Embung Batara Sriten, Danau di Puncak Tertinggi Gunungkidul

Weekend telah tiba, karena punya waktu libur yang cukup longgar yaitu sabtu dan minggu aku berinisiatif mengunjunggi salah satu tempat wisata di Jogja. Pertama aku membuka media sosial instagram untuk mencari refrensi tempat wisata yang cucok dan keren, seperti dugaanku Jogja punya banyak pilihan tempat wisata baru yang bagus bagus, salah satunya artikel tentang embung di Gunungkidul yang menyita perhatianku. Bukan Ngelanggeran, tapi Embung Batara Sriten namanya. Embung Batara Sriten merupakan embung tertinggi di Gunungkidul. Menarik, bagaimana membayangkan Sebuah Embung (danau buatan) di atas puncak tertinggi Gunungkidul. Akhirnya kuputuskan kesana dan mencari info tentang Embung Batara Sriten. Oiya yang pengen tau update wisata terbaru, keren, dan kece di Jogja bisa buka artikel artikel di instagram @tripjogjaID . Selain share tempat tempat wisata, @tripjogjaID juga share kuliner lezat gaes yang Jogja banget plus temen temen yang pernah ngetrip bareng @tripjogjaID.

embung batara sriten (via : blog.reservasicom)

Diresmikan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada bulan September 2014 lalu, Embung Batara Sriten menawarkan wisata yang keren. Terletak pada ketinggian 859 mdpl, di puncak Pegunungan Baturagung Utara. Embung Batara Sriten menjadi embung tertinggi di Yogyakarta dan Jawa Tengah lho katanya. Selain menjadi objek wisata Embung Batara Sriten juga dimanfaatkan sebagai sarana penampungan air untuk mengairi agrowisata manggis dan kelengkeng yang berada di sekitarannya. Mantab ya!

Oke, kita mulai perjalanan dari kota Jogja, Karena perjalanan ini berat maka PERHATIKAN HAL HAL BERIKUT :

Setelah semua dipersiapkan kita on the way . Kali ini aku ditemani tiga orang teman, Haikal, Lutfi, dan Rendy. Kurang lebih 2 jam perjalanan dari kota Jogja, rute bisa kalian akses disini ya rute Embung Batara Sriten .

papan penunjuk jalan ke Sriten (via :ayuniversecom)

Embung Batara Sriten sendiri terletak di Sriten, Pilangrejo, Nglipar, Gunungkidul, Yogyakarta. Jalan menanjak akan mulai dari belokan SMK N 1 Ngelipar. Kalau dulu sih waktu kesana jalannya masih berupa conblok, di beberapa bagian saat tanjakan ada yang rusak juga, tapi mungkin sekarang sudah lebih baik. Rasanya seru bercampur takut! Beberapa kali bahkan Lutfi harus turun dari motor Haikal karena tidak kuat nanjak dan membantu mendorongnya. Asyik sih di tengah perjalanan kita sudah bisa menyaksikan view yang luas, karena memang berada di dataran yang tinggi. Jadi seperti mengendarai motor diatas awan!

Best time to visit nya adalah saat pagi (sunrise) dan sore (sunset) . Tapi kali ini kami kesiangan jadi mungkin pulangnya nunggu sampai sunset ya biar afdol. Akhirnya setelah melewati berbagai rintangan yang cukup melelahkan sampailah kita di Embung Batara Sriten. Kesan pertama adalah bersih dan tertata rapi. Lahan parkir disini juga lumayan luas gaes. Air di Embung juga jernih memantulkan cahaya matarahi yang cukup terik. Beberapa warung yang menjajakan kopi dan bermacam snack pun sudah berjejer. Ada sekitar lima warung, kami pun beriistirahat disana sambil ngelarisi ibu penjualnya. Pesan kopi, es teh dan mengambil beberapa cemilan sembari menikmati suasana Embung Sriten yang cukup ramai siang ini.

panorama senja embung batara sriten (via : colouringindonesiacom)

Ku putar terus pandanganku ke sekeliling, beranjak sejenak dari embung perhatiaku tertuju pada langsung bukit di belakangnya. Yup namanya Puncak Mangir yang konon puncak tertinggi di Gunungkidul. Lelah sudah redup, kami bergegas untuk menuju puncak, nanjak nya gak tinggi kok Bro jadi santai aja hehe. Keren banget deh Puncak Mangir! pemandangan 360 derajat di depan mata. Terlihat Waduk Gajah Mungkur dan Rawa Jombor di kejauhan, ditambah panorama lekukan lembah dan gundukan bukit yang dihiasi rumah rumah warga, juga persawahan. Di puncak bukit Manggir ini terdapat sebuah petilasan berupa makam lho gaes. Menurut cerita penduduk setempat, konon makam tersebut merupakan petilasan dari Syech Wali Jati yang moksa (menghilang) di bukit ini. Syech Wali Jati sendiri dulunya adalah kerabat Kasultanan di masa lalu. Widih agak serem ya?

makan di puncak manggir (via : nitainwanderlandcom)

Di Puncak manggir juga merupakan sarana untuk olahraga dirgantara seperti paralayang, paramotor, dan gantole. Asyik sekali kan gaes? diatas puncak juga berdiri beberapa buah gazebo untuk berirtirahat, memandang view epicnya Jogja dan Jateng. Bila beruntung kita akan mendapati Gunung merapi dan Merbabu yang gagah di ujung mata. Dengan tiket masuk: Rp 3.000 / orang
dan parkir motor: Rp 2.000, mobil: Rp 5.000 kami rasa lebih dari pantas. Yang suka fotografi landscape rekomende banget nih!

Puncak Mangir juga bisa untuk event paralayang gaes (via : jarangpanascom)

Menghabiskan setengah hari di Sriten, Akhirnya matahari mulai sembunyi. Rona jingganya membasahi kami dan pengunjung lain yang tersisa. Menyaksikan sebagian kecil ciptaan Tuhan diantara yang besar, sudah sepantasnya kita mengerti karunia-Nya. Dengan senyum dan energi positif kami beranjak pulang, berterimakasih pada alam yang masih saja berias cantik dan membagi kisah perjalanan ini kepada mu. Bahwa semakin sering kamu mengunjunggi tempat baru, semakin sering pula kamu bersyukur atas hidupmu. Salam hangat dari Jogja ya gaes!

Embung Batara Sriten ( via: instagramcom)

Tentang Candi Ijo, Senja , dan Jogja Dari Ketinggian

Pernahkah kita berfikir bagaimana kita hidup, bagaimana kita berkomunikasi dengan orang lain, berdampingan di tengah ketidak seragaman? Istilah " Kadang Hidup itu Kidding " ada benarnya . Jogja dengan ribuan pendatang yang ada, dengan segala kepentingan diri masing-masing tetap berusaha menjadi kota ramah tamah. Hidup di Jogja bukan tanpa masalah. Pekerjaan, study, asmara, hingga ekspetasi yang jauh dari realita kerap terjadi. Sadarkah ? bahwa semua harusnya seimbang, mungkin yang kita rasakan sama. Jenuh dengan rutinitas. Saat itu aku menyadari, waktunya menyeimbangkan diri. Sekedar bercanda dengan senja atau melihat wajah Jogja yang ternyata masih bisa tersenyum manja. Mungkin tempat satu ini juga cocok untukmu!

Candi Ijo dengan panorama sunset via eksotisjogjacom

Yup, bila beberapa hal menganggu pikiran aku biasa untuk lari. Bukan menghindarinya tapi menenangkan diri untuk menghadapinya. Setuju? Setuju ya hehe, dan salah satu tempatnya adalah Candi Ijo. Candi Ijo adalah sebuah candi dengan letak tertinggi di Jogja. Kalau kebanyakan orang ke candi Ijo dengan tujuan wisata candi (sejarah) dan sunset romantisnya, aku punya alasan lebih dari itu. Karena di Candi Ijo aku bisa melihat banyak hal indah, seperti senyum dua sejoli yang dimabuk cinta, mereka kadang melakukan hal hal romantis abis bak di ftv, mengusap pipi pasangan dan menyanyikan lagu fourtwenty hehe . Di bagian lain, segerombolan laki laki atau perempuan yang duduk melingkar, begitu khusyuk dengan obrolannya. Mereka pasti sedang menikmati hubungan pertemanan yang sama hangatnya dengan kopiku pagi tadi. Kadang pula ku jumpai laki laki  30an tahun yang mengendong anak kecil, ia nampak mengajak bicara sang anak soal tempat ini, di ikuti perempuan yang berusaha mengabadikan moment itu dengan kamera poket miliknya. Kebahagian tak bisa mereka sembunyikan dari wajahnya, dan melihatnya cukup buatku tersenyum sendiri.

Habagia yang sederhana, menikmati senja berdua

Oiya, Candi Ijo ini  adalah sebuah kompleks percandian bercorak Hindu , lokasinya berada 4 kilometer arah tenggara dari Candi Ratu Boko atau kalau dari kota Jogja sendiri kira-kira 18 kilometer di sebelah timur . Candi Ijo perkirakan dibangun antara kurun abad ke-10 sampai dengan ke-11 Masehi pada saat zaman Kerajaan Medang periode Mataram. Candi Ijo gampang sekali ditemukan. Tapi kalau masih binggung, karena aku lagi baik hati, nih tak kasih tau hehe akses disini ya rute ke Candi Ijo

Perjalanan ke Candi Ijo dapat kamu tempuh kurang lebih satu jam dari pusat kota, panorama sunset yang manis jadi daya tarik utama disini, terlebih biaya masuk yang murah banget, Rp 5000 . Dulu bahkan gratis! hanya mengisi paraf sebagai bukti kunjungan di buku tamu, eh itu juga termasuk salah satu alasan sering melewatkan senja Jogja disini sih hehe . Waktu tepat kesana adalah sore hari di jam 16.00 - 18.00 dan panorama sunsetnya mungkin salah satu terbaik di Jogja!

Sunset Jogja yang manis

Aku lebih suka datang sendiri kesini (Candi Ijo) ya sekedar melepas lelah menikmati keramaian yang berkualitas. Melewatkan gelapnya Jogja, menyaksikan lampu lampu Jogja yang akan tampak cantik dari ketinggian. Dari sini aku melihat Jogja yang masih menyimpan parasnya, cantik dan pas! Tidak kurang tidak lebih, sederhana dalam menyikapi kami yang ada di dalamnya. Sebenarnya moment di Candi Ijo akan terasa lebih lengkap nih jika kamu bawa beberapa teman ngobrol dan cemilan, lalu duduk duduk santai di spot sunset, kamu bisa lihat beberapa pesawat terbang membelah senja, karena letak Candi Ijo sendiri berdekatan dengan bandara. Udah di bayangin kayak di film film belum ? hehe ya kurang lebih seperti itu frame adegan nya.

Yang ku tau hidup itu tentang dua hal yang saling menyeimbangkan, gelap terang, siang malam, baik buruk, hitam putih, bekerja dan beristirahat

Sunset dan lampu kota jogja dari candi ijo (via : danisetiawankucom)

Hari mulai mengelap, lampu lampu kota nampak tambah mempesona tapi kita harus bergegas pulang karena jam kunjung Candi Ijo sudah habis. Tentang Candi Ijo, Senja, dan Jogja memang jadi satu paket mengistirahatkan diri yang patut kamu coba. Karena berlibur tak harus mahal, tak harus jauh juga, dan jika kamu tertarik aku bisa anterin kok, bay the way aku juga udah belajar lagu fourtwenty ??? Hehe... Salam dari Tripjogja, penyedia paket wisata jogja dan paket tour jogja.

Masangin, Melewati Dua Beringin Kembar dan Harapanmu Akan Dikabulkan

Jogja tak pernah benar benar tidur, siang dan malam Jogja punya cara untuk menghibur kita. Menghabiskan malam di Jogja tidaklah sulit, berbagai tempat hiburan selalu menawarkan kesan tersendiri. Salah satunya adalah Alun alun Kidul yang tak pernah sepi dari kunjungan para wisatawan domestik maupun mancanegara. Alun Alun kidul adalah tempat yang pas untukmu dan teman teman memahami kesederhanaan Jogja.

suasana alun alun kidul yogyakarta dengan sepeda hias yang cantik (via:maioloocom)

Di Alun Alun kidul kita bisa duduk duduk dan menikmati berbagai jajanan yang jogja banget! ada wedang ronde, roti bakar, jagung bakar, dan masih banyak lagi. Kita juga bisa keliling Alun Alun dengan sepeda hias. Yup sepeda yang bisa menampung sampai 6 orang dengan hiasan lampu warna warni bisa jadi alternatif menikmati suasana alun alun kidul. Atau mau mencoba ritual yang sudah sejak lama ada di Kota Jogja? Konon bila berhasil harapanmu akan dikabulkan gaes! Ritual ini adalah Masangin.

Alun Alun Kidul dan dua pohon beringin kembar (via: rentalmobilyogyakartacom )

Aturan Masangin sangat sederhana, pertama kita harus menutup kedua mata dengan kain atau apapun agar tidak bisa melihat. Kedua kita musti berjalan untuk melewati area di antara dua pohon beringin yang berada di tengah Alun alun Kidul. Yup gampangnya adalah berjalan diantara dua beringin dengan mata tertutup! Konon nih gaes barang siapa yang mampu melewatinya, segala keinginan akan terwujud dan dikabulkan!  Tapi ada tambahan syaratnya, hanya berlaku untuk kamu yang punya hati tulus. Katanya sih bila seseorang memiliki hati tulus dan bersih akan mampu menembus antara dua beringin tanpa berbelok, ataupun nyasar ke kanan dan kiri. Percaya gak percaya ? Mari kita coba!

Sesuai petunjuk, hal pertama yang kita lakukan adalah kita harus menutup mata dengan kain. Bila tidak membawa kain hitam kita bisa sewa kok dengan harga 3rb - 5rb. Pastikan tertutup rapat ya, dan jangan ngintip. Selanjutnya adalah mencari start poin. Start poin terletak di selatan, didekat jalan pas lurus dengan titik tengah kedua beringin yang menjadi jalur masangin. Start poin ini berupa patok ya gaes. Sudah siap? kuncinya adalah fokus dan berjalan lurus karena start poin dengan kedua beringin adalah jalur lurus. Untuk pertama kalinya nih nyoba masangin semoga bisa ya hehe. Beberapa teman memberikan aba aba ke kanan atau kekiri sembari menjaga agar tidak bertambrakan dengan peserta masangin lain.

menutupmata saat masangin (via: snap361)

Sekilas mudah, aku pun yakin bisa. Kulangkahkan kaki sesuai isi hati dan fokus pada berjalan lurus. Sayup sayup suara teman temanku yang mengarahkan, percaya gak npercaya juga dengan arahan temanku. Berjalan terus sekitar 7menitan sampai akhirnya ku sudahi melangkah. Aku buka penutup mata dan "kok ada disini?" . Aku masih berada di selatan pohon beringin dan hanya berputar putar disitu saja. Padahal aku berjalan lurus dan tidak berbelok belok, seharusnya sudah tembus di kedua beringin itu. Ya mungkin memang tak segampang yang dibayangkan. Berani coba gaes?

Ternyata Masangin sudah ada dari jaman dulu. Dulu di Alun alun Kidul ini merupakan sebuah tempat untuk para abdi dalem, prajurit beserta anak buahnya melaksanakan berbagai acara  seperti Perayaan Penyambutan Lailatul Qadar pada bulan puasa bagi kaum Muslim juga ritual topo bisu dan berkeliling benteng dilakukan pada 1 Sura atau saat ulang tahun berdirinya Keraton Jogja. Nah! masyarakat Jogja pun selalu datang dan tumpah ruah bergabung merayakan tradisi keraton Yogyakarta yang penuh makna ini. Lalu Masangin merupakan salah satu bagian dari acara tersebut gaes yang dipercaya masyarakat sebagai sarana “ngalap berkah” atau bentuk dari permohonan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar melindunggi Jogja, selalu diberikan keamanan dan kenyamanan. Masangin juga dianggap masyarakat Jogja sebagai tolak bala. Tolak bala agar bila ada kekuatan musuh yang berniat menyerang dan menggerogoti kekuasaan Keraton Jogja bisa dilumpuh dan dikalahkan.

Masangin dan suasana Alun Alun Kidul Yogyakarta (via: visitjogjacom)

Next setelah aku mencoba sekarang giliran temanku, dan sama saja dia berbelok tajam ke barat dan nyasar. Ku lihat beberapa peseta lain, ada bermacam cara untuk menembus kedua beringin, salah satunya adalah dengan berlari haha ini tidak disarankan sih terlalu berbahaya. Ya kembali ke pribadi masing masing soal percaya atau tidak tentang mitos bila melewati kedua beringin kembar di Alun Alun Kidul Keraton Yogyakarta harapan dan doanya akan dikabulkan.

Teras Malioboro: Wajah Baru Malioboro 2022, Fasilitas, Rute, Lokasi

Teras Malioboro: Wajah Baru Malioboro 2022, Fasilitas, Rute, Lokasi

teras malioboro
Wajah baru Malioboro Jogja 2022. Sumber: Tripnesia.id

Kapan terakhir kali kamu ke Malioboro? Sudah tahu perubahan terkininya dengan adanya Teras Malioboro ?

Musim pandemi yang sudah berjalan lebih dari dua tahun tak membuat Malioboro untuk terus berbenah. Sebagai salah satu tujuan wisata utama di Jogja, Malioboro membawa sesuatu yang fresh bagi wisatawan di tahun 2022 ini yaitu Teras Malioboro. 

Sekilas tentang Malioboro

teras maliboro 1
Malioboro pasca relokasi pedagang PKL. Sumber: tripnesia.id

Malioboro yang berada di Jalan Malioboro menjadi ikon wisata Jogja legendaris. Rasanya tak lengkap ke Jogja jika tidak berkunjung ke tempat ini. Kamu bisa menemui berbagai macam toko dari mulai kerajinan tangan, oleh oleh, kerajinan kulit, produk pakaian, aksesorik, perak, disepanjang perjalanan. 

Kamu dapat menemukan berbagai fasilitas di Malioboro dari mulai pusat informasi wisata, tempat ibadah, tempat parkir, pos polisi, dan tempat makan dengan harga variatif. Tersedia pula hotel dan penginapan yang bisa kamu pilih untuk ditinggali selama liburan.

Selain itu Malioboro juga terkenal dengan pedagang kaki lima, warung lesehan di malam hari, serta kumpulan seniman-seniman menghibur para pejalan kaki. Penampilan musik, pantomin, melukis, happening art, dan lain-lain bisa kamu temui di sepanjang jalan Malioboro. 

Untuk masuk ke kawasan Malioboro kamu tidak perlu membayar tiket, kecuali bagi yang mengendarai kendaraan pribadi perlu membayar biaya parkir saja. 

Teras Malioboro

Teras Malioboro 1 di bekas gedung Bioskop Indra
Teras Malioboro, wajah baru Ikon Belanja di Jogja. Sumber Tripnesia.id

Teras Malioboro menjadi wajah baru dari Malioboro di tahun 2022 ini. Berlokasi di Gedung Bekas Bioskop Indra tepat sebrang Pasar Bringharjo untuk Teras 1 dan Teras 2 berada di Bekas Gedung Kantor Dinas Pariwisata DIY sebelah utara Kantor DPRD. 

Jika kamu sebelumnya pernah ke Malioboro, tentu sudah tau dengan trotoar yang dipenuhi oleh pedagang kaki lima yang berjualan bermacam oleh-oleh dan produk UMKM. Mulai tahun ini seluruh PKL tersebut sudah direlokasi ke Teras Malioboro. 

Kamu bisa menemukan bermacam produk UMKM dari mulai souvenir, fashion, batik, asesoris dari kulit, kerang, batu, dan masih banyak lagi produk-produk khas dari Jogja di Teras Malioboro. Menempati tempat baru, tentu saja membuat Malioboro menjadi lebih fresh dengan hadirnya Teras Malioboro, spot baru yang perlu kamu datangi di kunjungan selanjutnya di Jogja!

Fasilitas terbaru di sepanjang Jalan Malioboro dan sekitarnya

fasilitas di Teras Malioboro
Selain Jalan Malioboro yang jadi ramah pejalan kaki. Teras Malioboro jadi fasilitas baru yang menyenangkan bagi pemburu kerajinan dan makanan, karena para pedagang kaki lima di Malioboro di relokasi semua kesini. Sumber: tripnesia.id

Berpindahnya seluruh PKL di Teras Malioboro membuat area trotoar untuk pejalan kaki benar-benar luas. Kamu kini bisa menemukan area pejalan kaki yang sangat nyaman dengan banyak spot tempat duduk dan tentu saja spot foto yang lebih beragam. 

Fasilitas bagi pejalan difabel juga kini tersedia di sepanjang jalan Malioboro. Selain itu spot duduk untuk menikmati pemandangan atau sekedar mengobrol juga lebih banyak. Membuat kamu semakin betah untuk berlama-lama berada di salah satu pusat keramaian di Jogja ini.

Rute dan lokasi Malioboro dari Bandara YIA dan Stasiun

bandara YIA kulonprogo
Bandara YIA Kulonprogo yang megah dan ikonik. Sumber tripnesia.id

Banyak sekali cara yang bisa ditempuh untuk menuju Teras Malioboro. Pertama tentu Kamu perlu sampai dulu di kota Jogja. Rute ke Malioboro pun cukup mudah apabila menggunakan kendaraan umum yaitu dari tugu Jogja kemudian berjalan lurus ke arah Stasiun Tugu, maka kamu sudah menemukan jalan Malioboro dengan tiang khasnya. 

Jika kamu bertolak dari kota besar seperti Surabaya, Jakarta, Bali menggunakan pesawat, kamu perlu menempuh sekitar satu jam perjalanan hingga sampai Bandara YIA. Selanjutnya kamu bisa memilih opsi naik kendaraan umum seperti taksi online, atau kereta yang akan sampai di stasiun Tugu. Lokasi Malioboro berada di Jl. Malioboro, Gedong Tengen. 

*harga dapat berubah sewaktu-waktu

Jika ke Jogja menggunakan kereta api, kamu perlu turun di Stasiun Tugu kemudian keluar dari pintu utama yang terletak di Timur. Setelah itu cukup berjalan kaki menyebrangi rel kereta api, maka kamu sudah sampai di kawasan Malioboro. 

Bagi kamu yang berada di Stasiun Lempuyangan, untuk mencapai Malioboro kamu bisa menempuh perjalanan menggunakan becak, andong, atau ojek.

Tertarik untuk segera mengunjungi Teras Malioboro yang terbaru ini?

Segera cek kalender kosongkan hari libur dan segera agendakan meluncur ke Jalan Malioboro yuk!

7 Tempat Wisata Paling Terkenal di Jogja Tahun 2022

7 Tempat Wisata Paling Terkenal di Jogja Tahun 2022

Wisata terkenal di Jogja.

Berencana untuk berkunjung ke Jogja di momen liburan kali ini? Penting banget nih untuk kamu tahu tempat wisata paling terkenal di Jogja tahun 2022 yang sedang hits. 

1. Teras Malioboro

teras malioboro jogja
Pedestarian Teras Malioboro bikin wisatawan makin nyaman, sumber: inews[dot]id

Siapa sih yang tidak mengenal Malioboro, Ikon legendaris pusat keramaian di Jogja. Kamu bisa menemukan pusat perbelanjaan, toko-toko, bahkan hotel dekat Malioboro dalam satu area.

Tapi apakah kamu sudah tahu tentang Pedestarian Teras Malioboro?

Pedesatarian Malioboro adalah wajah baru dari jln Malioboro yang ramah bagi pejalan kaki. Wisatawan memiliki banyak ruang untuk jalan-jalan dengan leluasa. Tentu tak ketinggalan banyak spot foto yang menarik. 

Pedagang kaki lima yang selama ini berada di trotoar, depan toko, depan hotel Malioboro semua dipindah di area Teras Malioboro 1 dan 2. Tidak ada lagi lapak dan gerobak PKL di pinggir jalan.

Tentu saja hal ini membuat jalan Malioboro menjadi semakin rapi, enak dipandang mata, dan nyaman untuk berwisata. 

Harga Tiket masuk: Gratis (Parkir kendaraan mulai dari 3000)

2. Heha Sky View

heha skyview jogja
Heha Sky View tawarkan pemandangan indah dari Jogja Lantai 2, sumber: okezonecom

Merupakan salah satu tempat wisata baru yang langsung jadi favorit banyak orang dengan keindahan pemandangan yang ditawarkan. Kamu bisa menikmati pemandangan Jogja dari lantai dua, sebab lokasinya memang terletak di perbukitan Gunungkidul. 

Berjarak sekitar 40 menit dari Kota Jogja, hehaskyview selain memberikan pemandangan indah, juga menyediakan restoran dengan konsep modern. Tersedia bermacam menu dan food stall yang dapat kamu pilih untuk menikmati panorama yang menawan. 

Wisata heha ini menjadi pilihan alternatif baru bagi kamu yang ingin melihat Jogja dari sudut pandang yang berbeda. Kamu juga bisa memilih paket wisata heha sky view yang disediakan oleh agen wisata pilihanmu. 

Harga Tiket masuk Heha Sky View

Senin-Kamis (10.00-15.00) Rp. 15.000 (15.01-21.00) Rp.20.000

Sabtu, Minggu, dan hari besar (08.00-21.00) Rp. 20.000

3. Heha Ocean View

heha ocean view sunset
Heha Ocean View spot baru terkenal di Jogja, https://travel.kompas.com/read/2021/02/04/183100727/heha-ocean-view-tempat-wisata-baru-di-tepi-laut-gunungkidul?page=all

Heha Ocean View jadi satu wisata baru lain yang ada di Jogja. Terletak di tepi tebing pantai Gunungkidul, lokasi ini baru melakukan soft opening 1 Februari 2021..

Kamu bisa menemukan tempat wisata dengan banyak spot foto yang cantik dengan latar belakang laut. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat bersantai menikmati makanan dan minuman yang tersedia. 

Jangan sampai ketinggalan pula, untuk menikmati sunset di Heha Ocean. Fasilitas lain yang tersedia pun tak kalah lengkap. Kamu bisa menemukan panggung untuk acara, pijat refleksiologi, jeep tour, toilet dan mushola. 

Harga Tiket masuk Heha Ocean View

Senin-Kamis (09.00-15.00) Rp. 15.000 (15.01-21.00) Rp.20.000

Sabtu, Minggu, dan hari besar (00.00-21.00) Rp. 20.000

4. Obelix Jogja

obelix hills sunset
Wisata Bukit Obelix Hill tawarkan sesuatu yang berbeda, sumber: web resmi obelixhills

Satu lagi wisata kekinian dengan banyak spot foto dan selfi di Jogja yang terkenal di tahun 2022. Kamu bisa berkunjung ke Obelix Hills yang menawarkan pemandangan dari atas bukit Klumprit. 

Tak seperti wisata bukit biasanya, wisata obelix hills berada di perbukitan dari batu asli dengan pemandangan senja , 30 spot foto gratis, dan sky-deck tempat nongkrong dengan lantai kaca. 

Spot foto favorit adalah spot The Edge, berada ditepi jurang sehingga memberikan pengalaman yang menegangkan sekaligus hasil foto yang unik. 

Harga Tiket masuk Obelix Hills Jogja cukup terjangkau dengan hanya merogoh Rp. 15.000 pada hari Senin-Kamis dan 20.000 pada hari Jumat-Minggu. 

5. Bhumi Merapi: Santorini ala Jogja

Jogja rasa Eropa di Bhumi Merapi sumber: akurat[dot]co

Ingin berlibur ke Eropa, tapi masih terkendala biaya? Tenang, tak perlu jauh-jauh dan merogoh kocek terlalu dalam, kamu cukup datang ke Bhumi Merapi, wisata Santorini ala Jogja di Jalan Kaliuran, Hargobinangun, Pakem. 

 Agro Wisata Bhumi Merapi atau biasa terkenal dengan Santorini Jogja ini menawarkan spot foto yang berkonsep seperti Santorini dengan desain bangunan berwarna putih biru. 

Selain itu kamu juga bisa berkemah menikmati sejuknya alam sekitar Gunung merapi, belajar bercocok tanam dengan metode hidroponik, dan beternak di kawasan peternakan yang tersedia. Kamu bisa memberi makan ternak dan memerah susu kambing etawa yang dibudidayakan di sini.

Harga tiket masuk Bhumi Merapi Jogja:

Senin-Jumat Rp. 25.000.

Hari Sabtu dan Minggu serta hari libur Rp. 30.000

6. Lava Tour Jeep Merapi Jogja

lava tour merapi jogja
Lava Tour Jeep Merapi wisata penuh tantangan bagi kamu yang berjiwa petualang. Dokumentasi dari tripjogja.co.id

Lava Tour Jeep Merapi Jogja adalah alternatif wisata terkenal lain di Jogja tahun 2022 yang pantang untuk ditinggalkan.

Kamu dapat menjajal medan sekitar Merapi dengan jalur yang berliku dan ekstrim dengan menyewa mobil jeep yang tersedia. 

Berlokasi di Kaliurang, wisata jeep kaliurang ini memberikan pengalaman yang perlu dicoba bagi kamu penyuka wisata yang berbeda dari biasanya. Tapi tentu saja tak perlu takut tentang keamanannya, tim lava tour Kaliurang pasti menjamin perjalanan Anda.

Harga paket wisata jeep Merapi Jogja memiliki beragam pilihan paket dan fasilitas mulai dari Rp. 350.000 hingga Rp. 600.000

7. Studio Alam Gamplong

gamplong studio jogja
Kembali ke masa lalu di Studio Alam Gamplong. Sumber: visitingjogja

Bertempat di Dusun Gamplong, Studio Alam Gamplong adalah tempat syuting Bumi Manusia, filem ternama garapan Sutradara Hanung Bramantyo. Lokasi syuting Bumi Manusia ini tidak dirobohkan namun diberikan kepada Sri Purnomo, Bupati Sleman agar dijadikan tempat wisata baru.

Studio alam gamplong sangat menarik sebab memberikan view pemandangan bangunan Indonesia abad 16 dan 17. Sangat cocok untuk kamu melakukan sesi foto  dengan tema vintage. 

Ada beberapa zona yang bisa ditemui, seperti zona Pecinan, Replika Kranggan Surabaya, Benteng VOC dan rumah tingkat kayu. Selain itu ada pula Kereta tua, Museum Ainum, Museum Bumi Manusia, dan Gallery Mripat Lawas yang merupakan sisa set set film yang pernah dikerjakan di sini. 

Kamu bisa juga menikmati wisata sekitar studio alam gamplong, berupa desa wisata Gamplong yang merupakan desa wisata kerajinan tenun. WIsatawan dapat belajar membuat kerajinan tenun dan membeli langsung dari pengrajin. 

Harga Tiket Masuk ke Studio Alam Gamplong:

Seikhlasnya untuk masuk ke studio Gamplong. Untuk tiap zona dan museum harga tiket mulai dari Rp. 5000

Itulah tujuh wisata paling terkenal di Jogja tahun 2022 yang menawarkan keindahan dan keunikannya masing-masing. Tripjogja menyediakan banyak paket wisata jogja yang menarik dengan tujuan ke tempat wisata paling terkenal di Jogja 2022.

Lokasi mana nih yang paling ingin kamu kunjungi? Yuk diskusi di kolom komentar 🙂

10 Spot Terbaik Untuk Menikmati Sunset di Jogja

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Sunset atau matahari terbenam adalah salah satu keindahan alam yang banyak dicari orang. Sunset selalu mempunyai daya tarik sendiri pagi para pemburunya, salah satunya adalah suasana tenang yang selalu mengikutinya saat menjelang pergantian hari. Bagi para pecinta fotografi, matahari juga merupakan salah satu objek terbaik untuk bidikan lensanya.

Berikut ini adalah 10 spot terbaik untuk menikmati sunset di  Jogja.

1. Candi Ratu Boko

candi ratu boko, sunset di jogja
Pernah ada anonymous dari Amerika menyeletuk "disini salah satu spot sunset terbaik di muka bumi". Meski terdengar lebay, namun statement itu bukan tanpa dasar. Candi Ratu Boko memang terkenal akan keindahan sunset view-nya.

Bekas reruntuhan Istana Ratu Boko ini tidak hanya menawarkan keindahan pemandangannya saja. Ditempat ini kita juga bisa menikmati suasana romantis dengan balutan sunset cantik. Letak Candi Ratu Boko yang berada diatas bukit membuat suasana cukup sepi yang akan semakin menambah keromantisan.

2. Candi Ijo

Candi Ijo adalah Candi dengan elevasi tertinggi di Jogja. Kita dengan leluasa dapat menikmati diorama senja dari Candi Ijo. Jika ke Jogja, sempatkan untuk mengunjunginya ya! (via: dandhyphotowork[dot]deviantart[dot]com)

Terletak tidak jauh dari Candi Ratu Boko, masih ada Candi Ijo yang bisa dikunjungi untuk menikmati keindahan matahari terbenam di Jogja. Candi Ijo merupakan candi yang letaknya paling tinggi di Jogja. Dari tempat ini kita bisa menikmati pemandangan menuju kearah Kota Jogja maupun perbukitan didekat Gunung Api Purba Nglanggeran. Menjelang senja, matahari akan mulai meredup dan tampak seperti turun diantara tengah-tengah candi. Mau kesini? Rekues aja paket wisata jogja-nya ke Advisor Tripjogja.

3. Embung Nglanggeran

embung nglanggeran
Perhatikan foto diatas. Meski terkesan foto editan, namun dari situ kita sudah bisa menyimpulkan bahwa senja di Embung Nglanggeran itu romantis dan layak banget untuk dijadikan sebagai tempat mengatakan "maukah aku dan kamu jadi kita?" #eh (via: telusurindonesia[dot]com)

Embung Nglanggeran letaknya persis ada bawah Gunung Api Purba Nglanggeran. Embung atau waduk buatan ini dibangun sebagai penampung air yang akan digunakan untuk irigasi kebun buah yang ada disekitarnya. Pantulan dari cahaya dari sinar matahari di kolam raksasa yang berwarna kekuningan adalah salah satu daya tarik utama senja ditempat ini. Semakin malam matahari seolah akan menghilang diatas perbukitan yang berada disebrang embung.

4. Pantai Kesirat

Jangan pernah bayangkan Pantai Kesirat itu memiliki bibir pantai yang panjang dan penuh pasir putih. Enggak! Tapi cobalah sesekali datang kemari menjelang senja. Nikmati turunnya mentari perlahan ditemani suara debur ombak samudera Hindia. Pasti kamu speechless (via: piknikdong[dot]com)

Pantai Kesirat merupakan salah satu pantai yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Namun walaupun disebut dengan nama pantai, ditempat ini kita tidak bisa menemukan hamparan pasir seperti yang bisa kita temukan di pantai pada umumnya. Pantai Kesirat merupakan sebuah tebing yang berbatasan langsung dengan dengan Samudera Hindia.

5. Bukit Parangendog

Nah ini dia. Spot yang belum banyak orang tahu kecantikan alamnya. Ibatrat kita menikmati sunset dari Pantai Parangtritis itu cantiknya seperti bunga desa, kalo dari Bukit Parang Endog cantiknya bisa seperti Raisa. (via: wisata-jogja.net)

Jika pada siang hari di Bukit Parangendog kita akan disuguhi oleh pemandangan atlet paralayang yang sedang terbang diatas lautan. Maka pada saat sore hari kita akan mendapat sajian cantiknya matahari terbenam yang seolah muncul diatas permukaan laut. Warna cahaya matahari yang berwarna kuning keemasan ditambah dengan sepoi angin laut akan membuat suasana menjadi cukup tenang.

6. Gumuk Pasir Parangkusumo

gumuk pasir parangkusumo
Bro sis, pasti banyak yang gak tau ya? Asal muasal pasir sebanyak ini adalah dari debu vulkanik Merapi yang berjarak lebih dari 40 km ke utara! Sekarang mengendap secara alami di dekat pantai dan jadilah area luas yang sunsetable banget. (via: alannobitaphotography[dot]blogspot[dot]com)

Gumuk Pasir Parangkusumo atau yang biasa disebut dengan “Gurun Saharanya” Jogja ini memang merupakan salah satu fenomena yang cukup langka didunia. Ditempat ini kita bisa merasakan sensasi seperti sedang berada di gurun dengan hamparan pasir yang luas. Pada sore hari pun tempat ini tidak kalah cantik.

7. Pantai Parangtritis

sunset di pantai parangtritis
Bicara senja, jangan pernah ragu sama Parangtritis. Pantai legendaris ini memiliki ambience sunset yang ciamik. Bibir pantai, pasir halus, ombak lautan dan tenggelamnya matahari, kurang apa coba? (via: indonesia-tourism[dot]com)

Salah satu daya tarik dari Pantai Parangtritis adalah hamparan pasir hitamnya yang membentang luas yang membuat pemandangannya menjadi sangat eksotis. Selain karena pemandangannya yang cantik, letaknya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota menjadikan Pantai Parangtritis setiap harinya ramai dikunjungi oleh banyak orang. Tidak hanya dari Jogja saja, tetapi juga pengunjung dari luar kota.

8. Watu Lumbung

sunset di watu lumbung jogja
Terletak di sebelah utara Pantai Parangtritis. Senja di Watu Lumbung dinikmati dengan melihat indah view kali Opak dan suasana hijau di sekelilingnya. Cakep bro! (via: ayosebarkan[dot]com)

Kawasan Watu Lumbung yang terletak tidak jauh dari Pantai Parangtritis ini terkenal  sebagai salah satu kampung edukasi. Setiap pengunjung yang datang ketempat ini bisa menukarkan 3 buku bacaan dengan makanan gratis. Selain itu juga pengunjung yang mau membantu memasak atau menyajikan makanan untuk tamu lain juga bisa mendapatkan diskon untuk membeli makanan.

9. Pantai Pok Tunggal

pantai pok tunggal, sunset di pantai
Perhatikan pohon itu! Itu adalah pohon iconic yang dimiliki oleh Pantai Pok Tunggal. Sunset di Pantai Pok Tunggal terlalu sayang untuk dilewatkan (via: sarangpenyamun[dot]wordpress[dot]com)

Pok Tunggal merupakan salah satu pantai dengan pemandangan yang paling cantik di Kabupaten Gunungkidul karena memiliki hamparan pasir putih dan air lautnya yang berwarna biru. Pantai ini sering dijadikan sebagai lokasi untuk beach camp bagi para pecinta alam. Di pantai ini terdapat satu pohon yang menjadi ciri khas sekaligus obyek foto cukup menarik.

10. Puncak Becici

puncak becici, sunset
Naaaah! Ini dia. The rising star destinasi wisata di Jogja mulai tahun 2016, apalagi setelah dikunjungi oleh mantan presiden Amerika Barrack Obama. Gak cuma Hutan Pinusnya yang keren, suasana sunsetnya juga asoy geboy... (via: bentara[dot]id)

Puncak Becici merupakan sebuah bukit ditengah hutan pinus. Dari tempat ini kita bisa menikmati diorama wilayah Jogja dari ketinggian. Pemandangannya yang cantik dan udaranya yang cukup segar membuat semua pengunjung betah berlama-lama ditempat ini. Ditambah lagi dengan perjalanan menuju ke puncaknya yang terbilang cukup mudah karena jalannya yang tidak terlalu menanjak.

Jangan biarkan sore hari lewat begitu saja, ada sunset cantik yang bisa kita nikmati di sekeliling Jogja. Temukan semua tentang info tempat wisata di jogja di tripjogja.co.id (*)

__

Author : Nova AristiantoEditorAjeng Darmista[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Berburu Narasi Kopi di Klinik Kopi Jogja

Sekiranya tidak berlebihan apabila kita mengatakan Yogyakarta adalah rumah bagi mereka yang memiliki candu pada kafein. Kota ini menawarkan berbagai tempat dengan berbagai rentang harga yang siap melatari proses kita dalam menikmati secangkir kopi. Setiap tempat pun menawarkan ciri nya tersendiri baik melalui rasa, cara pengolahan, maupun suasana yang muncul kala menikmati tiap cangkirnya.

via: travel[dot]kompas[dot]com

 Dari sekian banyak tempat yang menawarkan jerat dan daya pikatnya, kota ini masih menyimpan sebuah senjata rahasia untuk melewatkan waktu sembari menikmati secangkir kopi. Yup! Klinik Kopi lah namanya. Berkunjung ke tempat ini, kita tidak hanya akan terpuaskan oleh berbagai rupa kenikmatan dan ketenangan. Tempat ini juga menawarkan narasi-narasi tentang kopi yang begitu kita gemari.

Dahulu, Klinik Kopi berlokasi di Jl. Gejayan namun kini lokasinya terletak di Jl. Kaliurang Km 7,5 Gg. Madukoro tepatnya berbelok ke arah kanan setelah melewati gardu PLN. Klinik Kopi sendiri menyajikan suasana yang tenang dengan tempat duduk lesehan yang menyajikan kenyamanan dan kesederhanaan. Kopi yang ditawarkan dengan harga Rp.15.000 ini tentnunya akan menghadirkan sensasi baru bagi kalian untuk lebih mengenal kopi.

Mengenal Kopi Dengan Lebih Intim

www[dot]gogirlmagz[dot]com

Walaupun terbiasa dengan kopi sachet maupun olahan kopi dengan gula, kita tidak perlu takut akan di-bully ketika menjejakkan kaki ke tempat ini tanpa kenal terlebih dahulu pada sosok kopi yang masih murni. Berkunjung ke tempat ini, kita juga akan mendapatkan berbagai macam informasi yang berkaitan dengan kopi secara langsung dan penuh keramahan. Mas Pepeng akan dengan senang hati bercerita tentang berbagai macam hal yang tidak kita ketahui sebelumnya tentang kopi. Memperluas wawasan tentunya dapat kita lakukan dengan bertukar pikiran dengan orang-orang baru yang kita temui dalam sebuah perjalanan. Menyimak narasi tentang skena kopi nusantara di tempat ini bisa jadi salah satu caranya.

Baca juga : 10 Spot Terbaik Untuk Menikmati Sunset di Jogja

tamasyarasa[dot]wordpress[dot]com

Sebaik-Baiknya Kopi Adalah yang Disajikan Tanpa Kehadiran Gula

Rangkaian narasi tentang kopi tersebut kemudian akan mengantarkan kita pada sebuah pilihan tentang jenis kopi yang nantinya akan kita nikmati. Selain berbagai wawasan dan cerita tentang kopi, di tempat ini, kita akan diperkenalkan pada kesucian kopi tanpa kehadiran gula yang manis namun dipercaya sebagai aktor utama perusak rasa. Klinik Kopi tidak menyediakan gula untuk sekedar kita campurkan pada kopi yang kita minta. Hal ini dikarenakan niat Mas Pepeng untuk menyajikan kopi yang masih murni. Jenis kopi yang kita pilih di tempat ini hanya akan menyajikan pahit atau sedikit asam untuk menjaga rasa dari kopi itu sendiri. Berkunjung ke tempat ini, kita akan belajar untuk memaknai rasa kopi yang sejati bahwa pahit dan sedikit asam ternyata menyembunyikan manis yang perlahan-lahan akan kita nikmati. Tidak terasa beberapa topik obrolan pun telah terlewati dan kita yang tadinya mencari kehadiran gula pun akhirnya sadar bahwa cangkir yang kita pesan telah habis juga.

klinikkopi[dot]wordpress[dot]com

Salah Satu Lokasi Napak Tilas Rangga Dan Cinta Dalam Ada Apa Dengan Cinta 2

Berkunjung ke tempat ini, kita juga akan menghirup udara yang sama dengan yang dirasakan oleh Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2. Klinik Kopi inilah yang menjadi latar tempat sebelum Rangga dan Cinta berkunjung ke Punthuk Setumbu untuk memburu terbitnya sang mentari. Mungkin dahsyat dan nikmatnya kopi di Klinik Kopi inilah yang menjadikan Rangga dan Cinta kuat untuk tidak mengistirahatkan mata hingga pagi hari. Bagi kalian yang mau mengunjuki tempat yang menjadi saksi Rangga dan Cinta kalian bisa pesan kepada kami sebagai penyedia Paket Wisata Jogja.

Marilah kita memburu kopi dan narasi tentangnya di Klinik Kopi untuk mencoba merasakan kenikmatan kopi yang sejati.(*)

--

Author : Pradipta AkosoEditorAjeng Darmista

Kopi Merapi yang Tak Pernah Ingkar Janji

Banyak pilihan yang menarik bagi kita penikmat kopi untuk menjelajahi Jogja. Dari mulai kedai-kedai kopi yang menawarkan gengsi hingga kopi tubruk pinggiran jalan dapat kita temui di kota ini. Ketika berkunjung ke Jogja, kita dapat meluangkan waktu kita untuk berkunjung ke Warung Kopi Merapi. Asal mula penamaan Warung Kopi Merapi mungkin karena tempat ini terletak di kaki Gunung Merapi. Tempat ini siap untuk membumbui pahit dan nikmatnya kopi dengan suasana berbeda.

Arahkan Kemudi ke Utara Yogyakarta

via: gudeg[dot]net

Kita harus menempuh perjalanan yang cukup panjang untuk dapat sampai ke tempat ini. Warung Kopi Merapi terletak di Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman. Rute yang harus kita tempuh adalah dengan menyusuri Jl.Kaliurang. Apabila kita sudah sampai di dekat Panti Nugroho ( sekitar Jl.Kaliurang Km 17) kita dapat berbelok ke arah kanan di pertigaan.

Tepat setelah mata kita menemukan pom bensin di kanan jalan, kita dapat berbelok ke arah kiri di pertigaan hingga menemukan penanda ‘Desa Wisata Petung’ yang turut menandai kita untuk kemudian berbelok ke arah kanan. Portal penjagaan dan jalanan yang berbatu dan berpasir merupakan pertanda bahwa kita sudah hampir sampai, karena tidak jauh dari sana di sebelah kanan jalan kita akan temukan Warung Kopi Merapi yang menyuguhkan suasana manis dalam mengecap pahitnya kopi. Tentu bangunan ini akan dengan mudah kita temukan karena Warung Kopi Merapi merupakan satu-satunya bangunan di tanah yang terhampar luas tersebut.

Seduhan Kopi Asli Merapi di Lerengnya

via: news[dot]neocorporations[dot]com

Sesampainya di Warung Kopi Merapi kita dapat memesan sajian berupa olahan Kopi Merapi sebagai menu utama yang disajikan hangat serta jajalan camilan yang menjadi perpaduan kenikmatan yang menentramkan. Soal harga, kopi yang ditawarkan membuat kita tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam karena harganya hanya Rp 5.000 untuk kopi robusta dan Rp 7.000 untuk kopi Arabica tergantung mana yang sesuai dengan selera kita. Soal citarasa kopi, tentu kita tidak perlu meragukan kualitas dari tanaman yang ditanam di tanah vulkanik yang subur dengan dipadukan pupuk organik. Pahitnya kopi tentunya siap menemani perbincangan dan senda gurau bersama sahabat, pasangan, maupun keluarga.

Baca juga : Petualangan Seru Ala Rambo di Kaki Gunung Merapi

Apabila kita takut untuk merasa rindu dengan rasa nikmat yang muncul di lidah ketika mengecap sajian hangat kala berkunjung ke tempat ini, kita juga dapat membeli kopi yang masih berwujud biji maupun bubuk dengan banderol harga yang cukup terjangkau. Kopi Robusta dalam keadaan biji kering dibanderol Rp 60.000 sedangkan dalam kondisi bubuk Rp 100.000 - Rp 160.000 per kilogramnya. Untuk Kopi Arabica, warung ini menawarkan harga sebesar Rp 100.000 dalam keadaan biji kering serta Rp 200.000 untuk produk bubuk kemasan. Sejumlah harga yang cukup terjangkau tentunya apabila ditinjau dari citarasa yang khas dan kenikmatan kopi yang ditawarkan dalam tiap teguknya.

Mengobati Rindu Kepada Sunyi

via: ngopidijogja[dot]blogspot[dot]com

Selain menyuguhkan kenikmatan dan ketentraman dalam secangkir kopi, Warung Kopi Merapi juga menawarkan ketentraman suasana dan keindahan panorama. Menjalani hidup di hiruk pikuk perkotaan kadang membuat pikiran tidak karuan. Ada waktu dimana kita memerlukan tempat yang menawarkan ketenangan untuk sejenak merenungi kehidupan. Menjejakkan kaki ke tempat ini akan mengobati rindu kita kepada sunyi, yang kian hari mulai jarang kita temui. Hadir dengan lokasi yang jauh dari perkotaan dan keramaian, bangunan kedai yang sederhana tentunya akan menentramkan hati kita dalam suasana kesederhanaan.

Menikmati destinasi wisata jogja dan wisata kuliner jogja memang harus memilih penyedia paket wisata jogja yang tepat, jangan sampai salah pilih. Karena ketika salah pilih maka akan menyesal di kemudian hari. Untuk penyedia paket wisata jogja yang sudah malang melintang dalam menghandle perjalanan wisata di Jogja hanya TripJogja.co.id.(*)

--

Author : Pradipta AkosoEditorAjeng Darmista

7 Destinasi untuk Memanjakan Sang Buah Hati di Jogja

Tidak semua tempat wisata cocok dengan suasana hati buah hati kita ketika sedang berekreasi. Terkadang tangan-tangan kecil mereka perlu hiburan yang lebih sesuai dibandingkan harus menyesuaikan dengan selera kita. Sebagai orang tua tentunya kita juga harus pandai memilih dan memilah tempat wisata yang sekiranya dapat kita nikmati sekaligus menarik untuk buah hati. Berikut adalah rekomendasi destinasi untuk memanjakan buah hati dari Tripjogja.

1. Kids Fun Parcs

Sesuai dengan namanya, Kids Fun Parcs menyajikan wahana-wahana yang dapat menghibur buah hati kita. Terletak di  Jl. Wonosari Km 10 Sitimulyo, Kids Fun Parcs siap menghibur sang buah hati. Tiket masuk ke Kids Fun Parcs sendiri tidak terlalu mahal. Kita cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp.79.000 (anak) dan Rp.69.000 (dewasa) untuk mendapatkan tiket paket masuk ke taman rekreasi sekaligus kolam renang. Biaya yang dikeluarkan sudah termasuk bebas bermain di hampir setiap atraksi dan bermain di Taman Jurassic Park.

2. Jogja Bay

Tidak hanya putra-putri kita, bahkan kita pun dipastikan dapat menikmati kunjungan ke Jogja Bay. Terletak di Kawasan Terpadu Maguwo City, arena bermain seluas 5,7 hektar siap menampung keinginan kita untuk bermain air. Berbagai wahana air dipersiapkan untuk menghibur kita serta buah hati. Kita hanya perlu untuk mengeluarkan biaya retribusi sebesar Rp.90.000 dan Rp.60.000 untuk anak berusia di atas 2 tahun. Berkunjung ke tempat ini merupakan win win solution antara kita dengan sang buah hati.

3. Sindu Kusuma Edupark

Tempat wisata yang tergolong baru ini terletak di Jl. Jambon, Sinduadi, Mlati. Sindu Kusuma Edupark adalah sebuah tempat wisata yang dikonsep sebagai wahana wisata keluarga yang dapat menghibur seluruh bagian dalam keluarga. Dari kejauhan, tempat ini dapat ditandai dengan keberadaan Ferris Wheel berukuran raksasa dengan ketinggian 48 meter yang mengajak kita untuk menikmati keindahan Yogyakarta. Berbagai wahana taman bermain di tempat ini dipastikan mengundang tawa sang buah hati. Biaya untuk masuk ke wahana-wahana yang tersedia pun cukup terjangkau demi melihat tawa sang buah hati.

4. Taman Pintar

Sebagai Kota Pelajar, Yogyakarta juga memiliki tempat rekreasi sekaligus belajar secara menyenangkan untuk anak. Terletak di sebelah timur Nol Kilometer, biaya masuk ke tempat ini sangatlah murah. Cukup mengeluarkan Rp. 10.000 (anak) dan Rp.18.000 (dewasa) kita dapat menemani anak untuk belajar sambil bermain melalui berbagai macam wahana yang berada di tempat ini.

5. Grand Puri Waterpark

Wahana bermain air merupakan hal yang sangat menarik bagi anak. Selain Jogja Bay, pastikan untuk mengunjungi Grand Puri Waterpark yang berlokasi di Jl. Parangtritis KM. 9,5 ini ketika berkunjung ke Yogyakarta. Kolam renang terbesar di Kabupaten Bantul ini menyediakan 4 kolam utama dengan wahana Water Slide, Ember Tumpah, Kolam Arus, dan berbagai wahana lain. Tim Lifeguard di Grand Puri Waterpark pun siap untuk mencegah berbagai kemungkinan buruk yang tidak kita kehendaki.

6. Taman Pelangi

Mengajak sang buah hati ke Monumen Jogja Kembali pada malam hari pun dapat menghibur sang buah hati. Pada malam hari, Monumen Jogja Kembali ini akan disulap menjadi taman pelangi yang menyajikan beranekaragam rupa lampion yang menghibur mata. Selain itu berbagai macam sajian kuliner dan jajanan pun bertumpah ruah di tempat ini. Berbagai macam arena permainan pun siap menghibur sang buah hati. Harga tiket untuk masuk ke tempat ini adalah Rp.10.000 (Senin-Jumat) dan Rp 15.000 (weekend)

7. Gembira Loka Zoo

Sang buah hati mungkin seringkali terhibur dengan kartun-kartun bertemakan hewan seperti Penguin of Madagascar, Kungfu Panda, dan berbagai macam tayangan lain. Ada baiknya bagi kita untuk mengajak putra-putri kita melihat beranekaragam satwa secara nyata sebagai selingan hiburan layar kaca. Gembira Loka Zoo pun menjadi pilihan tepat bagi kita ketika berkunjung ke Yogyakarta. Harga yang harus dibayarkan adalah sebesar Rp. 25.000 (Senin-Jumat) dan Rp.30.000 (hari libur).

Buntuh paket wisata jogja yang menarik? Hubungi kami TripJogja.co.id sebagai partner liburan terbaik kamu selama di Jogja.

--

Author : Pradipta AkosoEditorAjeng Darmista

10 Tempat ini Bisa Kamu Datangi untuk menikmati Pemandangan Jogja dari Ketinggian

Ada cara lain yang bisa dilakukan untuk menikmati suasana Jogja dengan cara yang berbeda. Salah satunya adalah menikmati pemandangan Jogja dari ketinggian. Dengan cara ini tentu saja kita bisa menikmati suasana Jogja dari dimensi yang berbeda. Jogja memang mempunyai wilayah yang cukup lengkap mulai dari laut sampai dengan pegunungan. Hal ini lah yang membuat Jogja tidak pernah kehabisan tempat baru untuk dinikmati keindahannya.

Mai kita lihat, 10 tempat yang bisa didatangi untuk menikmati Jogja dari ketinggian.

1. Spot Riyadi

Spot Riyadi adalah tempat terbaru yang sedang hits saat ini untuk menikmati suasana Jogja dari ketinggian. Tempat ini terletak di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten  Sleman. Dikenal dengan Spot Riyadi karena tepat persis didepan rumah warga yang bernama Bapak Riyadi. Ditempat ini kita bisa melihat hamparan sawah hijau dan rumah-rumah penduduk yang terihat kecil. Dari kejauhan juga tampak Candi Prambanan. Sementara jika cuaca sedang cerah, Gunung Merapi yang gagah juga akan menampakan diri.

2. Bukit Bintang

Bagi yang pernah jalan-jalan ke Gunungkidul pasti pernah melewati tempat ini. Bukit Bintang memang berada dijalur utama dari Kota Jogja menuju ke Kabupaten Gunungkidul tepatnya masuk dalam wilayah Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Bukit Bintang akan menjadi sangat ramai pada malam hari karena banyak orang yang datang ketempat ini untuk menikmati kerlap-kerlip lampu yang terlihat cantik dan romantis. Tempat ini bisa menjadi salah satu tempat yang bisa datangi bersama pacar.

3. Puncak Bucu

Masih disekitar Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul ada satu puncak lagi bernama Puncak Bucu yang bisa didatangi untuk menikmati Jogja dari ketinggian. Perjalanan menuju ke Puncak Bucu kita akan melewati hutan-hutan jati dengan daun-daun yang berguguran. Waktu terbaik untuk datang ketempat ini adalah pada sore hari karena kita bisa melihat pemandangan sunset cantik . Untuk yang ingin menikmati  suasana malam yang tenang dan kerlap-kerlip lampu, tempat ini bisa menjadi tempat kemah yang cukup menyenangkan.

4. Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung Api Purba Nglanggeran merupakan sebuah gunung api purba yang kini sudah tidak aktif lagi yang  terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Dari puncak gunung ini kita bisa menikmati pemandangan sekitar yang masih hijau. Pada malam hari pun kita akan disuguhi pemandangan Jogja dengan kerlap-kerlip lampunya. Embung Nglanggeran yang tidak kalah cantik persis ada dibawah gunung api purba ini. Tidak terlalu sulit untuk bisa mencapai puncak Gunung Api Purba Nglanggeran. Hanya butuh waktu sekitar 45 menit sampai satu jam.

5. Candi Ijo

Mungkin ada yang belum tau bahwa Candi Ijo ini merupakan candi yang letaknya paling tinggi di Jogja. Candi Ijo terletak di Desa  Sambirejo,Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Letaknya yang berada pada ketinggian membuat suasana disekitar candi ini cukup sejuk dengan udara yang segar. Selain bisa menikmati pemandangan Jogja dari ketinggian, pada sore hari di Candi Ijo ini kita juga akan disuguhi pemandangan matahari terbenam yang cantik.

6. Bukit Parang Endog

Bukit Parang Endog atau yang biasa dikenal dengan nama Bukit Paralayang ini sebenarnya adalah tempat latihan dan bermain atlet paralayang Jogja. Bukit ini letaknya tidak terlalu jauh dari Pantai Parangtritis dan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Atlet paralayang yang sedang terbang dengan latar belakang hamparan lautan luas  yang berwarna biru adalah pemandangan khas yang ada ditempat ini.

7. Kalibiru

Wisata alam Kalibiru yang terletak  di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo  ini merupakan salah satu tempat wisata Jogja yang paling populer di Instagram. Pemandangan rumah panggung dengan latar belakang Waduk Sermo yang cantik menjadi daya tarik utama dari tempat ini. Banyak orang yang rela antri berjam-jam demi mendapatkan foto dengan spot cantik ini.

Baca Juga : Gardu Pandang Gunung Gajah, Menikmati Lanskap Kulonprogo di Spot yang Jarang Dijamah

8. Kebun Buah Mangunan

Kebun Buah Mangunan ini biasa dikenal juga dengan nama “Negeri Diatas Awannya Jogja”. Jika kita datang pada pagi hari, kita akan disuguhi dengan pemandangan lautan awan yang menutupi kawasan disekitarnya. Namun jika kita datang pada siang hari, pemandangan cantik lain juga tetap siap menunggu kita yaitu berupa pemandangan Sungai Oya yang seolah membelah perbukitan karst yang juga tidak kalah cantik.

9. Puncak Suroloyo

Tidak hanya satu atau dua gunung aja yang bisa dilihat dari tempat ini. Di Puncak Suroloyo ini kita bisa menyaksikan kecantikan beberapa gunung sekaligus yang ada disekitar Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing, Telomoyo, dan Andong. Puncak Suroloyo terletak di Perbukitan Menoreh yang masuk dalam wilayah Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo. Perjuangan untuk bisa sampai ke puncaknya akan terbayarkan dengan pemandangan yang cantik tersebut.

10. Gunung  Kukusan

Gunung Kukusan terletak di perbatasan antara  Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sama seperti di Puncak Suroloyo, di Gunung Kukusan kita juga bisa menikmati pemandangan cantik beberapa gunung sekaligus yang seolah berjajar rapi.

Baca juga : Lepaskan Penatmu di Kebun Teh Nglinggo Kulonprogo

Penasaran kan bagaimana cantiknya pemandangan Jogja dari ketinggian? Jangan lupa kunjungi 10 tempat wisata jogja tersebut. Bagi kalian yang butuh paket wisata jogja untuk liburan bersama keluarga, sahabat, teman kantor, dan lainnya kalian bisa hubungi kami TripJogja.co.id sebagai partner perjalanan wisata kamu selama di Jogja.