faktor-faktor lain seperti Kondisi lalu-lintas dan atau Jenis alat transportasi yang digunakan.

Menuju Kesana :

Untuk sampai pada lokasi Pantai Depok, Anda bisa menggunakan jalur menuju Pantai Parangtritis dan sebelum sampai pada Pantai Parangtritis belok ke kanan menelusuri pantai. Atau dengan jalur lain yaitu sebelum Anda memasuki portal pembayaran akomodasiPantai Parangtritis, Anda belok ke kanan dan mengikuti jalan aspal langsung menuju pantai Depok.

Berkendara dengan angkutan umum mempunyai resiko keterlambatan, ketersediaan armada dan yang paling menakutkan adalah tersesat. Mungkin ada baiknya mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia Paket Wisata Jogja yang berpengalaman guna membuat perjalanan wisata di Jogja menjadi menyenangkan.

Best Time to Visit :

What to bring :  Tisu basah dan Hand Sanitizer

Do : Mengunjungi Pantai Parangtritis sebelum melepas lelah sambil mengisi tenaga di Pantai Depok.

Don't :

Soto Kadipiro: Mbahnya Soto Enak di Jogja, Yang Asli Yang Mana?

Serius, tipe soto seperti ini agak tidak lazim di Jogja, dan pemilik citarasa seperti ini cuma di Soto Kadipiro Jogja. Kaldunya ayam bercampur dengan gurihnya bumbu soto menjelma menjadi soto dengan kelezatan yang istimewa. 1 suap sendok pertama yang masuk ke mulut langsung cepat menyebar gurih & seger kuahnya di seluruh dinding mulut.

Tripjogja.co.id - Tak ada yang bisa menyangkal bahwa Jogja adalah gudangnya soto enak. Berbagai macam jenis soto tersaji disini dengan banyak jenisnya. Mulai dari soto asli Jogja yang cenderung bening & segar hingga soto ala Jawa Timuran atau soto ala Banjarmasin. Dari berbagai macam soto tersebut semua ada di Jogja dan selalu ada yang menonjol dari segi rasanya.

Kebetulan saya adalah penikmat soto. Soto menjadi pilihan pertama saya untuk menu sarapan sehari-hari. Belakangan ini saya sedang hobi banget makan soto paling legendaris di Jogja, yaitu Soto Kadipiro.

Soto Kadipiro, mbahnya soto enak di Jogja

Berbeda dengan beberapa jenis soto enak di Jogja lainnya yang cenderung gurih sedikit manis gurih, Soto Kadipiro ini relatif lebih gurih tanpa rasa manis sedikitpun dengan sentuhan bumbu kemiri dan kunir. Berkuah bening (tidak pekat) semu kuning dan seger kuahnya bikin ketagihan. Serius deh, tipe soto seperti ini agak tidak lazim di Jogja, dan pemilik citarasa seperti ini cuma di Soto Kadipiro Jogja. Kaldunya ayam bercampur dengan gurihnya bumbu soto menjelma menjadi soto dengan kelezatan yang istimewa. 1 suap sendok pertama yang masuk ke mulut langsung cepat menyebar gurih & seger kuahnya di seluruh dinding mulut. Sendok selanjutnya, fix bikin pengen nambah dan nambah terus.

soto kadipiro asli
Legendanya soto di Jogja, Soto Kadipiro. Konon berdiri sejak 1921

Psst, menurut sumber yang terpercaya konon Soto Kadipiro yang pertama buka sejak tahun 1921. Bisa bayangkan sudah berapa generasi yang mengelola? Hebatnya, citarasa tradisional tetap terjaga sampai sekarang. Buktinya adalah proses pembuatan kuah Soto Kadipiro tetap dimasak menggunakan kuali tanah liat dan dibakar menggunakan kayu bakar. Ini membuat aroma kuah kaldunya terasa lebih "nampol" saat disantap.

Baca juga: Jangan Terlewatkan! 7 Spot Wisata di Jogja Selatan Yang Wajib Di Explor Keindahannya.

Soyto kadipiro jogja
Kuah soto dari kaldu ayam jawa yang diolah dengan kuali tanah liat dan dibakar dengan kayu. Aromanya bikin sedeeeep.

Soto Kadipiro yang asli, yang mana sih?

Kalo kamu adalah pelancong yang bukan asli orang Jogja, pasti akan bingung dengan banyaknya warung / rumah makan Soto Kadipiro, terutama yang di Jalan Wates, berjajar-jajar tuh! Apalagi yang di selatan jalan, ada lebih dari 4 rumah makan yang bertuliskan SOTO KADIPIRO dengan sign board gede-gede. Ada yang bertuliskan Soto Kadipiro II, Soto Kadipiro Plus, dll dll... Bikin bingung asli!

soto kadipiro
Jika Anda mencari Soto Kadipiro di Jl, Wates, akan tampak berjejer-jejer sign board Soto Kadipiro. Tapi, hanya 1 yang dianggap asli dari pertama kali buka.

Ternyata, Soto Kadipiro yang asli justru ada di utara jalan Wates. warungnya kecil dengan sign board yang kecil, bahkan cenderung gak keliatan. Tapi gampang dicari karena bersampingan dengan Resto Waroeng Steak & Shake yang udah cukup tersohor itu. Sejauh ini menurut kami di Tripjogja Soto Kadipiro asli-lah yang paling enak, yang proses pengolahannya masih tradisional dan selalu terjaga citarasanya. Kalo mau jajan ke Soto kadipiro, jangan sampe salah tempat yah.

Baca juga: Terbaik! 7 Destinasi ini Wajib Kamu Kunjungi Kalo ke Jogja Bagian Utara. 

soto kadipiro jogja
Inilah penampakan warung Soto Kadipiro yang diyakini sebagai warung pertama berdiri di Jogja. Dari luar tampak kecil dan sign board yang tidak begitu "ngejreng".
soto kadipiro yang asli di jogja
Soto Kadipiro tampak di dalam. Selalu penuh dengan para pecinta kuliner dalam & luar kota.

Ancer-ancer Soto Kadipiro yang Asli:

Detil lokasi soto kadipiro bisa dicek di google map ini

Sajian menu di Soto Kadipiro Jogja yang Asli

Jenis menu di Soto Kadipiro yang asli ini cuma ada 1 jenis saja, hanya menjual soto ayam yang disajikan campur atau nasi terpisah. Anda boleh pilih sesuai selera Anda. Favorit saya dan temen-temen di Tripjogja adalah soto campurnya. Percampuran aroma nasi hangat dengan kuah soto panas adalah sajian sempurna untuk menu sarapan kami.

soto kadipiro
Soto + ayam tanpa tulang + jeruk hangat = favorit banget.

Meskipun hanya menjual 1 jenis menu utama, disini juga menyajikan bermacam-macam menu pendamping untuk makan soto dengan lebih nikmat. Ada perkedel, tempe goreng, sate telur puyuh, ayam paha atas (bahasa jawanya: gending) dan ayam tanpa tulang. Favorit kami adalah menu soto plus ayam tanpa tulang yang dicampur dengan bawang goreng dan sedikit kecap manis. Oiya kecap manisnya menggunakan merk lokal dari Purworejo dengan rasa yang uenakkk.

Baca juga: Itinerary Terbaik Paket Wisata Jogja 3 Hari 2 Malam Versi Tripjogja. Kemana aja?

Untuk menu minumnya sih standar ya, ada teh dan jeruk yang bisa rekues hangat atau dingin. Cobalah pesan minuman jeruknya, manis & nikmat.

Tips jajan di Soto Kadipiro

Beberapa tips jajan di Soto Kadipiro Asli di Jogja versi Tripjogja:

  1. Pastikan tidak salah tempat, temukan Warung Soto Kadipiro yang asli di Jalan Wates, Jogja.
  2. Sebaiknya datang pagi, karena soto adalah menu paling enak untuk sarapan.
  3. Datang pada saat weekday, karena weekend relatif lebih ramai oleh para pelancong dari luar kota Jogja.
  4. Pesan soto sesuai selera, nasi dicampuar atau nasi dipisah.
  5. Tambahkan menu pendamping berupa ayam tanpa tulang bercampur bawang goreng & sedikit kecap manis. Bikin tambah lahap makannya.
  6. Kami tim Tripjogja paling demen pesen jeruk es/hangat disini, manis & segerrrr.
  7. Kalo mau bungkus dibawa pulang, Soto Kadipiro Asli tidak memberikan plastik, Anda wajib membawa sendiri wadah / rantang untuk pesan dibawa pulang.

Baca juga: Lagi... Itinerary Paket Wisata Jogja 2 Hari 1 Malam Kece Khusus Untuk Kamu, Millenials!

Demikian tips-tips untuk mendapatkan pengalaman makan Soto enak di Jogja versi Tripjogja. Jika Anda butuh advice lebih lanjut untuk ke Soto Kadipiro, silahkan hubungi Advisor kami untuk berdiskusi tentang paket wisata Jogja sesuai rekues Anda.

Kuliner Extreme Belalang Goreng Gunungkidul, Berani Coba?

Belalang atau walang adalah serangga yang biasa hidup di sawah dan pepohonan, siapa sangka di Yogyakarta tepatnya didaerah Gunung Kidul, belalang ini disulap menjadi makanan yang lezat. Gunungkidul adalah destinasi wisata di Yogyakarta yang sedang naik daun, surganya pantai dan wisata minat khusus seperti river tubing, rafting, rock climbing dan surfing . Yang tak kalah khusus adalah kulinernya, yaitu walang goreng atau belalang goreng ini.

via : //www.instagram.com/p/Bfkm9DYHG_O/
( via : //www.instagram.com/p/Bfkm9DYHG_O/ )
Walang atau belalang sebelum proses pemasakan menjadi makanan yang lezat
walang atau belalang sebelum proses pemasakan menjadi makanan yang lezat ( via : www.instagram.com/p/BaTyailD12W/ )

Belalang kaya akan Nutrisi ?

Yup walang atau belalang goreng sangat cocok untuk cemilan dan lauk, rasa gurih dan kerenyahan wajib banget kamu coba, sekali gigit "kriuk!!", sensasinya gak akan kamu temukan dari jenis cemilan biasa. Selain itu belalang juga punya kandungan protein hewani yang 20 hingga 40 % lebih tinggi dari protein yang ada pada udang windu, daging sapi dan ayam dimana didalamnya terdapat asam amino essensial yang sangat berguna untuk mempercepat sekaligus melindungi pertumbuhan sel sel tubuh dan baik bagi peningkatan stamina. Nah lo, buat kamu yang cewek, berguna nih buat kekinclongan kulit tubuh. Gak cuma itu sih, kulit belalang pun mengandung senyawa kitosan serupa dengan kulit yang ada pada udang sehingga memiliki rasa yang gurih, berprotein tinggi dan renyah ketika digoreng. Gak heran kalo pas nyoba makan belalang goreng itu rasanya miriiip banget sama udang goreng.

Baca juga: Goa Pindul: Temukan Banyak Hal Eksotis Dari Perjalanan Menyusuri Sungai dan Goa Disini!

Dimana Bisa Menemukan Penjual Belalang Goreng ?

walang goreng dadakan di Tahura Bunder
walang goreng dadakan di Tahura Bunder ( via : //www.instagram.com/p/BTa18QoFQMw/ )

Tenang ... tenang... untuk mendapatkan belalang goreng ini tidak lah sulit seperti dahulu, bila dulu kita harus menunggu musim belalang tiba untuk menyantab cemilan ini, kini setiap hari pun ada . Belalang goreng sudah tersedia di berbagai pusat oleh oleh terutama di Gunungkidul, selain itu di sepanjang jalan Jogja - wonosari juga banyak pedagang di pinggir jalan yang menjual cemilan ini, Salah satunya adalah di Tahura Bunder yang belalang nya di goreng dadakan!! Masih anget bisa langsung dimakan.. dijamin renyah banget

Variasi rasa belalang
Variasi rasa belalang ( via : //www.instagram.com/ )

Untuk harga belalang goreng dijual mulai dari Rp 30.000 / toples . Gak suka gurih? Santai gaes, ada pilihan rasa pedas atau manis. Jadi, fix banget! Belalang goreng ini adalah salah satu kuliner (lebih tepatnya cemilan sih..) yang wajib kamu-kamu coba kalo lagi trip ke Jogja, apalagi bareng Tripjogja, ahlinya paket wisata jogja.

Foot note: Bagi temen-temen yang mudah alergi, mungkin belalang goreng bisa menyebabkan alergi.

Soto Pak Slamet Gamping: Gurih & Seger! Tetap Dicari Walau di Pinggiran Kota Jogja.

Paling menyenangkan kalo nemu tempat makan enak & murah. Perasaan ini jugalah yang kami rasakan saat pertama kali nyoba Soto Pak Slamet yang terkenal di daerah Jogja bagian barat ini. Murah & enak!
Alamat: Jalan Bibis, Dusun Mejing Kidul, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman. Telp: (0274) 7492830

Soto Pak Slamet - Mungkin warung soto ini tidak setenar nama besar Soto Kadipiro, tapi jika Anda cocok dengan citarasa khas Soto Kadipiro, kami yakin Anda juga pasti cocok dengan Soto Pak Slamet ini.

Ya, soto ini memiliki rasa khas yang identik dengan Soto Kadipiro. Tapi dalam beberapa hal, Soto Pak Slamet memiliki keunikan-keunikan lain yang tidak akan kita dapatkan di Kadipiro.

Apa itu?

Mari kita bahas satu-per satu 🙂

Soto Pak Slamet, Soto Enak & Segar yang Jogja Kadipiro Banget.

soto pak slamet gamping
Soto Pak Slamet mempunyai rasa yang mirip dengan Soto Kadipiro. Gurih & segar. Meski tidak setenar kadipiro, soto disini juga banyak dicari oleh masyarakat Jogja untuk wisata kuliner pagi hari.

Seperti yang kami tulis diatas, bahwa Soto Pak Slamet ini Kadipiro banget. Rasa yang indentik, enak, kuah segar & nikmat dengan suwiran ayam kampung yang pastinya bikin kuah kaldu di soto ini jadi lebih gurih.

Disajikan dengan porsi sarapan (baca: dibawah porsi normal pada umumnya, 1 porsi kurang, 2 kebanyakan, red). Meski tidak sesedikit porsi soto semarangan / soto kudus, untuk Anda yang hobi makan dengan porsi besar, rasa-rasanya wajib memesan minimal 2 porsi.

Di warung Soto Pak Slamet ini, Anda juga adakan disajikan lauk pauk pendamping makan soto. Ada sate ayam, tempe & tahu bacem, potongan ayam kampung, sate telur, dan banyak makanan ringan lainnya seperti kerupuk rambak dan rempeyek.

Sajian lauk pauk itu yang membuat kita jadi "auto comot" saat kita menikmati soto di warung ini. Bikin tambah napsu makan, pengennya ambil ini & itu.

Yang bikin rasanya lebih enak adalah: harganya yang murah. Jika dibandingkan dengan Soto Kadipiro yang lebih terkenal, soto disini jauh lebih murah harganya.

Per artikel ini diterbitkan, harga 1 porsi soto disini yaitu Rp. 12.000 / porsi. Harga ini lebih murah dibanding jika kita makan soto di beberapa warung soto yang sudah lebih terkenal di Jogja. Dan kita tetap akan mendapatkan citarasa soto yang enak & segar khas Jogja daerah Kadipiro.

soto pak slamet mejing
Nah ini dia... ayam potong, tahu bacem, dkk. Bikin makan tambah enak sekaligus bikin ga sadar comot sana sini, Tau-tau billnya jadi banyak :)) (via gudegnet)
soto pak slamet Jogja
Suasana ramai di dalam warung, hampir dipastikan setiap pagi selalu ramai, apalagi weekend & musim libur.

Wajib Coba: Carang Gesing, Hidangan Penutup Tradisional.

Ada 1 yang paling spesial dari makanan-makanan di Soto Pak Slamet ini, yaitu CARANG GESING nya. Serius, ini istimewa enaknya...

Bagi Anda yang belum tahu carang gesing, ini adalah semacam kue tradisional khas Jogja - Jateng. Banyak kita temukan di pasar-pasar tradisonal atau toko yang menjual berbagai macam snack lokal / jananan pasar. Hampir mirip dengan nagasari / nogosari, tapi isinya hanya potongan pisang segar tanpa adonan tepung berasnya. Rasanya enak, segar & legit di lidah.

carang gesing di soto pak slamet
Carang gesing paling TOP. Jika kesini, wajib banget coba. Paling enak dimakan sebagai hidangan penutup. (via cookpad)

Menurut kami carang gesing disini adalah yang paling enak yang pernah kami coba. Disini kami biasa makan carang gesing sebagai hidangan penutup. Apalagi jika masih panas/hangat setelah diambil dari tempat pengukus. Rasanya selalu ngangeni & bikin kita jadi ingin terus kembali kesana.

Lokasi Warung Soto Pak Slamet Gamping

Alamat Soto pak Slamet ada di Jalan Bibis, Dusun Mejing Kidul, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman. Telp: (0274) 7492830.

Jika Anda belum pernah, atau baru mau kesana, sebaiknya gunakan penunjuk arah di google map atau sejenis (peta menuju Soto Pak Slamet klik disini). Paling mudah menuju kesana melalui jalan Wates, tapi Anda bisa juga melalui jalan Godean untuk sampai kesana.

Patokan paling mudah adalah Anda akan melewati minimarket Ind*maret dan pastikan menyeberangi rel kereta api (jika lewat jalan wates), setelah melewati rel kereta Anda akan melihat sign tulisan menuju ke warung Soto Pak Slamet. Ciri paling mudah mengenali warungnya adalah parkiran mobil yang ramai dan hampir selalu penuh di pagi hari, apalagi saat weekend atau musim libur tiba.

Warung soto pak slamet
Warung Soto Pak Slamet, tampak dari luar mudah ditebak dengan banyaknya kendaraan di area parkir depan.

Harga Makanan & Minuman di Soto Pak Slamet

Soal harga, tak perlu khawatir. Seperti yang kami sampaikan diatas, harga makanan dan minuman di warung ini terbilang cukup murah & bersahabat dengan kantong.

Harga soto dengan nasi dicampur Rp. 12.000 dan minum teh hangat hanya Rp. 3.000. Sangat terjangkau! Bahkan carang gesing kesukaan kami disini harganya pun terbilang sangat murah, hanya Rp. 3000.

harga soto pak slamet
Harga bersahabat & murah.

Tapi sebenernya bagi kami, berapapun harganya tak masalah, yang penting murah. #eh :p

Ralat: Yang penting asal tidak overprice harga bukanlah sebuah masalah, selama citarasa tetap selalu terjaga. Karena rasa adalah kontji...

Tips Wisata Kuliner ke Soto Pak Slamet

Ada beberapa tips dari Tripjogja untuk Anda yang ingin kulineran ke warung Soto Pak Slamet.

  1. Datanglah pagi sebelum jam 8.

    Sebenernya sah-sah aja jika Anda ingin datang siang atau malam, toh warung ini buka sejak pukul 07.00 hingga 19.00 atau sehabisnya. Tapi umumnya di Jogja soto adalah menu sarapan, jadi menikmati soto disini tak ada salahnya disesuaikan dengan kearifan lokal. Dan datang sebelum jam 8 pagi adalah pilihan terbaik, selain masih fresh, warung ini lebih nyaman karena biasanya masih belum terlalu ramai dibawah jam 8 pagi.

  2. Pesan soto campur plus sajian potongan ayam.

    Menu khas disini adalah soto ayam kampung. Umumnya disajikan dicampur dengan nasi dan Anda boleh memilih tambahan menu opsional lainnya yang disajikan diatas meja. Pilihan Tripjogja jatuh pada potongan ayam sebagai lauk tambahan unutk semangkuk soto Anda.

  3. Jangan lupa tomat yang ada di sambalnya.

    Defaultnya, soto disini tidak pake tomat didalamnya. Bagi beberapa pecinta kuliner itu adalah suatu keharusan. Jika Anda pecinta pedas, tomat bisa Anda ambil di sambalnya, karena tomat disambalnya tidak ikut di uleg, tapi dipotong tipis-tipis. Perpaduan soto, sambal & tomat adalah suatu kesegaran yang hakiki.

  4. Minuman favorit = Jeruk hangat / es.

    Rasa es teh / teh hangat dimana-mana sih sama aja ya. Coba Anda pesan es jeruk / jeruk hangatnya, itu akan menambah kesegaran lidah setelah menyantap soto yang nikmat. Jeruknya kental dan tidak pelit, itu yang menjadi poin plus bagi kami.

  5. Carang Gesing sebagai hidangan penutup.

    Nah ini juga sebagai salah satu gong-nya makan soto disini. Bagi kami adalah suatu kewajiban untuk manikmati carang gesing disini setelah nyoto. Kadang harus sabar karena carang gesingnya selalu cepat habis diserbu pelanggan lain.

Last...

Memang Soto Pak Slamet yang berlokasi di Gamping ini belum setenar soto enak di Jogja lainnya seperti Soto Kadipiro, Soto Pak Soleh, Soto Pak Marto dll. Tapi menjadi satu kewajiban baru bagi kami jika ingin menikmati soto yang nikmat, segar & gurih di Jogja.

Jika Anda baru pertama kali ke Jogja & ingin berwisata kuliner, silahkan masukkan Soto Pak Slamet kedalam itinerary paket wisata Jogja yang Anda pilih di web Tripjogja. Bisa langsung hubungi Travel Advisor kami via chat WA disini atau telepon ke hotline kami disini >> +6281392313789. Pastikan Anda tidak melewati wisata kuliner khas Jogja di warung ini.

Yang sudah pernah mencoba kuliner Soto Pak Slamet, jangan lupa sharing pengalamannya di kolom komentar ya...

Gudeg Yu Djum : Gudeg yang Begitu Terasa Jogja-nya!

Selain potensi pariwisata yang bertumpah-ruah dan kearifan lokal yang senantiasa menarik kaki kita untuk datang kembali, Jogja memiliki beberapa ciri khas yang memang lekat dalam benak kita ketika menghirup udara di kota ini. Apalagi kalau bukan salah satu makanan khasnya yaitu gudeg. Kota ini bukan sembarang dijuluki dengan Kota Gudeg, pemberian julukan yang satu ini adalah karena Gudeg adalah salah satu makanan khas yang berasal dari Jogja.

via : gastronomy-aficionado[dot]com

Apa Sih Gudeg Itu?

Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya tentang wujud dan rupa makanan yang satu ini. Gudeg adalah makanan khas dari Yogyakarta yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan menggunakan santan. Proses dalam memasak gudeg memerlukan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan kualitas rasa yang memikat lidah. Penyajian gudeg pada umumnya disertai dengan areh (kuah santan kental) dengan dipadukan berbagai macam jenis lauk yang dibacam.

Satu elemen yang tidak boleh ditinggalkan adalah sambal goreng krecek yang menghadirkan citarasa pedas ketika memakan gudeg. Tentang citarasa, gudeg pada umumnya menghasilkan dominan rasa manis ketika berada di lidah kita sehingga perpaduan dengan sambal goreng krecek pun sangat berperan sebagai penambah kelezatan makanan.

Gudeg yang Jogja Banget

Berbicara tentang Gudeg, kota ini sebenarnya memiliki banyak warung makan yang menjajakan sajian khas yang satu ini. Namun, ketika kita menyebut tentang gudeg di Jogja, maka satu tempat yang pasti disebut sebagai rekomendasi pastilah Gudeg Yu Djum yang berdiri sejak tahun 1950 dan masih ramai pengunjung hingga saat ini karena citarasa yang melegenda dan memuaskan selera.

via : gudegyudjumpusat[dot]com

Gudeg Yu Djum memiliki banyak sekali cabang di Yogyakarta antara lain di Jl. Kaliurang, Jl. Wijilan, Jl. Laksda Adisucipto, Jl. Dagen, Jl. AM Sangaji, dan Jl.Wates, hampir dapat kita temui di berbagai penjuru kota. Namun, apabila kita mencari yang paling original, kita dapat berkunjung ke Warung Gudeg Yu Jum yang berada di Jl. Wijilan 167 yang merupakan lokasi pertama. Sebenarnya kita tidak perlu khawatir dalam memilih untuk berkunjung ke cabang yang mana karena ketika kita berbincang tentang rasa, semuanya sama-sama memanjakan lidah dan selera kita.

(Baca juga: 8 Gudeg yang Wajib Dicoba Saat Berlibur ke Jogja!)

Ketika kita datang dan berkunjung ke tempat ini, pastilah kita membeli gudeg untuk dinikmati. Variasi yang dapat kita pilih adalah tentang lauk pauk yang sesuai selera dari mulai tahu, tempe, telur, hingga ayam siap menemani sepiring gudeg yang kita nantikan. Untuk satu porsi gudeg paling murah, kita akan mendapatkan lauk tahu tempe dengan membayar sejumlah Rp 7.000 ribu saja. Kita tinggal memilih mana yang sesuai dengan selera dan kantong kita.

Cocok Untuk Oleh-oleh

dari-anto[dot]blogspot[dot]com

Selain dimakan di tempat, Gudeg Yu Djum juga cocok untuk dijadikan sebagai buah tangan untuk orang terkasih. Kita tidak perlu khawatir makanan yang kita beli akan basi karena gudeg ini mampu bertahan selama 24 jam tanpa perlu dihangati. Untuk pembelian gudeg sebagai buah tangan, biasanya wisatawan membeli porsi gudeg dengan kemasan besek maupun kendhil. Besek adalah keranjang kecil yang terbuat dari anyaman bambu sedangkan kendhil adalah sebuah wadah yang terbuat dari tembikar. Untuk gudeg besek dipatok harga mulai puluhan ribu rupiah dan kendhil mulai dari kisaran ratusan ribu rupiah tergantung porsi yang hendak kita bawa pulang.

Tidak perlu merasa ragu untuk mencicipi citarasa khas yang membuat kita merasa rindu. Gudeg Yu Djum memberikan solusi untuk perut-perut yang kelaparan juga jiwa-jiwa yang kebingungan untuk mencari buah tangan.(*)

Nah, bagi kamu - kamu yang ingin merasakan nikmatnya Gudeg Yu Djum kalian mesti ke Jogja guys. Dan bagi kalian yang butuh paket wisata jogja kalian bisa percayakan kepada kami TripJogja untuk menghandle liburan kamu selama di Jogja.

--

Author : Pradipta AkosoEditorAjeng Darmista